Eden, emulator Nintendo Switch untuk Android, baru saja merilis pembaruan besar bertepatan dengan usianya yang genap satu tahun. Pembaruan ini membawa kabar baik khususnya bagi pengguna perangkat berbasis Qualcomm Snapdragon — sejumlah judul yang sebelumnya tidak dapat dimainkan karena performa yang terlalu lambat kini berpotensi berjalan dengan layak.

Apa Saja yang Berubah di Pembaruan 1 Tahun Eden?

Berdasarkan informasi yang beredar di grup Discord resmi Eden dan dilaporkan oleh Android Authority, pembaruan anniversary ini menitikberatkan pada perbaikan di sisi Android. Berikut perubahan utamanya:

  • Peningkatan kompatibilitas dan performa di perangkat Snapdragon: Judul-judul yang sebelumnya berjalan terlalu lambat untuk dimainkan kini berpotensi mencapai level yang dapat dinikmati.
  • Kontrol jumlah "Vulkan workers": Pengguna kini dapat menyesuaikan parameter ini untuk menemukan keseimbangan performa optimal di perangkat masing-masing.
  • Fitur "legacy rescale pass": Ditujukan untuk memperbaiki glitch visual pada judul-judul tertentu.
  • Integrasi pembaruan otomatis (auto-update).
  • Berbagai perbaikan dan peningkatan terkait Vulkan.

Perlu dicatat, changelog versi kandidat rilis menyebutkan bahwa perbaikan ini juga mencakup perangkat Snapdragon yang relatif lebih lama. Namun demikian, Android Authority mengingatkan bahwa Eden adalah emulator yang mengejar standar tinggi — mengharapkan perangkat berspesifikasi rendah menjalankan game Switch dengan mulus tetaplah tidak realistis.

GPU Accuracy 3 Level dan Kemudahan Kelola Konten Eksternal

Seiring pembaruan anniversary, seri rilis v0.2.0 Eden juga membawa perombakan mendasar yang berdampak langsung bagi pengguna Android.

Tingkat akurasi GPU kini dibagi menjadi tiga:

  • Performance — performa tinggi, namun potensi glitch grafis lebih besar.
  • Balanced — titik tengah antara performa dan akurasi visual.
  • Accurate — glitch minimal, tetapi mengorbankan kecepatan.

Sebagai gambaran, judul-judul seperti Pokémon Legends: Z-A serta Scarlet dan Violet yang sebelumnya memerlukan pengaturan "High" kini disebut dapat berjalan dengan aman di mode Balanced. Artinya, sekadar mengubah pengaturan sudah bisa memberikan perbedaan pengalaman yang terasa.

Selain itu, pembaruan dan DLC kini dapat dimuat langsung tanpa perlu diinstal ke NAND. Di Android, fitur ini dapat diakses melalui Settings → Manage Game Folders → External Content Folder. Metode build FFmpeg untuk Android juga diubah menjadi static linking, yang membuat ukuran APK berkurang sekitar 9 MB sekaligus menghadirkan dukungan penyelarasan 16KB yang benar — relevan untuk perangkat Android generasi terbaru.

Snapdragon Populer di Indonesia: Siapa yang Paling Diuntungkan?

Bagi pengguna di Indonesia, pembaruan ini cukup relevan mengingat tingginya penetrasi perangkat berbasis Snapdragon di segmen menengah ke atas. Perangkat seperti seri Samsung Galaxy S, Xiaomi 14, POCO F6 Pro, hingga berbagai model Realme GT yang beredar di pasaran Indonesia umumnya mengandalkan chip Qualcomm.

Dengan perbaikan kompatibilitas yang diklaim mencakup Snapdragon generasi lama sekalipun, pengguna yang memiliki perangkat Snapdragon 8 Gen 1 atau 8 Gen 2 pun berpotensi merasakan manfaatnya — meski tetap dengan ekspektasi yang realistis sesuai spesifikasi perangkat.

Nintendo DMCA dan Sikap Perlawanan Tim Eden

Tepat setelah merayakan satu tahun keberadaannya, pada Februari 2026, Eden menghadapi tekanan hukum besar-besaran yang mengguncang seluruh komunitas emulator.

Nintendo mengirimkan notifikasi DMCA ke hampir semua emulator Switch dan fork-nya di GitHub. Daftar yang terdampak mencakup proyek aktif seperti Eden, Citron, Kenji-NX, dan MeloNX, serta repositori yang sudah tidak aktif seperti Sudachi dan Skyline.

Dalam satu akhir pekan saja, belasan halaman GitHub menerima permintaan DMCA tersebut. Namun tim pengembang Eden memilih untuk menolak tuntutan itu, dan hanya beberapa hari setelah notifikasi diterima, mereka justru merilis build v0.2.0 secara publik di GitHub.

Camille LaVey, pendiri Eden, menyatakan kepada Wccftech bahwa proyek ini akan terus berjalan demi memungkinkan pemilik game menikmati manfaat pelestarian game melampaui batasan perangkat keras orisinal. Sikap ini terbilang langka, mengingat pada 2024 lalu tim pengembang Yuzu memilih berdamai dengan Nintendo senilai $2,4 juta (sekitar Rp 39.000.000.000) dan menutup proyek mereka.

Cara Mendapatkan Pembaruan Eden

Eden dapat diunduh melalui saluran distribusi resminya, termasuk grup Discord Eden dan halaman rilis di repositori resmi mereka. Mengingat situasi hukum yang terus berkembang, disarankan untuk selalu memantau kanal resmi guna mendapatkan versi terbaru yang masih tersedia.

Bagi pengguna di Indonesia yang ingin mencoba, penting untuk memahami aspek hukum dan etika yang menyertai penggunaan emulator — termasuk soal kepemilikan sah atas salinan game yang dimainkan. Penggunaan emulator sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengguna masing-masing.

Sumber