Google sedang memperluas fitur pencarian berbasis AI bernama "Ask YouTube" ke aplikasi YouTube di televisi. Dengan fitur ini, pengguna cukup berbicara ke remote control menggunakan kalimat alami — tanpa perlu mengetik satu per satu huruf menggunakan tombol arah — dan sistem akan langsung mengarahkan ke bagian video yang paling relevan. Saat ini masih dalam tahap uji terbatas untuk anggota YouTube Premium di Amerika Serikat berusia 18 tahun ke atas.

Apa Itu Ask YouTube dan Bagaimana Cara Kerjanya di TV?

Ask YouTube adalah fitur yang diumumkan Google beberapa waktu lalu, dirancang untuk menggantikan pencarian berbasis kata kunci konvensional. Alih-alih mengetikkan satu atau dua kata, pengguna dapat mengajukan pertanyaan panjang dalam bentuk kalimat, dan sistem akan menyajikan video yang relevan sekaligus mengarahkan langsung ke segmen tertentu dalam video tersebut.

Di aplikasi TV, terdapat dua cara menggunakan fitur ini:

  • Tekan lama tombol mikrofon di remote control, lalu ajukan pertanyaan secara lisan
  • Ketik kata kunci di kolom pencarian, kemudian tekan tombol "Ask YouTube" untuk beralih ke hasil percakapan berbasis AI

Fitur ini juga dapat digunakan saat video sedang diputar. Menekan lama tombol mikrofon di tengah pemutaran akan memulai sesi pencarian Ask YouTube yang baru — bukan mengaktifkan fitur tanya jawab dalam video yang sudah ada sebelumnya.

Perbedaan mendasar dari pencarian YouTube biasa adalah kemampuannya menunjuk langsung ke momen tertentu dalam video. Pengguna tidak perlu menyaksikan keseluruhan video panjang hanya untuk menemukan satu informasi spesifik.

Platform yang Didukung dan Syarat Akses

Perlu dicatat, perluasan ke TV ini tidak terbatas pada perangkat Google TV saja. Fitur Ask YouTube di TV dikabarkan akan mencakup berbagai platform yang menjalankan aplikasi YouTube versi TV, termasuk smart TV dari berbagai merek, konsol game, hingga perangkat streaming.

Namun, akses saat ini dibatasi dengan syarat yang cukup ketat:

SyaratKetentuan
LanggananYouTube Premium
WilayahAmerika Serikat
UsiaMinimal 18 tahun
CakupanKelompok pengguna terbatas (uji awal)

Google menyatakan berencana memperluas fitur ini ke lebih banyak negara dalam beberapa bulan ke depan, namun jadwal spesifik untuk wilayah di luar Amerika Serikat — termasuk Indonesia — belum diumumkan.

Mengapa Kontrol Suara Masuk Akal untuk TV

Salah satu alasan mengapa Ask YouTube dinilai cocok untuk perangkat TV adalah keterbatasan input yang selama ini menjadi keluhan umum. Mengetik menggunakan remote control — baik dengan tombol arah maupun keyboard virtual — adalah pengalaman yang tidak nyaman bagi sebagian besar pengguna. Kontrol suara dengan pertanyaan alami menjadi solusi yang lebih intuitif di lingkungan ini.

Konteks yang lebih luas turut mendukung langkah ini: Google AI Mode — fitur pencarian percakapan di Google Search — dilaporkan telah mencapai satu miliar pengguna aktif bulanan dalam waktu sekitar satu tahun sejak diluncurkan. Angka ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap pencarian berbasis percakapan terus tumbuh, dan YouTube tampaknya mengikuti tren yang sama.

Gemini Omni untuk Shorts: Gratis, Tapi Ada Batasannya

Bersamaan dengan pengembangan Ask YouTube, Google juga memperkenalkan integrasi Gemini Omni Flash ke YouTube Shorts dalam ajang Google I/O 2026. Berbeda dengan Ask YouTube yang hanya tersedia untuk pelanggan berbayar, fitur Shorts ini disediakan secara gratis.

Dengan Gemini Omni di Shorts, pengguna dapat mengubah tampilan video menggunakan perintah teks — misalnya mengonversinya menjadi gaya pixel art, animasi, atau nuansa horor sinematik. Berikut spesifikasinya:

FiturDetail
Durasi video yang dapat dieditMaksimal 10 detik
Gambar referensiMaksimal 3 foto
Metode inputPrompt kustom / saran AI / unggah foto
HargaGratis (Shorts Remix & YouTube Create)

Setiap hasil remix akan dilengkapi tanda air digital, metadata identifikasi, dan tautan ke video asli. Kreator yang tidak ingin videonya dijadikan bahan remix juga dapat menggunakan opsi opt-out.

YouTube Labs: Pintu Masuk Eksperimen AI YouTube

Ask YouTube dapat diakses melalui program eksperimental baru bernama YouTube Labs, yang dapat diikuti melalui youtube.com/new. Program ini memungkinkan anggota YouTube Premium di Amerika Serikat untuk mendaftar secara sukarela dan mencoba fitur-fitur AI tahap awal sebelum dirilis secara luas.

Poin penting yang perlu diketahui:

  • Hanya tersedia untuk anggota YouTube Premium di Amerika Serikat
  • Pendaftaran dilakukan secara mandiri melalui youtube.com/new
  • Kuota peserta terbatas dan dibuka secara bertahap
  • Fitur eksperimental lain di masa mendatang juga akan diuji melalui jalur ini

Google belum mengumumkan kapan YouTube Labs akan tersedia di negara lain. Artinya, pengguna di luar Amerika Serikat perlu menunggu dua tahap: perluasan YouTube Labs itu sendiri, baru kemudian akses ke fitur-fitur di dalamnya.

Bagi pengguna YouTube Premium di Indonesia, informasi rilis resmi untuk pasar lokal belum diumumkan. Sebagai gambaran, fitur-fitur AI YouTube sebelumnya umumnya membutuhkan waktu beberapa bulan hingga lebih dari setahun sebelum tersedia di kawasan Asia Tenggara. Pantau terus pembaruan resmi dari Google untuk mengetahui jadwal yang lebih pasti.

Sumber