AMD secara terbuka membantah laporan media yang menyebut bahwa FSR 4.1 tidak akan dihadirkan untuk iGPU berbasis RDNA 3.5. Frank Azor, Corporate Vice President of Client and Graphics Marketing AMD, menegaskan melalui unggahan X pada 4 Juni 2026 bahwa keputusan semacam itu belum pernah diambil secara internal. Dengan demikian, status dukungan FSR 4.1 pada iGPU RDNA 3.5 saat ini masih berada di area abu-abu antara klaim media dan bantahan resmi.

Asal Mula Rumor dan Bantahan Resmi AMD

Polemik ini berawal dari laporan Hardware Luxx yang mewawancarai David McAfee, CVP sekaligus General Manager divisi Client AMD. Dalam wawancara tersebut, McAfee dikutip mengatakan bahwa FSR 4.1 "tidak direncanakan untuk sementara waktu" (not planned for the time being) untuk grafis RDNA 3.5. Setelah pernyataan ini menyebar luas di komunitas online, Frank Azor turun tangan untuk meredam spekulasi.

Dalam unggahannya di X, Azor menyatakan bahwa ia tidak hadir di lokasi wawancara sehingga tidak mengetahui kata-kata persis yang digunakan, namun ia memastikan bahwa keputusan seperti yang disiratkan dalam laporan tersebut belum pernah diambil. Ia juga menambahkan bahwa AMD belum siap membicarakan rencana produk masa depan lainnya saat ini, sembari menegaskan bahwa perusahaan tetap mendengarkan masukan dari para konsumen.

PihakPernyataanJenis Informasi
Hardware LuxxDavid McAfee menyebut FSR 4.1 belum direncanakan untuk RDNA 3.5Laporan wawancara pihak ketiga
AMD (Frank Azor)Keputusan tersebut belum pernah diambil secara internalBantahan resmi

Yang menarik, Azor juga merespons dengan format pesan serupa kepada akun-akun besar seperti Digital Foundry, Videocardz, dan Pirat_Nation. Langkah komunikasi yang sigap ini tergolong tidak lazim bagi AMD, dan Rayan Malik dari Wccftech menilai sikap tersebut sebagai perubahan positif dalam pola komunikasi perusahaan terhadap isu yang beredar.

Dugaan Latar Belakang: Persaingan dengan NVIDIA RTX Spark

Wccftech menyoroti bahwa kecepatan respons AMD kemungkinan didorong oleh kebutuhan untuk menjaga citra lini APU Strix Halo dan Gorgon Halo yang berbasis RDNA 3.5. Perlu dicatat, analisis ini merupakan dugaan murni dari penulis (pure conjecture) dan bukan penjelasan resmi AMD.

Dari sisi kompetisi, NVIDIA disebut baru saja meluncurkan RTX Spark dengan dukungan DLSS yang sudah dipastikan, dan produk tersebut akan segera tersedia di pasar. Kontras antara DLSS yang sudah terjamin pada RTX Spark dan status FSR 4.1 yang belum jelas untuk RDNA 3.5 menjadi sorotan utama dalam konteks pertarungan dua raksasa GPU ini.

Roadmap FSR 4.1 untuk RDNA 3 dan RDNA 2

Terlepas dari polemik RDNA 3.5, AMD melalui Jack Huynh sudah mengonfirmasi pada Mei 2026 bahwa FSR 4.1 akan diperluas ke generasi GPU diskrit Radeon RDNA 3 dan RDNA 2. Roadmap untuk kategori ini justru sudah lebih jelas dibandingkan iGPU RDNA 3.5.

  • Radeon RX 7000 series (RDNA 3): dukungan FSR 4.1 dimulai Juli 2026, dengan lebih dari 300 game yang kompatibel sejak hari peluncuran.
  • Radeon RX 6000 series (RDNA 2): dukungan dijadwalkan hadir pada awal 2027.

AMD menjelaskan bahwa mereka mengembangkan versi INT8 baru yang tidak mengorbankan kualitas maupun performa. Sebelumnya, komunitas penggemar Radeon sudah mengembangkan solusi tidak resmi untuk membawa FSR 4.1 ke GPU lawas, namun pengumuman ini memastikan bahwa pengguna kartu generasi lama akan mendapatkan akses melalui jalur resmi.

Spesifikasi Gorgon Halo, APU yang Jadi Pusat Perhatian

iGPU RDNA 3.5 yang menjadi subjek perdebatan akan tetap digunakan pada Ryzen AI Max 400 series, dengan kode nama "Gorgon Halo", yang akan diluncurkan pada paruh kedua 2026. AMD memposisikan lini ini sebagai refresh dari Strix Halo dengan mempertahankan kombinasi Zen 5 dan RDNA 3.5, sambil meningkatkan kapasitas memori terpadu.

KomponenGorgon Halo (Ryzen AI Max 400)
ArsitekturZen 5 + RDNA 3.5 (refresh Strix Halo)
CPUHingga 16 core / 32 thread, boost 5,2 GHz
Memori terpaduHingga 192 GB
GPU flagshipRadeon 8065S (Ryzen AI Max+ PRO 495)

AMD merencanakan peluncuran Ryzen AI Max 400 series pada periode Oktober–Desember 2026, dengan mitra OEM mulai mengumumkan sistem berbasis APU ini sejak kuartal ketiga 2026. Karena RDNA 3.5 tetap menjadi tulang punggung grafis Gorgon Halo, kepastian dukungan FSR 4.1 menjadi faktor krusial bagi nilai jual lini ini.

Apa Artinya bagi Konsumen Indonesia

Bagi konsumen di Indonesia yang tengah mempertimbangkan laptop atau mini PC berbasis APU Ryzen AI Max — termasuk varian Strix Halo yang sudah masuk lewat distributor resmi seperti Asus ROG dan HP — informasi yang masih belum konklusif ini sebaiknya tidak dijadikan dasar keputusan pembelian. Sebagai gambaran, perangkat Ryzen AI Max generasi pertama dijual di pasar regional pada kisaran harga US$1.999 hingga US$2.799 (sekitar Rp 32.500.000 hingga Rp 45.500.000), sehingga kepastian dukungan upscaling jangka panjang menjadi pertimbangan yang sangat berharga.

Langkah paling aman adalah menunggu rilis roadmap resmi AMD berikutnya sebelum memutuskan investasi pada perangkat berbasis Gorgon Halo. Bila kebutuhan utama Anda adalah gaming dengan teknologi upscaling yang sudah pasti didukung, opsi GPU diskrit Radeon RX 7000 atau alternatif dari NVIDIA bisa menjadi pilihan dengan risiko lebih rendah.

Sumber