Setiap kali membuka sesi baru di Codex, banyak pengembang menghabiskan 10 menit pertama hanya untuk menjelaskan ulang konteks proyek — tumpukan teknologi, struktur folder, hingga keputusan arsitektur yang sudah disepakati kemarin. Parth Shah, dalam tulisannya tertanggal 31 Mei 2026, menguraikan dua pengaturan yang mampu mengakhiri rutinitas melelahkan ini: AGENTS.md dan fitur Memory eksperimental di menu Personalization Codex.

Mengapa Codex Terasa Seperti "Orang Asing" di Setiap Sesi Baru

Masalah ini bukan soal kemampuan Codex yang kurang. Secara teknis, model ini mampu menghasilkan kode dengan kecepatan yang mengesankan. Persoalannya ada pada konfigurasi default yang dirancang untuk aksesibilitas luas dan demonstrasi instan — bukan untuk proyek nyata yang kompleks dan berkelanjutan.

Dalam kondisi default, Codex tidak mengingat bahwa proyek Anda menggunakan TypeScript secara ketat, tidak mengetahui konvensi penamaan folder yang sudah Anda tetapkan, dan tidak menyadari bahwa kemarin Anda sudah memutuskan menggunakan library manajemen state tertentu. Akibatnya, output yang dihasilkan cenderung generik: penuh komentar penjelasan yang tidak perlu, menggunakan pola yang tidak sesuai dengan gaya kode yang sudah ada, bahkan terkadang menghasilkan kode yang tampak baik di sandbox tetapi langsung bermasalah ketika diterapkan ke repositori produksi.

Bagi pengembang yang mengerjakan proyek skala menengah ke atas — misalnya platform e-commerce, sistem manajemen konten yang dikustomisasi, atau aplikasi enterprise — gesekan ini terasa nyata dan berulang setiap hari.

Custom Instructions dan AGENTS.md: Menanamkan Aturan Langsung ke Alur Kerja

Langkah pertama yang direkomendasikan adalah mengisi Settings → Personalization → Custom Instructions di Codex. Konten yang ditulis di sini akan disuntikkan secara diam-diam ke setiap prompt yang dikirimkan, sehingga mengubah perilaku dasar model tanpa perlu mengetikkan instruksi berulang kali.

Langkah kedua — dan yang dinilai memberikan dampak paling signifikan — adalah memanfaatkan AGENTS.md. File ini berfungsi seperti README khusus untuk agen AI: ditempatkan di root repositori, lalu di-commit bersama kode. Isinya bisa mencakup aturan struktural proyek, konvensi yang wajib diikuti, serta hal-hal yang secara eksplisit dilarang dilakukan oleh model.

Parth Shah mengelola proyek digital branding dan e-commerce untuk merek perhiasan berlian kelas atas. Ia melaporkan bahwa begitu AGENTS.md di-commit ke root proyek, perbedaan perilaku Codex terasa seperti "siang dan malam" — model mulai berperilaku seperti staf engineer yang sudah memahami seluk-beluk tumpukan teknologi yang digunakan.

Perlu dicatat, AGENTS.md bukan format eksklusif milik OpenAI. Linux Foundation mengumumkan pembentukan Agentic AI Foundation (AAIF) pada 9 Desember 2025, dengan AGENTS.md dari OpenAI sebagai salah satu anchor project bersama Model Context Protocol dari Anthropic dan goose dari Block. Format ini kini telah diadopsi oleh lebih dari 60.000 proyek open source, serta didukung oleh tools seperti Cursor, GitHub Copilot, Gemini CLI, VS Code, dan Devin. Karena bersifat netral dari vendor tertentu, file AGENTS.md yang sudah dibuat dapat digunakan kembali meski berpindah editor atau agen AI.

Fitur Memory Eksperimental: Konteks yang Bertahan Lintas Sesi

Pengaturan kedua yang dibahas adalah Memory — sebuah toggle eksperimental yang tersedia di menu Personalization yang sama. Ketika diaktifkan, Codex tidak lagi memperlakukan setiap sesi sebagai transaksi yang berdiri sendiri. Sebaliknya, model akan menghasilkan "memori baru" dari setiap percakapan dan membawanya ke sesi berikutnya secara otomatis.

Sebagai gambaran konkret: Parth Shah sedang mengerjakan kartu produk kalung berlian untuk situs e-commerce perhiasan mewah. Codex awalnya menghasilkan desain dengan tombol biru generik dan sudut kotak — tampilan yang jelas tidak sesuai dengan estetika merek premium. Setelah ia memberikan koreksi melalui chat, fitur Memory memungkinkan preferensi desain tersebut diingat dan diterapkan pada sesi-sesi berikutnya tanpa perlu dijelaskan ulang.

Fitur ini masih berstatus eksperimental, namun proses rollout-nya sudah berjalan. OpenAI meluncurkan pembaruan besar pada 16 April 2026 yang mencakup Memory, computer use, pembuatan gambar, dan lebih dari 90 plugin. Berikut jadwal ketersediaannya:

PeriodeTarget PenggunaKeterangan
16 April 2026Semua paketPengumuman pembaruan besar termasuk Memory
20 April 2026Enterprise & EduPreview Memory mulai digulirkan
Beberapa minggu setelahnyaPlus & ProDijadwalkan menyusul secara bertahap
Mei 2026Pengguna aktifRingkasan Memory masuk ke version control

Khusus untuk pengguna di kawasan Uni Eropa dan Inggris, jadwal rollout berbeda karena penyesuaian regulasi setempat.

Apa Artinya Bagi Pengembang di Indonesia

Bagi pengembang di Indonesia yang aktif menggunakan Codex untuk proyek klien atau produk internal, kombinasi Custom Instructions, AGENTS.md, dan Memory menawarkan efisiensi yang cukup nyata. Langkah praktisnya sederhana: buka menu Personalization, tulis tumpukan teknologi dan pantangan proyek di Custom Instructions, buat file AGENTS.md di root repositori, lalu aktifkan toggle Memory.

Seberapa besar manfaatnya bergantung pada seberapa kompleks dan spesifik proyek yang dikerjakan. Untuk proyek jangka pendek atau eksperimen ringan, pengaturan default mungkin sudah cukup. Namun untuk proyek yang berjalan berbulan-bulan dengan konvensi kode yang ketat, ketiga pengaturan ini berpotensi memangkas waktu yang selama ini terbuang untuk "mendidik ulang" model di setiap sesi.

Sumber