Apple telah merilis macOS 26.5 beserta catatan rilis khusus untuk lingkungan enterprise, mencakup sejumlah perbaikan penting yang berdampak langsung pada operasional Mac yang dikelola secara terpusat. Mulai dari restart mendadak pada MacBook M5 hingga layar hitam setelah pembaruan sistem — ini adalah update yang tidak boleh diabaikan oleh administrator IT.
Restart Mendadak pada MacBook M5 Kini Teratasi
Salah satu perbaikan paling krusial dalam macOS 26.5 menyasar MacBook Air dengan chip M5 serta MacBook Pro bertenaga M5 Pro dan M5 Max. Perangkat-perangkat ini dilaporkan mengalami restart tak terduga ketika menggunakan ekstensi content filter tertentu — sebuah masalah yang kerap muncul di lingkungan perusahaan yang menerapkan kebijakan pemfilteran konten melalui MDM (Mobile Device Management).
Perlu dicatat, MacBook generasi M5 baru saja diluncurkan pada Maret 2026 — dengan pemesanan dibuka 4 Maret dan penjualan dimulai 11 Maret. Artinya, banyak organisasi baru saja menyelesaikan proses deployment ketika masalah ini muncul. Hadirnya macOS 26.5 sekitar dua bulan setelah peluncuran menjadi respons yang cukup cepat dari Apple.
Selain itu, Apple juga memperbaiki bug terpisah di mana Mac mengalami restart mendadak saat proses mounting SMB share sedang berlangsung. Bagi perusahaan yang mengandalkan file server berbasis SMB untuk berbagi dokumen sehari-hari, gangguan ini tentu berdampak signifikan pada produktivitas.
Layar Hitam Setelah Update dan Perbaikan MDM Lainnya
macOS 26.5 juga mengatasi kondisi di mana sebagian Mac berpotensi menyala dengan layar hitam setelah menjalani pembaruan perangkat lunak. Apple menggunakan frasa "may start up to a black screen" dalam dokumentasinya, yang mengindikasikan bahwa tidak semua perangkat terdampak — namun bagi yang mengalaminya, ini jelas menjadi hambatan serius.
Beberapa perbaikan MDM lain yang turut disertakan:
- Sertifikat root dan intermediate kini diperbarui dengan benar saat memperbarui pendaftaran layanan manajemen perangkat
- Autentikasi smart card yang sebelumnya salah menghitung login sukses sebagai kegagalan password kini diperbaiki
- Safari AutoFill yang dinonaktifkan via MDM kini tidak lagi memblokir pengaktifan AutoFill password/passkey untuk aplikasi lain melalui System Settings
Peningkatan SMB Client dan XQuartz untuk Lingkungan Non-Active Directory
Bagi jaringan yang tidak terhubung ke Active Directory, macOS 26.5 membawa peningkatan pada SMB client. Dalam konfigurasi ini, klien SMB kini akan melakukan DNS SRV lookup terhadap _ldap._tcp.<serverName> dan _gc._tcp.<serverName> yang dikonfigurasi di nsmb.conf untuk mendeteksi domain controller. Jika semua upaya koneksi gagal, sistem akan melakukan fallback ke nama server asal.
Versi smbfs juga diperbarui ke versi 6.0.1, yang menunjukkan bahwa perbaikan SMB ini bukan sekadar patch permukaan, melainkan pembaruan komponen inti.
Satu lagi perbaikan yang mungkin terasa kecil namun berarti bagi sebagian organisasi: bug tampilan pada aplikasi X11 yang menggunakan XQuartz — di mana jendela tampak rusak setelah diubah ukurannya — kini telah diperbaiki.
Skala Pembaruan Keamanan dan Spesifikasi Build
Di luar perbaikan enterprise, macOS 26.5 membawa pembaruan keamanan berskala besar. Dari 69 perbaikan keamanan yang diumumkan, 9 di antaranya berkaitan dengan kernel — menjadikannya salah satu update dengan perbaikan kernel terbanyak dalam sejarah macOS belakangan ini.
| Item | Detail |
|---|---|
| Nomor Build | 25F71 |
| Firmware Apple silicon | mBoot 18000.120.36 |
| Firmware Intel (T2) | 2103.100.6.0.0 (iBridge 23.16.15067.0.0,0) |
| Ukuran unduhan | ~3,8 GB (Apple silicon) / ~2,9 GB (Intel) |
| Versi smbfs | 6.0.1 |
Pembaruan ini juga dirilis bersamaan dengan iOS 26.5, iPadOS 26.5, watchOS 26.5, tvOS 26.5, dan visionOS — mencerminkan sinkronisasi pembaruan di seluruh ekosistem Apple secara serentak.
Spesifikasi MacBook M5 Pro dan M5 Max yang Menjadi Target Perbaikan
Sebagai konteks, MacBook Pro dengan M5 Pro dan M5 Max mengadopsi arsitektur baru bernama Fusion Architecture — menghubungkan dua die melalui blok IP canggih dalam satu SoC terintegrasi. Keduanya juga dilengkapi chip nirkabel baru rancangan Apple bernama N1, dengan dukungan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6.
Dari sisi harga, berikut kisaran harga resmi dalam dolar AS beserta estimasi dalam rupiah:
- MacBook Pro 14 inci M5 Pro: mulai $2.199 (sekitar Rp 35.700.000)
- MacBook Pro 16 inci M5 Pro: mulai $2.699 (sekitar Rp 43.800.000)
- MacBook Pro 14 inci M5 Max: mulai $3.599 (sekitar Rp 58.400.000)
- MacBook Pro 16 inci M5 Max: mulai $3.899 (sekitar Rp 63.300.000)
Konfigurasi M5/M5 Pro dimulai dari penyimpanan 1TB, sementara M5 Max dari 2TB.
Bagi organisasi di Indonesia yang telah atau sedang mempertimbangkan deployment MacBook M5 — baik melalui jalur resmi Apple maupun distributor seperti iBox atau Digimap — macOS 26.5 sebaiknya menjadi prioritas pengujian sebelum rollout skala penuh. Informasi ketersediaan resmi untuk pasar Indonesia dapat dikonfirmasi langsung melalui saluran distribusi resmi Apple di Indonesia.
Sumber
- 9to5Mac — Apple details important enterprise fixes included in macOS 26.5
- The Eclectic Light Company — What has changed in macOS Tahoe 26.5?
- The Eclectic Light Company — Apple has released macOS Tahoe 26.5, and security updates 15.7.7 and 14.8.7
