Hubungan antara OpenAI dan Apple yang semula tampak menjanjikan kini mulai retak. OpenAI dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah hukum terhadap Apple atas dugaan pelanggaran kontrak, tepat di saat Apple mengonfirmasi bahwa Siri akan segera menggunakan teknologi Gemini dari Google. Bagi pengguna iPhone di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, ini adalah sinyal bahwa pengalaman AI di perangkat Apple akan berubah signifikan dalam waktu dekat.
OpenAI Merasa Diabaikan oleh Apple
Mengutip laporan Bloomberg yang diteruskan oleh Android Authority, tim hukum OpenAI disebut telah berkoordinasi dengan firma hukum eksternal untuk mengkaji berbagai opsi, termasuk pengiriman surat peringatan pelanggaran kontrak kepada Apple. Perlu dicatat, keputusan final belum diambil dan OpenAI dilaporkan masih lebih memilih penyelesaian di luar pengadilan.
Inti permasalahannya adalah ekspektasi yang tidak terpenuhi. Ketika kemitraan keduanya diumumkan, OpenAI berharap basis pengguna Apple yang sangat besar akan mendorong pertumbuhan pelanggan berbayar ChatGPT, integrasi yang lebih dalam ke berbagai aplikasi Apple, serta penempatan yang menonjol di dalam Siri. Namun kenyataannya, implementasi ChatGPT di ekosistem Apple dinilai terbatas, sulit ditemukan, dan kurang dipromosikan — demikian yang dilaporkan dari sisi OpenAI.
Riset internal OpenAI sendiri, sebagaimana dilaporkan Bloomberg, menunjukkan bahwa pengguna iPhone jauh lebih sering menggunakan aplikasi ChatGPT secara mandiri ketimbang mengaksesnya melalui Siri atau fitur bawaan Apple lainnya. Dua faktor utama yang disebut menjadi penyebabnya: pengguna harus secara eksplisit meminta "gunakan ChatGPT" agar Siri meneruskan permintaan ke sana, dan respons yang diberikan melalui antarmuka Apple lebih terbatas dibanding aplikasi ChatGPT langsung.
Siri Beralih ke Gemini: Arsitektur Tiga Lapis yang Baru
Di sisi lain, Apple justru semakin mempererat hubungannya dengan Google. Apple telah mengonfirmasi bahwa Siri dan Apple Intelligence akan mengadopsi model Gemini milik Google, dengan nilai kontrak yang dilaporkan mencapai sekitar US$1 miliar per tahun (sekitar Rp 16,25 triliun).
Thomas Kurian, CEO Google Cloud, mengungkapkan hal ini dalam Google Cloud Next 2026 di Las Vegas. Ia menjelaskan bahwa Google Cloud kini menjadi preferred cloud provider Apple, dan keduanya tengah mengembangkan bersama generasi berikutnya dari Apple Foundation Models berbasis teknologi Gemini.
Siri generasi baru dirancang dengan arsitektur tiga lapis:
- Lapis pertama (on-device): Permintaan sederhana seperti mengatur timer atau membuka aplikasi diproses langsung di perangkat menggunakan Apple Neural Engine, tanpa data keluar dari ponsel.
- Lapis kedua (cloud): Kueri yang lebih kompleks diteruskan ke Apple Foundation Models berbasis Gemini di cloud.
- Lapis ketiga (multi-model): Melalui sistem "Extensions" yang direncanakan hadir di iOS 27, pengguna akan dapat memilih sendiri model AI eksternal — ChatGPT, Claude dari Anthropic, maupun Google Gemini.
Pengumuman resmi Siri versi baru ini paling mungkin dilakukan pada WWDC 2026 yang dijadwalkan berlangsung Juni mendatang.
iOS 27 dan Persaingan Multi-Model di Dalam Siri
Langkah Apple menuju sistem multi-model melalui "Extensions" di iOS 27 secara praktis akan mengikis posisi istimewa ChatGPT yang selama ini menjadi satu-satunya AI eksternal di ekosistem Apple. Bagi OpenAI, ini berarti ChatGPT harus bersaing secara terbuka dengan Gemini dan Claude di dalam platform yang sama.
Situasi ini diperparah oleh gesekan dari arah lain. OpenAI sedang mengembangkan produk perangkat keras mandiri yang dipimpin oleh Jony Ive, mantan kepala desain Apple. Proses rekrutmen yang dilakukan OpenAI terhadap sejumlah insinyur Apple dilaporkan telah memicu ketidakpuasan di kalangan petinggi Apple selama lebih dari satu tahun.
Sebagai gambaran, OpenAI juga tengah menghadapi gugatan hukum dari Elon Musk yang belum selesai. Laporan menyebutkan bahwa kemungkinan besar setiap langkah hukum terhadap Apple baru akan diambil setelah sengketa dengan Musk tersebut tuntas.
Apa Artinya bagi Pengguna iPhone?
Untuk saat ini, tidak ada laporan bahwa integrasi ChatGPT yang sudah ada — melalui Siri, Writing Tools, Visual Intelligence, maupun Image Playground — akan dihentikan. Pengguna iPhone masih dapat mengakses ChatGPT melalui jalur-jalur tersebut.
Namun, berdasarkan perkembangan yang ada, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Jika Anda pengguna ChatGPT aktif di iPhone, aplikasi mandiri ChatGPT tetap menawarkan pengalaman yang lebih lengkap dibanding akses melalui Siri.
- Siri berbasis Gemini kemungkinan besar akan hadir pada akhir 2026, membawa perubahan nyata pada cara asisten suara Apple merespons pertanyaan kompleks.
- Sistem "Extensions" di iOS 27 berpotensi memberikan fleksibilitas lebih bagi pengguna untuk memilih AI favorit mereka langsung dari dalam Siri.
Bagi konsumen di Indonesia yang menggunakan iPhone, perubahan ini bersifat global dan tidak memerlukan tindakan apa pun saat ini. Yang perlu ditunggu adalah pengumuman resmi Apple di WWDC 2026 untuk mengetahui kapan tepatnya fitur-fitur baru ini akan tersedia.
Sumber
- Android Authority — Apple's ChatGPT deal might be getting messy just as Gemini moves in
- AppleInsider — Google confirms context-aware Siri built from Gemini will debut in 2026
- MacRumors — Google Confirms Gemini-Powered Siri Coming Later This Year
