Pasar power bank magnetik kini memasuki era baru dengan kehadiran INIU SnapGo Air, sebuah perangkat berkapasitas 10.000 mAh yang mendukung pengisian nirkabel berstandar Qi2.2 hingga 25W. Dengan banderol US$49,99 (sekitar Rp 812.000), perangkat ini mencoba menghadirkan teknologi pengisian nirkabel kelas atas dengan harga yang relatif terjangkau, menurut ulasan Edgar Cervantes di Android Authority.

Sertifikasi Qi2.2 Jadi Pembeda Utama di Kelas Power Bank Magnetik

Daya tarik utama INIU SnapGo Air terletak pada sertifikasi Qi2.2 yang masih sangat jarang ditemukan pada power bank di pasaran. Kecepatan pengisian nirkabelnya mencapai 25W, jauh di atas standar 15W yang lazim ditemukan pada generasi sebelumnya, apalagi power bank wireless umum yang masih berkisar 5–10W.

Edgar Cervantes, yang telah menguji banyak power bank magnetik, menyebut SnapGo Air sebagai produk pertama yang membuatnya merasa "telah memasuki era pengisian nirkabel mobile modern". Perlu dicatat, komentar ini bersifat subjektif sebagai bagian dari ulasan.

Bagi pengguna perangkat non-Qi2.2, perangkat ini tetap dapat memberikan pengisian nirkabel hingga 15W melalui standar Qi2. Daya rekat magnetnya juga disebut cukup kuat sehingga ponsel tidak mudah lepas dalam pemakaian normal.

Bodi Tipis 13 mm dengan Spesifikasi Lengkap

Meski berkapasitas 10.000 mAh, INIU SnapGo Air dirancang tipis dengan ketebalan hanya sekitar 13 mm (0,5 inci) dan bobot sekitar 196 gram. Berikut ringkasan spesifikasinya:

ItemSpesifikasi
BobotSekitar 196 gram
Dimensi4,1 x 2,8 x 0,5 inci
Kapasitas Baterai10.000 mAh
Output NirkabelMaksimal 25W (Qi2.2) / 15W (Qi2)
Output KabelMaksimal 45W (2x USB-C)
InputMaksimal 27W
HargaUS$49,99 (sekitar Rp 812.000)

INIU menyediakan enam pilihan warna: Space Gray, Lunar Silver, Metallic Mocha, Soft Lilac, Sunset Orange, dan Midnight Navy.

Dari sisi daya tahan, Edgar Cervantes melaporkan perangkat ini sempat jatuh dari lantai dua sebuah kafe (sekitar 3 meter) namun tetap berfungsi normal dengan hanya meninggalkan bekas benturan kecil. Untuk manajemen panas, INIU membenamkan fitur Temp Guard 3.0 yang memantau suhu 9.000 kali per detik dan menjaganya di bawah 40°C.

Uji Coba: iPhone 17 Pro Max Terisi Penuh dalam 5 Jam 17 Menit

Dalam pengujian, Edgar Cervantes menggunakan iPhone 17 Pro Max yang baterainya tersisa 5%. Perangkat dipasangkan dengan SnapGo Air pada pukul 22.42 dan mencapai 100% pada pukul 03.59, atau membutuhkan waktu sekitar 5 jam 17 menit. Sisa daya pada SnapGo Air setelah pengisian adalah 14%.

Durasi tersebut memang terkesan lama untuk perangkat berlabel 25W. Namun, hal ini disebabkan oleh penyesuaian kecepatan otomatis untuk menekan panas saat pengisian nirkabel. Untuk skenario pengisian semalaman, Edgar Cervantes menilai durasi ini tidak menjadi masalah.

Sebagai perbandingan, koneksi USB-C kabel mampu menuntaskan pengisian penuh dalam waktu kurang dari dua jam, dengan sisa daya power bank di angka 26%. Artinya, pengisian via kabel lebih efisien karena minim disipasi panas.

Perangkat ini dilengkapi dua port USB-C, sehingga memungkinkan pengisian tiga perangkat sekaligus (1 nirkabel + 2 kabel). Tentu daya akan terbagi rata. Yang menarik, tali (strap) bawaan power bank ini ternyata berfungsi ganda sebagai kabel USB-C yang dinamai GoCord, sehingga pengguna tidak perlu lagi membawa kabel terpisah.

Daftar Ponsel yang Mendukung Qi2.2 25W per 2026

Sampai saat ini, jumlah ponsel yang dapat memanfaatkan 25W penuh dari Qi2.2 masih sangat terbatas.

iPhone

Seluruh seri iPhone 13 hingga iPhone 17 mendukung Qi2, namun hanya seri iPhone 16 (dengan iOS 26 atau lebih baru) dan seluruh varian iPhone 17 yang mampu menerima pengisian 25W Qi2.2.

Android

Seri Pixel 10 secara native mendukung Qi2, tetapi hanya Pixel 10 Pro XL yang mampu menerima 25W Qi2.2 penuh. Samsung Galaxy S25, S25+, dan S25 Ultra masih mentok di 15W standar Qi2. HMD Skyline dan Clicks Communicator juga tercatat mendukung Qi2, sementara flagship dari Xiaomi, OnePlus, hingga Motorola dilaporkan sudah mengadopsi standar ini pada lini 2026.

Bagi konsumen di Indonesia, ini berarti pengguna iPhone 16 dan iPhone 17 series — yang banyak dijual resmi melalui iBox dan Digimap — adalah kelompok yang paling diuntungkan jika berinvestasi pada power bank Qi2.2 seperti SnapGo Air.

Belkin Hadirkan Pesaing Berat di CES 2026

Pada gelaran CES 2026 (4 Januari 2026), Belkin memperkenalkan UltraCharge Pro Power Bank 10K with Magnetic Ring sebagai jawaban langsung untuk segmen ini. Produk tersebut menandai langkah serius Belkin di kategori Qi2.2 25W.

Beberapa keunggulan UltraCharge Pro Power Bank 10K:

  • Kapasitas 10.000 mAh dengan output nirkabel Qi2.2 hingga 25W
  • Output kabel USB-C hingga 30W, bisa digunakan bersamaan dengan nirkabel
  • Cincin magnet sekunder untuk pengisian saat aksesori masih terpasang

Sementara itu, MagGo Power Bank (10K Slim) milik Anker masih bertahan di kapasitas 10.000 mAh dengan sertifikasi Qi2 15W. Anker sendiri tercatat sebagai merek pengisian daya mobile nomor satu di dunia berdasarkan unit penjualan selama lima tahun berturut-turut, sehingga langkah Anker masuk ke segmen 25W menjadi pemantik kompetisi berikutnya yang dinantikan pasar.

Verdict: Investasi Cerdas untuk Pengguna iPhone 17 di Indonesia

Untuk pengguna yang sudah memiliki ponsel dengan dukungan Qi2.2, INIU SnapGo Air merupakan pilihan menarik dengan harga US$49,99 (sekitar Rp 812.000). Bagi pengguna ponsel pra-Qi2, kapasitas 10.000 mAh, output kabel 45W, dan kabel GoCord terintegrasi sudah cukup menjustifikasi harganya.

Tiga catatan kekurangan yang perlu dipertimbangkan:

  • Jumlah ponsel yang mendukung Qi2.2 masih terbatas
  • Pengisian nirkabel hingga penuh memerlukan waktu yang relatif lama
  • Bodi terasa hangat saat pengisian nirkabel berlangsung

Bagi konsumen di Indonesia, INIU saat ini belum memiliki distribusi resmi yang seluas Anker atau Baseus. Pembelian biasanya dilakukan melalui marketplace seperti Tokopedia atau Shopee dengan jalur impor. Sebagai gambaran, harga sekitar Rp 812.000 setara dengan harga power bank kelas menengah dari merek mapan, sehingga keputusan membeli sebaiknya mempertimbangkan kompatibilitas Qi2.2 ponsel Anda saat ini maupun rencana upgrade berikutnya.

Q&A

T. Apakah ponsel saya yang tidak mendukung Qi2.2 tetap bisa menggunakan perangkat ini? Bisa. Ponsel dengan dukungan Qi2 tetap dapat menerima pengisian nirkabel hingga 15W, sedangkan ponsel lain dapat menggunakan koneksi kabel USB-C hingga 45W. Fitur magnet hanya berfungsi pada perangkat berstandar Qi2/Qi2.2.

T. Mengapa pengisian 25W tetap memerlukan lebih dari 5 jam? Pengisian nirkabel selalu menghasilkan panas, sehingga kecepatan diatur otomatis untuk menjaga suhu tetap rendah. Temp Guard 3.0 memantau suhu 9.000 kali per detik agar tidak melebihi 40°C. Untuk pengisian cepat, disarankan menggunakan kabel.

T. Bagaimana cara kerja strap yang merangkap kabel? Tali bawaan power bank ini sekaligus berfungsi sebagai kabel USB-C bernama GoCord. Tali ini dapat digunakan untuk mengisi perangkat dengan output kabel maksimal 45W maupun mengisi ulang SnapGo Air dengan input maksimal 27W.

Sumber