Strava resmi menghadirkan dukungan untuk fitur pemantauan detak jantung AirPods Pro 3 — artinya, pengguna kini bisa merekam data kardio saat berolahraga hanya dengan mengandalkan earbuds Apple tersebut, tanpa memerlukan Apple Watch sama sekali. Pembaruan ini berlaku untuk aplikasi Strava di iPhone dan menjadi salah satu langkah paling signifikan dalam perluasan fitur rekam olahraga yang tengah digencarkan Strava sepanjang 2026.
AirPods Pro 3 Kini Bisa Streaming Detak Jantung Langsung ke Strava
Pada versi terbaru aplikasi Strava untuk iPhone, pengguna yang mengenakan AirPods Pro 3 saat berolahraga dapat mengirimkan data detak jantung secara langsung (live streaming) ke fitur "Mobile Record" milik Strava. Ini dimungkinkan berkat sensor PPG (photoplethysmography) yang tertanam di AirPods Pro 3 — sensor optik yang memancarkan inframerah sebanyak 256 kali per detik untuk mengukur aliran darah di dalam telinga, lalu mengolahnya menjadi data detak jantung melalui algoritma khusus.
AirPods Pro 3 adalah earbuds pertama dari Apple yang dilengkapi sensor detak jantung. Selain itu, satu-satunya produk audio Apple lain yang memiliki kemampuan serupa adalah Beats Powerbeats Pro 2. Generasi AirPods sebelumnya tidak mendukung fitur ini.
Perlu dicatat, AirPods Pro 3 tetap dapat memantau detak jantung meski hanya dipakai di satu telinga. Fitur ini mendukung hingga 50 jenis olahraga, mulai dari lari, bersepeda, hingga angkat beban.
Syarat untuk menggunakan fitur ini cukup sederhana:
- iPhone dengan iOS 18 atau lebih baru
- AirPods Pro 3
Apple Watch tidak diwajibkan.
Bagaimana Jika Dipakai Bersama Apple Watch?
Bagi pengguna yang sudah memiliki Apple Watch, pembaruan ini tetap memberikan manfaat nyata. Strava dirancang untuk secara otomatis memilih sumber data detak jantung yang paling akurat dari perangkat yang tersedia.
Sebagaimana dijelaskan oleh Strava sendiri:
"Jika dipasangkan dengan Apple Watch, kedua perangkat akan bekerja sama dan secara otomatis memilih sinyal terkuat. Baik saat lari, bersepeda, maupun angkat beban — Anda mendapatkan pengukuran paling akurat tanpa pengaturan tambahan, tanpa peralatan ekstra. Cukup tekan tombol rekam."
Mekanisme pemilihannya berbasis jendela waktu: Strava mengevaluasi data dari masing-masing perangkat dalam lima menit terakhir, lalu menetapkan sumber dengan akurasi tertinggi sebagai acuan utama. Pengguna tidak perlu melakukan konfigurasi manual apa pun.
Harga AirPods Pro 3 dan Pertimbangannya bagi Pengguna di Indonesia
AirPods Pro 3 saat ini dijual seharga $229 (sekitar Rp 3.720.000) di Amazon — turun dari harga normal $249 (sekitar Rp 4.050.000). Aplikasi Strava sendiri dapat diunduh gratis dari App Store, meski sejumlah fitur lanjutan memerlukan langganan berbayar.
Bagi konsumen di Indonesia yang tertarik, AirPods Pro 3 tersedia melalui saluran resmi seperti iBox dan Digimap, meski harga di pasar lokal umumnya lebih tinggi dibanding harga referensi global akibat pajak impor dan biaya distribusi. Informasi harga resmi untuk pasar Indonesia sebaiknya dikonfirmasi langsung ke gerai resmi Apple.
Kombinasi AirPods Pro 3 dan Strava menjadi pilihan yang relevan bagi mereka yang ingin merekam data olahraga secara serius, namun tidak ingin atau belum siap berinvestasi pada smartwatch. Harga AirPods Pro 3 yang berada di kisaran Rp 3–4 juta jauh lebih terjangkau dibanding Apple Watch Series 10 yang dibanderol mulai $399 (sekitar Rp 6.480.000).
Strava Terus Perluas Cakupan Rekaman di 2026
Dukungan terhadap AirPods Pro 3 merupakan bagian dari akselerasi pembaruan fitur yang konsisten dilakukan Strava sejak awal 2026. Platform kebugaran dengan lebih dari 195 juta pengguna di 185 negara ini tengah bertransformasi dari sekadar aplikasi sosial olahraga menjadi alat pelatihan yang lebih komprehensif.
| Periode | Pembaruan Utama |
|---|---|
| Maret 2026 | Uji coba fitur peta otot (muscle map); penambahan 5 olahraga baru: basket, voli, dansa, padel, kriket |
| April 2026 | Dukungan 10 bahasa baru, total 24 bahasa |
| April 2026 | Fitur Annual Best Efforts untuk melacak rekor pribadi per tahun |
Bulan ini juga, Strava menambahkan kategori "Fisioterapi (Physical Therapy)" sebagai jenis aktivitas yang dapat direkam — memungkinkan pengguna memantau sesi rehabilitasi, menghitung repetisi latihan seperti calf raise, serta melihat total waktu fisioterapi per minggu atau per bulan.
Bagi pengguna di Indonesia yang aktif menggunakan Strava — terutama komunitas lari dan bersepeda yang cukup besar di kota-kota seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung — rangkaian pembaruan ini memperluas nilai aplikasi secara signifikan, khususnya bagi mereka yang sudah memiliki AirPods Pro 3 namun belum menggunakan Apple Watch.
