Xiaomi 17 Max resmi diumumkan dengan spesifikasi yang langsung menarik perhatian: kamera utama 200 megapiksel, baterai 8.000mAh berbasis silikon-karbon (Si-C), dan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Di sisi lain, Sony memperkenalkan headphone premium 1000X The ColleXion untuk merayakan 10 tahun seri 1000X, dengan harga $649 (sekitar Rp 10.550.000) — jauh di atas WH-1000XM6. Berikut rangkuman lengkap perangkat paling menarik pekan ini.

Xiaomi 17 Max: Ketika Kamera dan Baterai Jadi Prioritas Utama

Berbeda dari Xiaomi 17 Pro Max yang mengusung layar sekunder di bagian belakang, Xiaomi 17 Max memilih pendekatan berbeda: memaksimalkan kemampuan kamera dan ketahanan baterai tanpa fitur layar tambahan tersebut.

Kamera utamanya menggunakan sensor Samsung HP9 berukuran 1/1,4 inci dengan resolusi 200MP, apertur f/1,65, dan dilengkapi OIS. Perlu dicatat, foto dalam resolusi penuh dapat mencapai ukuran file hingga 117MB per gambar — sehingga mode pixel binning secara default aktif untuk penggunaan sehari-hari. Dua kamera pendamping melengkapi konfigurasi belakang: 50MP dengan zoom 3x dan 50MP ultrawide 17mm. Kamera depan berkapasitas 32MP.

Dapur pacunya adalah Snapdragon 8 Elite Gen 5, dipasangkan dengan RAM hingga 16GB LPDDR5X dan penyimpanan hingga 512GB UFS 4.1. Layarnya beresolusi 2608×1200 piksel dengan kecerahan puncak 3.500 nits dan touch sampling rate 300Hz. Ketahanan fisiknya pun tidak main-main: menggunakan Dragon Crystal Glass 3 dengan sertifikasi IP69.

Untuk pengisian daya, Xiaomi 17 Max mendukung pengisian kabel 100W, nirkabel 50W, dan reverse wired 22,5W. Baterainya diklaim mampu mempertahankan kapasitas hingga 80% setelah 1.600 siklus pengisian — setara sekitar empat tahun pemakaian normal.

Harga Xiaomi 17 Max di China

VarianHarga ChinaEstimasi USDEstimasi IDR
12GB/256GBCNY 4.799sekitar $665sekitar Rp 10.800.000
16GB/512GBCNY 5.799sekitar $803sekitar Rp 13.050.000

Harga dan ketersediaan di atas berlaku untuk pasar China. Informasi rilis untuk pasar Indonesia belum diumumkan secara resmi. Namun mengingat Xiaomi memiliki jaringan distribusi aktif di Indonesia melalui Mi Store dan berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee, kemungkinan masuknya perangkat ini ke pasar regional patut dinantikan.

Sony 1000X The ColleXion: Headphone Premium untuk Peringatan 10 Tahun

Sony merayakan satu dekade seri 1000X — yang bermula dari MDR-1000X — dengan meluncurkan headphone edisi khusus bernama 1000X The ColleXion. Penting untuk dipahami: ini bukan pengganti WH-1000XM6, melainkan model yang berada di atasnya dalam hierarki harga dan posisi produk.

Perangkat ini menjadi headphone pertama Sony yang menyematkan DSEE Ultimate, dikombinasikan dengan chip V3 dan driver karbon unidireksional yang baru dikembangkan. Fitur 360 Reality Audio Upmix kini hadir dalam tiga mode — Music, Cinema, dan Game — yang dapat beralih menggunakan tombol khusus di earcup kiri.

Dari sisi material, vegan leather yang digunakan diklaim membutuhkan waktu pengembangan dua tahun, sementara komponen stainless steel dikerjakan secara manual. Konsekuensinya, bobot perangkat naik dari 253g (WH-1000XM6) menjadi sekitar 320g. Daya tahan baterai dengan ANC aktif mencapai maksimal 24 jam — lebih pendek dari XM6 yang mencapai 30 jam — namun pengisian cepat 5 menit dapat memberikan playback 1,5 jam.

Konektivitas Bluetooth 6.0 menjadi salah satu keunggulan teknis yang membedakannya dari XM6. Tersedia dalam dua warna: Platinum dan Black.

Perbandingan Singkat dengan WH-1000XM6

Spesifikasi1000X The ColleXionWH-1000XM6
Bobot~320g~253g
Baterai (ANC aktif)Maks. 24 jamMaks. 30 jam
Bluetooth6.0
Harga$649 (sekitar Rp 10.550.000)~$449 (sekitar Rp 7.300.000)

Selisih harga sekitar $200 (sekitar Rp 3.250.000) mencerminkan nilai material premium dan status edisi peringatan, bukan sekadar peningkatan spesifikasi teknis. GSMArena menyebut tuning audio perangkat ini "tampaknya lebih diarahkan untuk audiofil" — namun perlu dicatat bahwa keterangan tersebut merupakan estimasi, bukan pernyataan resmi Sony.

Sebagai catatan, Sony juga menambahkan warna baru Sandstone pada WH-1000XM6 yang sudah ada, sehingga seri tersebut kini tersedia dalam total lima pilihan warna.

Berita Singkat Pekan Ini: Samsung, RedMagic, dan Infinix

Samsung Galaxy S27 Pro dilaporkan akan hadir dengan ukuran layar 6,47 inci — menempatkannya di antara Galaxy S27 (lebih kecil) dan Galaxy S27+ (lebih besar). Informasi ini masih berstatus rumor dan belum dikonfirmasi Samsung. Di sisi lain, Samsung telah mulai mendistribusikan pembaruan One UI 8.5 versi stabil untuk Galaxy A36, A56, Z Fold5, dan Z Flip5.

RedMagic 11S Pro dan 11S Pro+ turut diumumkan dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang di-boost hingga 4,74GHz. RedMagic 11S Pro mengandalkan baterai 8.000mAh dengan pengisian 80W, sementara 11S Pro+ hadir dengan baterai 7.500mAh, pengisian 120W, kipas 24.000 RPM, dan sistem pendingin liquid pulsating. Harga di China mulai dari CNY 5.499 (sekitar Rp 11.250.000 atau $761) untuk 11S Pro, hingga CNY 7.999 (sekitar Rp 16.350.000 atau $1.108) untuk varian 11S Pro+ 16GB/1TB.

Infinix Hot 70 telah terdaftar di Bangladesh dengan spesifikasi: MediaTek Helio G100 Ultimate, RAM 8GB, penyimpanan 128GB (plus slot microSD), layar LCD 6,78 inci 120Hz HD+, baterai 6.000mAh, dan pengisian 45W. Peluncuran diperkirakan pada 25 Mei 2026. Mengingat Infinix cukup populer di segmen entry-level Indonesia, ada kemungkinan perangkat ini akan menyusul masuk ke pasar lokal — meski belum ada konfirmasi resmi.

Apa Artinya bagi Konsumen Indonesia?

Xiaomi 17 Max menawarkan kombinasi kamera 200MP dan baterai 8.000mAh yang belum banyak tersedia di kelas harga yang sama. Bagi konsumen Indonesia yang memprioritaskan kemampuan fotografi dan daya tahan baterai dalam satu perangkat, ini bisa menjadi pilihan menarik apabila kelak masuk ke pasar resmi. Pantau saluran resmi Xiaomi Indonesia untuk informasi ketersediaan lebih lanjut.

Untuk Sony 1000X The ColleXion, selisih harga Rp 3 jutaan lebih dibanding XM6 akan terasa sepadan bagi kolektor atau penggemar audio yang menghargai material premium dan status edisi terbatas — namun bagi pengguna yang mengutamakan performa teknis murni, WH-1000XM6 tetap menjadi pilihan yang lebih efisien secara nilai.

Sumber