AMD secara resmi membawa Radeon RX 9070 GRE ke pasar global mulai 2 Juni 2026, bersamaan dengan pengumuman di Computex 2026. GPU yang sebelumnya hanya tersedia di Tiongkok ini dibanderol $549 (sekitar Rp 8.920.000), mengisi celah harga yang terbentuk akibat krisis memori yang mendorong harga RX 9070 standar ke atas $599 (sekitar Rp 9.740.000). Pertanyaannya: apakah selisih $50 itu cukup berarti untuk dipertimbangkan?

Spesifikasi Inti: Navi 48 dengan 48 CU dan VRAM 12GB GDDR6

Radeon RX 9070 GRE menggunakan chip Navi 48 fabrikasi 4nm yang sama dengan RX 9070 dan RX 9070 XT, namun dengan konfigurasi yang lebih terpangkas. Jumlah Compute Unit (CU) yang aktif hanya 48, lebih sedikit 14% dibanding RX 9070 (56 CU) dan 25% di bawah RX 9070 XT (64 CU).

ModelJumlah CUPerbandingan vs GRE
RX 9070 XT64 CU25% lebih banyak dari GRE
RX 907056 CU14% lebih banyak dari GRE
RX 9070 GRE48 CU

Ini adalah praktik binning yang lazim: chip yang tidak memenuhi standar RX 9070 XT diturunkan ke RX 9070, dan yang tidak lolos standar RX 9070 dialihkan ke RX 9070 GRE. Bukan sekadar chip sisa, melainkan strategi memaksimalkan hasil produksi (yield) dari wafer yang sama.

Pada sisi memori, penurunannya cukup signifikan:

  • Kapasitas memori: 12GB GDDR6 (RX 9070/XT menggunakan 16GB, berkurang 25%)
  • Antarmuka memori: 192-bit (lebih sempit dari dua model di atasnya)
  • Bandwidth memori: 432 GB/s (32,5% lebih rendah dari model atas)
  • TDP: 220W (sama dengan RX 9070 standar)

Perlu dicatat bahwa kecepatan memori per pin tetap dipertahankan di 18 Gbps — sama dengan model yang lebih tinggi. Kekurangan bandwidth diserap oleh bus yang lebih sempit, bukan oleh penurunan kecepatan chip memori itu sendiri.

Untuk spesifikasi performa lainnya: boost clock maksimum sekitar 2,79 GHz, kemampuan FP32 sebesar 34,3 TFLOPs, dilengkapi 48 RT Accelerator dan 96 AI Accelerator.

Klaim AMD: 21% Lebih Cepat dari RTX 5060 Ti 16GB di 1440p

AMD mengklaim bahwa RX 9070 GRE unggul rata-rata 21% atas GeForce RTX 5060 Ti 16GB pada resolusi 1440p (2560×1440). Pengujian dilakukan secara internal menggunakan Ryzen 7 9800X3D dengan 40 judul game.

Klaim ini mendapat konfirmasi parsial dari media teknologi independen di Tiongkok yang telah lebih dulu menguji GPU ini saat masih berstatus eksklusif pasar lokal. Ulasan-ulasan tersebut membenarkan bahwa RX 9070 GRE memang lebih cepat dari RTX 5060 Ti 16GB — namun sekaligus mengonfirmasi bahwa GPU ini tidak mampu menyamai GeForce RTX 5070.

Sebagai gambaran, ini menempatkan RX 9070 GRE pada posisi yang jelas: di atas RTX 5060 Ti, tetapi di bawah RTX 5070. Perlu diingat bahwa angka 21% adalah rata-rata dari 40 game dalam kondisi pengujian AMD sendiri. Hasil per judul game bisa bervariasi, dan ulasan komprehensif dari media internasional dengan driver terbaru belum sepenuhnya tersedia saat artikel ini ditulis.

Strategi Harga $549 di Tengah Krisis Memori GPU

Untuk memahami mengapa $549 (sekitar Rp 8.920.000) terasa relevan, perlu dipahami kondisi pasar GPU global saat ini. Krisis pasokan memori yang dipicu oleh lonjakan permintaan infrastruktur AI telah mendorong biaya memori hingga mencapai lebih dari 80% dari biaya produksi GPU — jauh di atas angka historis 30–40%.

Dampaknya terasa nyata pada harga jual:

  • GeForce RTX 5070 naik rata-rata 14% (~$70) sejak November 2025
  • GeForce RTX 5070 Ti naik 25%, dengan tambahan sekitar $190–200
  • Radeon RX 9070 XT naik 21% di pasar AS, kini beredar di kisaran $700 (sekitar Rp 11.375.000)
  • RX 9070 standar yang ber-MSRP setara dengan GRE kini dijual mulai $599 (sekitar Rp 9.740.000) akibat tekanan yang sama

Di sinilah RX 9070 GRE masuk: mengisi celah harga di bawah $550 yang terbentuk bukan karena perencanaan produk, melainkan karena tekanan pasar. AMD tidak perlu merancang chip baru — cukup memanfaatkan stok Navi 48 yang sudah ada, mengaktifkan lebih sedikit CU, memasangkan memori 12GB, dan memasarkannya ke seluruh dunia.

Siapa yang Sebaiknya Membeli, dan Siapa yang Sebaiknya Menunggu?

Layak dipertimbangkan bagi pengguna yang:

  • Bermain game di resolusi 1440p sebagai target utama
  • Mengutamakan game kompetitif atau AAA tanpa modifikasi tekstur berat
  • Mencari GPU dengan performa di atas RTX 5060 Ti 16GB dengan anggaran di bawah $550

Lebih baik menunggu bagi pengguna yang:

  • Berencana bermain di resolusi 4K atau menyimpan GPU untuk jangka panjang (3–5 tahun)
  • Sering menggunakan ray tracing intensif atau mod tekstur resolusi tinggi yang membutuhkan VRAM besar
  • Bersedia menambah sekitar $50 untuk mendapatkan RX 9070 dengan 16GB VRAM dan bandwidth 32,5% lebih tinggi

Selisih $50 antara GRE ($549) dan RX 9070 ($599 di harga pasar) terlihat kecil, tetapi perbedaan 12GB vs 16GB VRAM bisa menjadi faktor pembatas yang nyata dalam dua hingga tiga tahun ke depan, seiring game modern yang semakin rakus memori.

Ketersediaan: Hanya Model AIB, Tanpa Desain Referensi

AMD tidak merilis desain referensi untuk RX 9070 GRE. Seluruh penjualan global dilakukan melalui mitra AIB (Add-in Board), antara lain Sapphire dengan model PULSE dan ASRock dengan Steel Legend Dark 12GB OC.

Untuk pasar Indonesia, informasi rilis resmi belum diumumkan secara spesifik. Mengingat RX 9070 GRE dijual secara global mulai 2 Juni 2026, konsumen di Indonesia dapat memantau ketersediaannya melalui distributor resmi komponen PC seperti toko-toko di Mangga Dua atau platform e-commerce besar. Harga yang beredar di pasar lokal kemungkinan akan lebih tinggi dari MSRP $549 akibat biaya impor dan distribusi — kisaran Rp 9.500.000 hingga Rp 10.500.000 adalah ekspektasi yang realistis, meski angka resmi belum dikonfirmasi.

Bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan upgrade GPU di kisaran anggaran Rp 8–10 juta, RX 9070 GRE bisa menjadi opsi yang menarik — asalkan ulasan independen dengan driver final mengonfirmasi konsistensi performa yang diklaim AMD.

Sumber