Microsoft kembali menggulirkan sederet build pratinjau Windows 11 ke kanal Experimental dan Beta sepanjang akhir Mei 2026. Sorotan utamanya berada pada fitur aksesibilitas baru, perombakan stack pencetakan "Windows Ready Print", hingga desain ulang Start menu yang akhirnya bisa diubah ukurannya. Bagi pengguna di Indonesia yang aktif mengikuti program Windows Insider, sebagian besar perubahan ini sudah bisa dicoba langsung.
Daftar Build Pratinjau yang Dirilis Akhir Mei 2026
Berdasarkan rangkuman Windows Central, Microsoft mendistribusikan enam build di kanal Experimental dan dua build di kanal Beta. Build tersebut menyasar versi 25H2, 26H1, serta Feature Platforms.
| Kanal | Build Utama |
|---|---|
| Experimental | 26300.8553 / 26300.8497 / 28020.2149 / 29595 / 29599 / 28020.2207 |
| Beta | 26220.8491 / 26220.8544 |
Perlu dicatat, seluruh build ini masih berstatus pratinjau dan belum tersedia untuk pengguna Windows 11 reguler. Microsoft pun belum mengumumkan jadwal rilis publiknya, sehingga spesifikasi akhir maupun cakupan fitur masih bisa berubah.
Screen Tint: Lapisan Warna Baru untuk Mengurangi Kelelahan Mata
Pada build 26300.8497, Microsoft memperkenalkan fitur aksesibilitas baru bernama Screen tint. Fitur ini bekerja dengan menambahkan lapisan warna di seluruh layar untuk meredam tampilan yang dirasa terlalu terang atau terlalu jenuh. Pengaturannya dapat ditemukan di Settings > Accessibility > Vision > Screen tint, lengkap dengan enam preset warna, opsi warna kustom, serta slider intensitas.
Microsoft menegaskan bahwa Screen tint memiliki tujuan berbeda dari Night Light yang fokus menekan blue light di malam hari. Karena itu, keduanya bisa diaktifkan bersamaan. Namun, Screen tint bersifat saling meniadakan dengan Color Filters; mengaktifkan salah satu otomatis menonaktifkan yang lain.
Bagi pengguna di Indonesia yang banyak menghabiskan waktu di depan layar, terutama pekerja kantoran maupun mahasiswa, kombinasi Screen tint untuk siang hari dan Night Light untuk malam dapat menjadi opsi pengurang kelelahan mata tanpa perlu aplikasi pihak ketiga.
Dukungan Braille HID Plug-and-Play untuk Narrator
Build 26300.8497 juga membawa peningkatan besar pada dukungan Braille di fitur Narrator. Sebagai bagian dari inisiatif Windows K2 Accessibility, layar Braille refreshable berstandar HID kini dikenali secara otomatis begitu disambungkan via USB, persis seperti keyboard atau mouse.
Sebelumnya, pengguna harus mengunduh komponen Braille khusus, memilih driver secara manual, menyetel kompatibilitas Narrator, hingga melakukan troubleshooting koneksi USB atau serial. Dengan update ini, rangkaian langkah tersebut dipangkas signifikan. Beberapa perangkat yang disebut kompatibel antara lain Orbit Reader 20, Orbit Slate 340, Freedom Scientific Focus 40, dan APH Mantis Q40. Pairing via Bluetooth pun didukung melalui menu Settings > Bluetooth & devices tanpa langkah khusus untuk Narrator.
Hal yang patut digarisbawahi, dukungan ini sudah aktif sejak layar pertama OOBE (Out-of-box Experience). Microsoft menjelaskan bahwa pengguna deaf-blind dapat menyelesaikan proses setup awal Windows 11 secara mandiri hanya dengan menyambungkan layar Braille USB yang kompatibel. Bagi komunitas tunanetra di Indonesia yang selama ini bergantung pada perangkat assistive impor, kemudahan plug-and-play ini berpotensi memangkas biaya instalasi dan kebutuhan pendampingan teknis.
Magnifier dan Voice Isolation: Penyempurnaan Aksesibilitas Lainnya
Masih di build yang sama, fitur Magnifier mendapat penyesuaian kecil. Panning bar untuk layar sentuh kini disembunyikan secara default agar tampilan zoom terasa lebih bersih, khususnya di tablet atau perangkat layar sentuh. Pengguna tetap dapat mengaktifkannya kembali melalui Settings > Accessibility > Magnifier.
Microsoft juga memperkenalkan Voice Isolation untuk fitur Voice Access. Sesuai pengumuman resmi tertanggal 22 Mei 2026, fitur ini menghilangkan suara latar dan suara orang lain melalui pemrosesan on-device, sehingga hanya suara pengguna utama yang dikenali. Ada tiga mode yang ditawarkan:
- Voice Isolation — menghapus suara orang lain sekaligus suara lingkungan (perlu pelatihan suara pertama kali).
- Remove background noise only — menghapus suara non-vokal seperti ketikan atau bunyi pintu.
- Mode standar — tanpa filter tambahan.
Pengaturannya berada di Voice Access settings > Improve speech recognition. Microsoft menegaskan bahwa seluruh proses berlangsung di perangkat tanpa kirim data ke cloud, yang menjadi nilai tambah dari sisi privasi.
Windows Ready Print: Pembaruan Stack Cetak Berlanjut
Microsoft melanjutkan inisiatif perombakan stack pencetakan lewat Windows Ready Print. Pada build pratinjau kali ini, terdapat opsi instalasi baru, meski rincian alur konfigurasi dan perilakunya belum diungkap secara penuh ke publik.
Bagi administrator IT di lingkungan perkantoran Indonesia yang menangani banyak printer jaringan, perubahan ini berpotensi memengaruhi alur kerja eksisting. Pengujian di lingkungan sandbox sebelum rollout ke produksi tetap menjadi langkah paling aman.
Start Menu Modular yang Bisa Diubah Ukurannya
Build 26300.8553 yang dirilis pada 29 Mei 2026 membawa perombakan signifikan pada Start menu. Menurut laporan Notebookcheck, Microsoft akhirnya mengizinkan pengguna mengubah ukuran Start menu dan mengontrol setiap section secara terpisah.
| Layout | Kolom Pinned | Kolom Kategori |
|---|---|---|
| Large | 8 kolom | 4 kolom |
| Small | 6 kolom | 3 kolom |
| Automatic | Menyesuaikan layar | — |
Tiga section utama — Pinned, Recommended, dan All Apps — kini dapat dimatikan atau dinyalakan satu per satu. Section "Recommended" pun berganti nama menjadi "Recent". Opsi untuk menyembunyikan nama akun di Start menu juga ditambahkan. Pencarian file kini mendukung substring matching, sehingga kata kunci "april" dapat memunculkan file dengan nama gabungan seperti "MeetingNotesApril".
Apa Artinya bagi Pengguna di Indonesia
Mayoritas perubahan ini masih berada di kanal Insider, sehingga pengguna Windows 11 reguler di Indonesia perlu menunggu rilis stabil sebelum bisa menikmatinya. Namun, sinyal arah pengembangan Microsoft cukup jelas: aksesibilitas dan kustomisasi antarmuka menjadi prioritas. Bagi yang ingin mencoba lebih awal, mendaftar ke Windows Insider Program lewat Settings > Windows Update > Windows Insider Program tetap menjadi cara tercepat, sebaiknya pada perangkat sekunder mengingat sifat build pratinjau yang belum stabil.
Sumber
- Windows Central — I dug into the Windows 11 features insiders got in May 2026 and here's what matters most
- Windows Insider Blog — Announcing new builds for 22 May 2026
- Neowin — Windows 11 gets big Start menu update with modular, resizable design in new build
