ZTE nubia resmi memperkenalkan RedMagic 11S Pro sebagai penyegaran lini gaming flagship-nya dengan chip yang sebelumnya dianggap eksklusif untuk Samsung Galaxy S26 Ultra. Ponsel ini membawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi "Leading edition", baterai jumbo 7.500 mAh, serta sistem pendingin aktif berupa kipas internal dan liquid cooling. Review komprehensif dari GSMArena dirilis pada 4 Juni 2026, mengonfirmasi bahwa perangkat ini siap menantang dominasi ROG Phone di kategori gaming phone.

Snapdragon 8 Elite Gen 5 Leading Edition: Chip yang Sama dengan Galaxy S26 Ultra

Perubahan paling signifikan pada RedMagic 11S Pro terletak pada otak utamanya. Jika pendahulunya, RedMagic 11 Pro, mengandalkan Qualcomm SM8850-AC, maka generasi "S" kali ini beralih ke SM8850-1-AD yang dijuluki RedMagic sebagai "Leading edition". Versi bin atas ini menaikkan clock speed pada dua core besar Oryon V3 Phoenix L serta GPU Adreno 840, sehingga puncak performanya terdongkrak.

Menariknya, varian AD ini merupakan chip yang sama dengan "Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy" yang sebelumnya menjadi eksklusivitas Samsung Galaxy S26 Ultra. Menurut laporan GSMArena, status eksklusif tersebut kini telah dilonggarkan, membuka jalan bagi produsen lain untuk mengadopsinya. Bagi gamer yang sering memainkan judul berat seperti Genshin Impact atau Honkai: Star Rail, kenaikan clock ini berpotensi memberikan margin frame rate yang lebih stabil dibanding versi standar.

Bodi Tangguh dengan Kipas Internal dan Layar 144Hz

Dari sisi desain, RedMagic 11S Pro mempertahankan DNA gaming yang khas dengan back cover transparan untuk memperlihatkan struktur kipas internal. Berikut spesifikasi utamanya:

KomponenRedMagic 11S Pro
Dimensi & Bobot163,8 × 76,5 × 8,9 mm / 230 g
MaterialGorilla Glass depan, frame aluminium aerospace-grade, panel belakang kaca
SertifikasiIPX8 (tahan 1,5 m selama 30 menit)
PendinginKipas internal aktif + liquid cooling
Touch Sampling520 Hz
Sensor sidik jariUltrasonik in-display
SpeakerStereo

Layarnya berukuran 6,85 inci AMOLED dengan 1 miliar warna, refresh rate 144 Hz, PWM dimming 2592 Hz, kecerahan puncak 1.800 nits, serta resolusi 1216 × 2688 piksel (rasio 19,89:9, kerapatan 431 ppi). Konfigurasi memori tersedia dalam dua varian: 12 GB RAM + 256 GB serta 16 GB RAM + 512 GB, dengan storage berstandar UFS 4.1 Pro. Sistem operasinya menggunakan Redmagic OS 11.5 berbasis Android 16.

Kamera 50 MP, Baterai 7.500 mAh, dan Jack Audio 3,5 mm

Sektor kamera dipertahankan pada level flagship dengan sensor utama 50 MP f/1.9 berukuran 1/1,55 inci yang dilengkapi OIS, ultrawide 50 MP f/2.0, serta sensor depth tambahan. Untuk kebutuhan vlog atau selfie, kamera depan 16 MP ditempatkan under-display (UDC) sehingga layar bebas notch maupun punch hole. Perekaman video menjangkau 8K@30fps di kamera belakang dan 1080p@60fps di kamera depan.

Baterai 7.500 mAh menjadi salah satu daya tarik terbesar, didukung pengisian cepat 80W kabel, 80W wireless, sekaligus reverse wireless charging. Kombinasi kapasitas besar dan kipas internal ini menjawab kekhawatiran throttling saat sesi gaming berdurasi panjang. Konektivitas pun lengkap: 5G, Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, NFC, port inframerah, dan yang patut diapresiasi — jack audio 3,5 mm masih dipertahankan untuk pengguna headset gaming berkabel dengan latensi rendah.

Harga Global Mulai US$799 dan Ketersediaan di Indonesia

ZTE nubia mengumumkan RedMagic 11S Pro secara global pada 27 Mei 2026, dengan penjualan resmi dimulai 10 Juni 2026 di Amerika Utara, Eropa, Inggris, Asia, Timur Tengah, hingga Amerika Latin. Berikut banderol resminya:

KonfigurasiHarga GlobalEstimasi Rupiah
12 GB + 256 GBUS$799sekitar Rp 12.980.000
16 GB + 512 GBUS$899sekitar Rp 14.610.000
12 GB + 256 GB (Amerika Utara)mulai US$849sekitar Rp 13.800.000

Tersedia tiga pilihan warna: Cryo (panel belakang solid), Nightfreeze (hitam), dan Subzero (silver metalik). Sebagai gambaran, paket penjualan versi Eropa sudah menyertakan charger 80W di dalam kotak — sebuah nilai tambah yang kini jarang ditemukan pada flagship modern.

Sayangnya, hingga artikel ini ditulis, ZTE nubia belum mengumumkan jadwal rilis resmi RedMagic 11S Pro untuk pasar Indonesia. Pembeli dalam negeri umumnya harus menempuh jalur impor melalui distributor pihak ketiga, yang berarti harga akhirnya bisa melonjak akibat pajak dan margin reseller. Total kepemilikan di Indonesia kemungkinan menembus Rp 15–17 juta untuk varian dasar — setara dengan UMP Jakarta sekitar 2,5–3 bulan.

Lanskap Gaming Phone 2026: RedMagic Naik Takhta

Pasar gaming smartphone tengah mengalami pergeseran signifikan di 2026. ASUS dilaporkan tidak akan merilis model smartphone baru tahun ini, sehingga ROG Phone 9 Pro tetap menjadi andalan tanpa penerus. Sementara itu, Black Shark resmi menghentikan produksi smartphone dan beralih fokus ke aksesori gaming seperti kipas magnetik, headset low-latency, serta tablet performa tinggi.

  • ASUS: tidak ada smartphone baru di 2026, ROG Phone 9 Pro lanjut
  • Black Shark: stop produksi smartphone, pivot ke aksesori dan tablet
  • RedMagic 11 Pro: berhasil menggeser ROG Phone 9 Pro sebagai "best gaming phone" versi sejumlah media internasional

Kondisi ini menempatkan RedMagic dalam posisi strategis. Bagi gamer di Indonesia yang serius mengejar performa puncak, RedMagic 11S Pro praktis menjadi salah satu opsi paling agresif di kelasnya — meskipun ketiadaan garansi resmi tetap menjadi pertimbangan utama sebelum membelinya lewat jalur impor.

Sumber