Pengguna Android di Indonesia yang gemar mengubah wallpaper kini punya alasan baru untuk memanggil Gemini dari layar utama. Google dilaporkan mulai menggulirkan tema dinamis berbasis Material You ke asisten AI tersebut, membuat floating bar Gemini menyerap warna wallpaper Anda secara halus. Perubahan ini awalnya hanya terlihat di kalangan penguji internal, tetapi kini sudah mulai muncul di tangan pengguna versi beta Google App.
Floating Bar Gemini Kini Berbaur dengan Wallpaper
Selama ini, antarmuka Gemini di Android cenderung mempertahankan kombinasi putih-biru khas Google yang terasa "asing" ketika berdampingan dengan ikon aplikasi dan widget bertema Material You. Menurut laporan Android Authority, kondisi tersebut mulai berubah. Floating bar yang muncul saat Anda memanggil Gemini dari home screen kini mengadopsi dynamic color, mengikuti palet warna yang dihasilkan dari wallpaper aktif.
Secara spesifik, dua elemen yang dilaporkan sudah ikut tema:
- Floating bar memperoleh tint lembut yang mengikuti tema sistem Android.
- Tombol Gemini Live tampil dengan aksen warna lebih pekat, diambil dari palet wallpaper.
Android Authority mengonfirmasi perubahan ini pada Google App versi 17.27.33.sa.arm64 beta yang berjalan di Pixel 9. Hasilnya, wallpaper gelap menghadirkan kesan tenang pada floating bar, sementara wallpaper berwarna cerah membuat tombol Gemini Live lebih menonjol.
Mengapa Hanya Bagian "Luar" yang Diubah Lebih Dulu?
Hal yang menarik, antarmuka utama Gemini — bukan floating overlay — masih belum mendukung tema dinamis secara penuh. Dengan kata lain, baru kulit luarnya yang mengikuti Material You, sementara isi aplikasinya masih mengusung tampilan lama.
Android Authority menilai pendekatan ini sebagai strategi Google untuk memperluas redesain Gemini secara bertahap, dimulai dari elemen UI kecil. Media tersebut sebelumnya pernah memergoki uji coba tema Material You di Gemini pada awal tahun, hanya saja masih disembunyikan dan harus diaktifkan secara manual. Kini, di siklus beta saat ini, fitur tersebut muncul otomatis tanpa perlu utak-atik flag tersembunyi.
Logikanya cukup masuk akal: floating UI bertumpuk langsung di atas wallpaper, sehingga di situlah efek penyelarasan warna paling terasa oleh mata pengguna.
Syarat dan Perangkat yang Sudah Mendukung
Berdasarkan informasi yang tersedia, berikut ringkasan persyaratan untuk mencicipi fitur ini:
| Item | Detail |
|---|---|
| Aplikasi | Google App (versi beta) |
| Versi terkonfirmasi | 17.27.33.sa.arm64 beta (diuji di Pixel 9) |
| Cakupan | Floating overlay UI Gemini |
| Belum didukung | Antarmuka utama Gemini |
Belum ada kepastian kapan fitur ini turun ke versi stabil Google App, apakah akan menyasar perangkat Android non-Pixel, ataupun aplikasi Gemini di iOS. Versi web Gemini juga tidak disebut dalam laporan ini — perubahan tersebut hanya berlaku untuk Gemini di Google App Android.
Bagi pengguna Indonesia yang tergabung dalam program beta Google App, cara tercepat untuk melihat efek ini adalah memperbarui aplikasi ke seri 17.27.33 beta, lalu memanggil Gemini dari home screen. Pengguna versi stabil sebaiknya menunggu beberapa minggu hingga pembaruan ini diluncurkan secara luas, mengingat Pixel sendiri masih belum dipasarkan secara resmi di Indonesia dan banyak konsumen lokal lebih banyak memakai Gemini di perangkat Samsung, Xiaomi, atau Oppo.
Fondasi Material 3 Expressive di Balik Perubahan
Penyegaran floating UI Gemini tidak berdiri sendiri. Di belakangnya ada perpindahan besar Android ke bahasa desain Material 3 Expressive yang diumumkan Google pada Mei 2025 dan resmi mendarat di perangkat Android 16 mulai pembaruan QPR1 September 2025 (Pixel 6 ke atas).
Beberapa elemen utama Material 3 Expressive:
- Animasi alami bergaya pegas (spring) diterapkan di seluruh sistem.
- Pustaka bentuk diperluas hingga 35 varian.
- Tombol Split baru untuk mengelompokkan aksi terkait.
Google juga sudah memastikan ekspansi ke Galaxy S26 dan Pixel 10 pada musim panas 2026, dilanjutkan ke Wear OS, sistem infotainment mobil, kacamata pintar, dan laptop pada paruh kedua tahun ini. Penyelarasan warna di floating UI Gemini adalah satu langkah kecil yang menempatkan asisten AI Google dalam arus besar penyatuan visual ekosistem Android.
"Neural Expressive": Redesain Besar Gemini dari Google I/O 2026
Berbarengan dengan tema dinamis floating UI, Google sebenarnya tengah menyiapkan perombakan menyeluruh aplikasi Gemini. Pada Google I/O 2026 yang berlangsung Mei lalu, perusahaan memperkenalkan bahasa desain baru bernama Neural Expressive, mencakup:
- Sapaan "Hi [Nama], what's on your mind?" di tengah layar dengan latar gradien berdenyut.
- Kotak prompt berbentuk pill, animasi fluida, dan haptic feedback yang lebih kaya.
- Efek "Liquid Glass" — lapisan semi-transparan — khusus di versi iOS.
Google sekaligus mengumumkan model ringan Gemini 3.5 Flash, agen mandiri "Spark" yang bekerja 24 jam, serta fitur ringkasan harian "Daily Brief". Neural Expressive dilaporkan digulirkan secara global di Android, iOS, dan web pada hari yang sama dengan I/O 2026. Penyesuaian warna pada floating UI ini bisa dianggap sebagai pintu masuk dari proyek redesain berskala jauh lebih besar tersebut.
Bagi konsumen di Indonesia, fitur seperti Daily Brief dan agen Spark berpotensi menjadi pemicu utama untuk berlangganan Gemini Advanced ke depannya — terutama jika Google membuka opsi pembayaran melalui GoPay, DANA, atau OVO seperti yang sudah berlaku di layanan Google One.
Sumber
- Android Authority — Google's wallpaper-based Gemini redesign is finally rolling out to users
- Android Authority — Material 3 Expressive deep dive: All you need to know about Android's big design upgrade
- 9to5Google — Gemini app rolling out 'Neural Expressive' redesign, 3.5 Flash, 24/7 Spark agent, & Daily Brief
