vivo dikabarkan akan menghidupkan kembali lini S Series di pasar India setelah absen sejak 2019. Model terbarunya, vivo S2, disebut-sebut akan diluncurkan pada Juli 2026 dengan kisaran harga INR 45.000–50.000 (sekitar Rp 7.300.000–Rp 8.100.000, atau setara US$450–US$500). Ini merupakan bocoran, bukan pengumuman resmi dari vivo.

Dari INR 17.990 ke INR 50.000: Lompatan Harga yang Mencolok

Ketika vivo S1 pertama kali hadir di India pada 2019, harganya dibanderol INR 17.990 (sekitar Rp 2.900.000 atau US$180) — sebuah posisi yang jelas berada di segmen midrange terjangkau. Kini, vivo S2 yang dikabarkan akan hadir tujuh tahun kemudian disebut akan masuk di kisaran INR 45.000–50.000 (sekitar Rp 7.300.000–Rp 8.100.000), atau lebih dari 2,5 kali lipat harga pendahulunya.

Perlu dicatat bahwa angka ini bukan dari pengumuman resmi vivo, melainkan berasal dari laporan GSMArena tertanggal 20 Mei 2026 yang mengutip sumber tidak resmi. Harga, spesifikasi, maupun jadwal rilis semuanya masih bersifat tentatif.

Bila bocoran ini akurat, vivo S2 akan masuk ke segmen premium India — bukan lagi midrange seperti pendahulunya. Ini mencerminkan pergeseran strategi yang signifikan dari brand asal Tiongkok tersebut.

Spesifikasi Masih Dirahasiakan, Tapi Arah Desainnya Terbaca

Hingga saat ini, vivo belum mengungkapkan spesifikasi apa pun untuk S2. GSMArena menyebut bahwa "specifications remain under wraps" — artinya detail soal chipset, konfigurasi kamera, kapasitas baterai, maupun ukuran layar belum diketahui sama sekali.

Yang dapat dipetakan adalah DNA desain S Series secara historis:

  • Desain ramping dan ringan sebagai daya tarik utama
  • Material dengan kesan premium pada bodinya
  • Pengalaman fotografi sebagai fitur unggulan

Karakteristik ini sejalan dengan posisi vivo di pasar India yang selama ini menonjolkan estetika dan kemampuan kamera sebagai pembeda utama dari kompetitor.

Apakah vivo S2 Sekadar Rebrand dari Vivo V Series?

Salah satu poin paling menarik — sekaligus kontroversial — dari bocoran ini adalah kemungkinan bahwa vivo S2 bukan model yang benar-benar baru, melainkan rebrand dari salah satu model V Series yang sudah beredar di India.

Jika dilihat dari distribusi harga, argumen ini cukup masuk akal. Saat ini, V Series vivo di India mencakup rentang harga dari INR 12.990 hingga INR 46.999, dengan tidak kurang dari 13 model yang berada di kisaran INR 40.000–60.000. Kisaran harga bocoran vivo S2 (INR 45.000–50.000) tepat berada di zona terpadat V Series tersebut.

Sebagai gambaran, vivo V70 Elite yang diluncurkan di India pada Februari 2026 mengusung Snapdragon 8s Gen 3 dan masuk di segmen yang berdekatan. Bila S2 memang merupakan rebrand, pembeli potensial perlu membandingkan spesifikasinya secara cermat dengan model V Series yang sudah ada sebelum memutuskan pembelian.

Tren Pasar India: Harga Naik, Volume Turun

Kenaikan harga vivo S2 bukan fenomena yang berdiri sendiri. Data IDC menunjukkan bahwa pengiriman smartphone di India pada Q1 2026 turun 4,1% secara tahunan menjadi sekitar 31 juta unit, namun rata-rata harga jual justru mencapai rekor tertinggi di angka US$302 (sekitar Rp 4.900.000).

Dua tekanan utama mendorong tren ini. Pertama, permintaan memori untuk kebutuhan AI menyebabkan pasokan DRAM dan NAND semakin ketat, yang pada akhirnya mendongkrak harga komponen smartphone secara keseluruhan. Kedua, firma riset Omdia memproyeksikan bahwa produsen smartphone asal Tiongkok — termasuk vivo — akan semakin agresif menggarap segmen INR 25.000–60.000 yang menawarkan margin lebih besar.

Dalam konteks ini, vivo sendiri masih memimpin pasar India dengan pangsa 19,6% pada Q1 2026. Langkah menghidupkan kembali S Series di harga premium bisa dibaca sebagai upaya mempertahankan posisi tersebut di tengah persaingan yang kian ketat dari Samsung, Xiaomi, dan Realme.

Relevansi bagi Konsumen Indonesia

Bocoran ini secara langsung berkaitan dengan pasar India, dan belum ada indikasi bahwa vivo S2 akan masuk ke Indonesia dalam waktu dekat. Namun, tren yang terjadi di India kerap menjadi sinyal arah strategi vivo di kawasan Asia secara lebih luas — termasuk Indonesia, di mana vivo juga merupakan salah satu merek dengan penjualan signifikan.

Bagi konsumen di Indonesia yang sedang mempertimbangkan produk vivo di kisaran harga Rp 7–8 juta, lini V Series yang sudah tersedia saat ini — seperti vivo V40 dan V50 — tetap menjadi pilihan yang lebih pasti untuk saat ini. Informasi rilis resmi vivo S2 untuk pasar Indonesia belum diumumkan.

Sumber