vivo secara resmi memperkenalkan T5, ponsel 4G kelas menengah yang mengandalkan baterai jumbo 7.200 mAh dengan klaim daya tahan hingga 45 jam pemutaran video. Dibekali sertifikasi IP68/IP69 dan dibanderol sekitar $335 (sekitar Rp 5.440.000), ponsel ini pertama kali diluncurkan di pasar Meksiko pada akhir Mei 2026, sebagaimana dilaporkan GSMArena pada 29 Mei 2026.
Baterai 7.200 mAh: Isi Daya Dua Hari Sekali Bukan Sekadar Klaim
Keunggulan utama vivo T5 jelas ada pada kapasitas baterainya yang mencapai 7.200 mAh — angka yang tergolong besar bahkan untuk standar ponsel masa kini. vivo mengklaim satu kali pengisian penuh mampu mendukung pemutaran video hingga 45 jam. Dengan pengisian daya cepat 44W, waktu mengisi ulang pun tidak perlu terlalu lama.
Bagi pengguna yang aktivitas hariannya didominasi oleh menonton konten, menjelajahi media sosial, atau sekadar berkirim pesan, vivo T5 menawarkan kebebasan dari rutinitas mengisi daya setiap malam. Perlu dicatat, angka 45 jam tersebut merupakan klaim pabrikan dalam kondisi pemutaran video, sehingga durasi aktual bisa bervariasi tergantung pola penggunaan masing-masing.
Layar yang digunakan adalah panel LCD 6,75 inci dengan refresh rate 120Hz dan resolusi HD+. Pilihan panel LCD dengan resolusi HD+ memang tidak setajam layar AMOLED atau Full HD+ yang banyak ditemukan di kelas menengah atas, namun refresh rate 120Hz memastikan pengalaman gulir yang tetap mulus.
Snapdragon 6s Gen 2 dan Kamera 50 MP: Cukup untuk Kebutuhan Sehari-hari
Dapur pacu vivo T5 dipercayakan pada Snapdragon 6s Gen 2 dari Qualcomm, dipadukan dengan RAM 8 GB LPDDR4X dan penyimpanan 256 GB UFS 2.2. Hanya tersedia dalam satu konfigurasi, yakni 8 GB/256 GB.
Kombinasi ini cukup andal untuk kebutuhan harian seperti media sosial, streaming video, browsing, dan gim kasual. Namun, untuk gim 3D berat dengan pengaturan grafis tinggi, pengguna perlu menyesuaikan ekspektasi — ini memang bukan kelas flagship.
Untuk urusan kamera, vivo T5 hadir dengan susunan sebagai berikut:
- Kamera utama: 50 MP
- Sensor kedalaman: 2 MP
- Kamera depan: 32 MP (untuk swafoto dan video call)
Konfigurasi ini tergolong sederhana — tanpa lensa ultrawide maupun telefoto — namun sesuai dengan segmen harga yang disasar. Kamera depan 32 MP menjadi nilai tambah bagi pengguna yang aktif melakukan video call atau konten swafoto.
Sistem operasi yang digunakan adalah Android 16 dengan antarmuka OriginOS 6. Sensor sidik jari dipasang di sisi samping bodi, dan ponsel ini mendukung speaker stereo.
Konektivitas Lengkap: Ada NFC dan Inframerah
Dari sisi konektivitas, vivo T5 terbilang lengkap untuk kelasnya. Tersedia Wi-Fi dual-band, Bluetooth 5.1, dual SIM 4G, NFC, blaster inframerah, serta port USB Type-C. Kehadiran blaster inframerah memungkinkan ponsel ini difungsikan sebagai remote control universal untuk perangkat elektronik rumah tangga — fitur yang cukup praktis namun semakin jarang ditemukan di ponsel masa kini.
Satu hal yang perlu digarisbawahi: vivo T5 adalah ponsel 4G saja, tanpa dukungan jaringan 5G. Di Indonesia, di mana jaringan 5G sudah mulai meluas di kota-kota besar, ketiadaan 5G bisa menjadi pertimbangan bagi sebagian calon pembeli.
Ponsel ini tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu hitam dan emas, dengan harga resmi MXN 5.799 atau setara $335 (sekitar Rp 5.440.000) untuk varian 8 GB/256 GB.
Apakah vivo T5 Akan Masuk ke Indonesia?
Hingga saat ini, vivo belum mengumumkan rencana peluncuran T5 untuk pasar Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara. Peluncuran resmi baru dilakukan di Meksiko. Informasi rilis untuk pasar Indonesia belum diumumkan secara resmi.
Sebagai gambaran, vivo memiliki jaringan distribusi yang cukup kuat di Indonesia melalui berbagai toko resmi dan platform e-commerce. Apabila T5 kelak masuk ke pasar lokal, harganya kemungkinan akan berada di kisaran Rp 5 hingga 6 jutaan — segmen yang cukup kompetitif mengingat persaingan dari Xiaomi Redmi Note 14, Realme C75, maupun Samsung Galaxy A26.
Bagi konsumen Indonesia yang mengutamakan daya tahan baterai dan ketahanan fisik (IP68/IP69) di atas segalanya, vivo T5 layak masuk daftar pantauan — terutama jika vivo memutuskan untuk membawanya ke pasar regional dalam waktu dekat.
