Casing iPhone Fold yang beredar di internet mengonfirmasi salah satu detail desain paling kontroversial: kamera belakang hanya dua lensa, bukan tiga seperti pada iPhone Pro saat ini. Dengan harga yang diperkirakan mulai $2.000 (sekitar Rp 32.500.000), absennya lensa telefoto menjadi pertanyaan besar bagi calon pembeli di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Casing Bocor Ungkap Konfigurasi Kamera Ganda
Halaman produk dari produsen aksesori iFunSmart ditemukan oleh media Apple asal Prancis, iPhoneSoft, dan langsung menarik perhatian komunitas teknologi global. Poin utama yang menjadi sorotan adalah lubang kamera di bagian belakang casing yang hanya mengakomodasi dua lensa — bukan tiga seperti yang selama ini menjadi standar iPhone Pro sejak 2019.
Desain ini selaras dengan dummy unit yang sebelumnya dipublikasikan oleh leaker Sonny Dickson pada April lalu. Perlu dicatat, produsen casing umumnya memulai proses produksi berdasarkan dummy unit atau file CAD yang beredar sebelum pengumuman resmi Apple. Secara historis, akurasi dimensi mereka bisa mencapai selisih kurang dari 1 mm dari produk akhir, sehingga informasi soal bentuk fisik dan jumlah lensa memiliki tingkat kredibilitas yang relatif tinggi.
Meski demikian, bocoran berbasis casing hanya mencerminkan informasi eksterior. Detail internal seperti resolusi sensor atau teknologi zoom alternatif belum bisa dikonfirmasi dari sumber ini.
Empat Detail Desain yang Terungkap dari Casing
Selain konfigurasi kamera, casing yang bocor tersebut mengandung beberapa petunjuk desain lain yang patut dicermati:
- Lubang melingkar untuk magnet — mengindikasikan kemungkinan dukungan MagSafe atau sistem magnet serupa
- Bukaan untuk tombol Camera Control — konsisten dengan iPhone 16 series
- Tidak ada bukaan untuk Action Button — berbeda dari iPhone Pro generasi terkini
- Konstruksi multi-bagian snap-on — casing terbagi di area engsel, bukan satu lempengan utuh
Soal magnet melingkar, perlu digarisbawahi bahwa keberadaannya di casing belum tentu berarti iPhone Fold mendukung MagSafe secara penuh. Magnet N52 yang tertanam di dalam casing bisa saja berfungsi hanya untuk mengunci aksesori eksternal ke sisi casing, tanpa memerlukan susunan magnet dari sisi perangkat itu sendiri.
Spesifikasi yang Beredar: Dari Layar hingga Harga
Menggabungkan bocoran casing dengan informasi dari berbagai sumber lain, berikut adalah gambaran spesifikasi iPhone Fold yang saat ini beredar. Seluruh informasi ini masih berstatus rumor dan belum dikonfirmasi oleh Apple.
| Komponen | Informasi yang Beredar |
|---|---|
| Jadwal Rilis | Bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max |
| Layar Luar (Cover Display) | 5,5 inci |
| Layar Dalam (Inner Display) | 7,8 inci |
| Ketebalan saat Dilipat | Sekitar 9,5 mm |
| Prosesor | Apple A20 Pro |
| Kamera Belakang | Dual 48 megapiksel |
| Autentikasi | Touch ID terintegrasi di tombol samping |
| Perkiraan Harga | Mulai $2.000 (sekitar Rp 32.500.000) |
Absennya lensa telefoto pada perangkat seharga ini memang terasa janggal. Namun, tren serupa sebenarnya sudah terlihat pada generasi pertama foldable dari produsen Android — konfigurasi kamera yang lebih sederhana dibanding flagship layar datar tampaknya menjadi kompromi umum pada iterasi awal perangkat lipat.
Rantai Pasokan: Samsung Display Jadi Pemasok Tunggal
Di balik layar, Apple dilaporkan telah mengamankan kontrak eksklusif tiga tahun dengan Samsung Display untuk pasokan panel iPhone Fold. BOE dan LG Display dikabarkan tidak lolos seleksi karena gagal memenuhi standar yield yang ditetapkan Apple. Samsung Display bahkan mendemonstrasikan panel tanpa lipatan (crease-free) di ajang CES 2026.
Dari sisi volume produksi, Apple dilaporkan menaikkan pesanan awal ke Samsung Display dari 13–15 juta unit menjadi 20 juta unit. Namun, menurut laporan DigiTimes pada April lalu, jadwal mulai produksi massal mundur sekitar satu hingga dua bulan — dari Juni ke Agustus — meski target rilis musim gugur 2026 diklaim tetap dipertahankan.
Analis Ming-Chi Kuo memproyeksikan pengiriman sebesar 3–5 juta unit pada 2026, lalu melonjak drastis ke 20 juta unit pada 2027. Kesenjangan antara angka pesanan Apple dan proyeksi analis ini menjadi salah satu variabel yang menarik untuk dipantau ke depannya.
Persaingan Foldable 2026 Sebelum Apple Masuk
iPhone Fold akan memasuki pasar yang sudah ramai. Sejumlah produsen Android telah lebih dulu mengisi segmen ini dengan produk-produk terbaru mereka di 2026:
| Perangkat | Keterangan |
|---|---|
| Samsung Galaxy Z Fold 8 | Dijadwalkan hadir 2026 |
| Google Pixel 11 Pro Fold | Dijadwalkan hadir 2026 |
| Motorola Razr Fold | Diumumkan di MWC 2026, harga $1.899 (sekitar Rp 30.800.000), layar 8,1 inci, baterai 6.000 mAh silikon-karbon |
| Google Pixel 10 Pro Fold | Foldable tipe buku pertama dengan sertifikasi IP68 |
Sebagai gambaran, Motorola Razr Fold dibanderol $1.899 (sekitar Rp 30.800.000) — sedikit lebih terjangkau dari perkiraan harga iPhone Fold. Sementara Pixel 10 Pro Fold sudah unggul di sisi ketahanan dengan IP68, standar yang belum tentu diraih iPhone Fold generasi pertama.
Bagi konsumen di Indonesia, ketersediaan resmi iPhone Fold di pasar lokal belum diumumkan. Mengingat iPhone 16 series sudah tersedia melalui jalur resmi di gerai seperti iBox dan Digimap, kemungkinan besar iPhone Fold pun akan mengikuti jalur distribusi serupa — namun dengan harga yang kemungkinan akan lebih tinggi akibat pajak impor dan biaya distribusi. Informasi rilis untuk pasar Indonesia belum diumumkan secara resmi.
Sumber
- Trusted Reviews — The first iPhone Fold cases have leaked – and they confirm a key design choice
- The Gadgeteer — iPhone Fold 2026: Release date, price, and latest rumors
- Gadget Hacks — iPhone Fold Release Date: Why Announcement and Availability May Differ
