ANBERNIC akhirnya merilis pembaruan Android untuk handheld RG Vita Pro — perangkat bergaya PS Vita yang sempat menuai kritik karena tidak menyertakan Google Play Store sejak peluncuran perdananya. Kini, pengguna dapat mengunduh aplikasi Android secara langsung tanpa harus mencari jalur alternatif.
Google Play Store Hadir Lewat Pembaruan, Bukan Bawaan Pabrik
ANBERNIC mengumumkan pembaruan Android untuk RG Vita Pro melalui video di YouTube. Poin utama dari pembaruan ini adalah penambahan dukungan Google Play Store — fitur yang justru absen saat perangkat pertama kali dijual.
Sebelum pembaruan ini, pengguna yang ingin memasang aplikasi Android harus menempuh cara lain di luar ekosistem resmi Google, sehingga pengalaman menggunakan RG Vita Pro sebagai perangkat Android umum terasa kurang lengkap. Kini, ketika pengguna beralih dari mode emulasi ke antarmuka Android, mereka dapat langsung mengakses Play Store seperti pada perangkat Android pada umumnya.
Perlu dicatat, pembaruan ini juga mencakup perbaikan sistem dan perbaikan bug, meski ANBERNIC tidak merinci secara spesifik bug apa saja yang telah diperbaiki.
Mengapa Absennya Play Store Tidak Terlalu Dipermasalahkan Sejak Awal
Menariknya, ketiadaan Play Store saat peluncuran tidak menimbulkan gelombang protes besar dari komunitas. Android Authority menjelaskan bahwa hal ini berkaitan erat dengan sifat perangkat itu sendiri: RG Vita Pro dirancang terutama untuk emulasi PS Vita, dan emulator PS Vita untuk Android — seperti Vita3K — memang tidak didistribusikan melalui Play Store.
| Emulator | Keterangan | Tersedia di Play Store |
|---|---|---|
| Vita3K | Salah satu pilihan utama emulasi PS Vita di Android | Tidak |
| Emulator Vita lainnya | Beberapa opsi baru mulai bermunculan | Tidak |
Dengan kata lain, pengguna yang membeli RG Vita Pro murni untuk emulasi PS Vita tidak merasakan dampak langsung dari ketiadaan Play Store. Sebagai perbandingan, ekosistem emulasi PSP jauh lebih matang dibanding PS Vita yang masih dalam tahap berkembang.
Spesifikasi RG Vita Pro: Lebih dari Sekadar Mesin Emulasi
RG Vita Pro hadir dengan spesifikasi yang cukup kompetitif di kelasnya:
- Layar: 5,5 inci IPS FHD dengan touchscreen
- SoC: Rockchip RK3576
- RAM: 4 GB
- Penyimpanan internal: 64 GB (dapat diperluas hingga 2 TB via kartu TF)
- Konektivitas: Wi-Fi 6, Bluetooth 5.2
- Sistem operasi: Android 14 dan Linux 64-bit (dual OS)
- Baterai: 5.000 mAh
- Kontroler: 3D hall-effect joystick
- Port: HDMI, dua slot microSD, USB-C dengan dukungan DisplayPort
Perangkat ini menggunakan konfigurasi dual OS — Linux dan Android. Secara default, Linux yang aktif saat booting, sementara Android dapat diakses dengan menahan tombol Anbernic saat menyalakan perangkat.
Sebagai gambaran, dukungan Linux membuka akses ke PortMaster, memungkinkan pengguna memainkan judul PC yang biasanya sulit dijalankan di perangkat mobile, seperti Morrowind atau GTA Vice City. Selain itu, tersedia pula fitur asisten AI yang mencakup panduan satu klik, terjemahan real-time, hingga pembuatan gambar dari teks.
Komunitas pengembang juga telah dilibatkan sejak awal: firmware kustom seperti ROCKNIX, KNULLI, dan GammaOS sudah mendapatkan unit lebih awal, sehingga tersedia sejak hari pertama penjualan.
Harga dan Posisi di Pasar Handheld
| Keterangan | Harga |
|---|---|
| Harga pre-order (72 jam pertama) | $139,99 (sekitar Rp 2.275.000) |
| Harga normal | $149,99 (sekitar Rp 2.437.000) |
Pre-order dibuka pada 23 Maret pukul 06.00 EDT. Pada harga normal $149,99, RG Vita Pro berada di posisi yang cukup ketat secara kompetitif. Sebagai perbandingan, dengan tambahan sekitar $50 (sekitar Rp 812.000), konsumen sudah bisa menjangkau Retroid Pocket 5 yang mampu menjalankan PS2 dan GameCube di layar OLED.
Bagi konsumen di Indonesia, RG Vita Pro belum memiliki informasi rilis resmi untuk pasar lokal. Namun perangkat ini umumnya dapat ditemukan melalui platform e-commerce lintas batas seperti AliExpress atau Shopee dengan harga yang mungkin berbeda dari harga resmi akibat biaya pengiriman dan bea masuk.
Rekomendasi: Siapa yang Sebaiknya Membeli RG Vita Pro?
Bagi yang sudah memiliki RG Vita Pro, pembaruan ini wajib segera diterapkan. Penambahan Play Store dan perbaikan bug menjadikan perangkat ini lebih fungsional sebagai handheld Android secara keseluruhan, bukan hanya sebagai mesin emulasi.
Bagi yang masih mempertimbangkan pembelian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: ekosistem emulasi PS Vita di Android masih terbatas, sehingga pastikan judul yang ingin dimainkan memang sudah berjalan dengan baik di platform ini. Jika prioritas utama adalah emulasi PS2, GameCube, atau sistem yang lebih baru, ada baiknya membandingkan terlebih dahulu dengan kompetitor di kisaran harga yang sama.
Sumber
- Android Authority — ANBERNIC's PS Vita-inspired handheld finally gets Play Store support
- Android Authority — ANBERNIC's PS Vita clones finally get a price tag and pre-order date, but there's a catch
- Retro Handhelds — Anbernic RG Vita Pro First Impressions
