Samsung merilis pembaruan besar untuk aplikasi menggambar PENUP di perangkat Galaxy, menghadirkan lebih dari 50 jenis kuas baru, fitur Dual Brush, serta kemampuan berbagi draf antar perangkat melalui sinkronisasi akun Samsung. Pembaruan ini tersedia melalui Galaxy Store dengan nomor versi 3.9.22.23 dan ditujukan untuk seluruh pengguna Galaxy secara global — termasuk di Indonesia.
Apa Saja yang Baru di PENUP Versi 3.9.22.23?
Pembaruan kali ini membawa enam perubahan utama yang secara langsung memperluas kemampuan menggambar di ekosistem Galaxy:
- 50+ kuas baru: Dapat diunduh melalui menu "Download more brushes" di dalam aplikasi
- Dual Brush: Menggabungkan dua jenis sapuan kuas sekaligus dalam satu goresan, memungkinkan tekstur yang lebih kompleks tanpa perlu berpindah layer
- Pengaturan kuas individual yang diperbarui: Cukup ketuk dua kali pada kuas yang dipilih untuk membuka pengaturan detail, lengkap dengan pratinjau perubahan secara langsung
- Export Draft / Import Draft: Menyimpan karya yang belum selesai dalam format
.penup, lalu membukanya kembali di perangkat Samsung lain dengan layer dan pengaturan tetap terjaga - Mode "Auto Select" pada Lasso Tool: Memilih objek secara otomatis tanpa perlu menggambar seleksi manual
- Rotasi layar otomatis ke mode lanskap: Aktif jika rotasi otomatis pada perangkat sudah diaktifkan
- Sinkronisasi antar perangkat via akun Samsung: File dapat diakses dari beberapa perangkat Galaxy sekaligus
Fitur Dual Brush menjadi salah satu tambahan yang paling menonjol. Dengan menggabungkan dua karakter kuas dalam satu sapuan, pengguna dapat menciptakan efek tekstur berlapis tanpa harus berganti layer — sebuah efisiensi nyata bagi yang terbiasa menggambar digital secara serius.
Menggambar di Tablet, Melanjutkan di Ponsel — Kini Lebih Mudah
Salah satu daya tarik terbesar pembaruan ini adalah kemampuan Export dan Import Draft. Pengguna yang memiliki Galaxy Tab untuk menggambar di rumah kini dapat menyimpan draf dalam format .penup, lalu melanjutkan pekerjaan tersebut di Galaxy smartphone saat bepergian — dengan seluruh informasi layer dan pengaturan tetap utuh.
Fitur ini diperkuat oleh sinkronisasi berbasis akun Samsung, sehingga perpindahan antar perangkat dapat berlangsung lebih mulus. Perlu dicatat bahwa format .penup dirancang khusus untuk ekosistem Samsung; kompatibilitas dengan aplikasi pihak ketiga belum diumumkan secara resmi.
Bagi pengguna di Indonesia yang memiliki kombinasi perangkat seperti Galaxy Tab S10 FE dan Galaxy S25, pembaruan ini membuka alur kerja kreatif yang sebelumnya tidak tersedia secara native di PENUP.
Tentang S Pen di Galaxy S26 Ultra: Lebih Tipis, Tetap Presisi
Sebagai konteks tambahan yang relevan bagi pengguna PENUP kelas atas, Samsung juga melakukan perubahan desain pada S Pen di Galaxy S26 Ultra. Berdasarkan laporan SamMobile, dimensi S Pen mengecil dari 5,8×4,35 mm menjadi 5,0×4,15 mm — menyesuaikan bodi Galaxy S26 Ultra yang menjadi yang tertipis dalam sejarah seri Ultra, yakni 7,9 mm.
Spesifikasi teknis S Pen tetap dipertahankan:
| Spesifikasi | Detail |
|---|---|
| Tingkat tekanan | 4.096 level |
| Koneksi Bluetooth | Tidak tersedia (sama seperti generasi sebelumnya) |
| Kompatibilitas | Khusus Galaxy S26 Ultra (tidak kompatibel dengan S26 / S26+) |
Perubahan dimensi ini berpotensi memengaruhi kenyamanan genggaman, terutama bagi pengguna yang terbiasa menggambar dalam waktu lama menggunakan PENUP. Sebelum mengeksplorasi 50+ kuas baru, ada baiknya pengguna Galaxy S26 Ultra menyesuaikan diri terlebih dahulu dengan ukuran S Pen yang baru.
Cara Mendapatkan Pembaruan PENUP
Pembaruan PENUP versi 3.9.22.23 tidak terikat pada versi One UI tertentu, sehingga dapat dinikmati oleh pengguna Galaxy secara luas tanpa harus mengikuti program beta. Langkah untuk memperbaruinya:
- Buka Galaxy Store
- Masuk ke Menu → Pembaruan
- Cari PENUP dan pilih Perbarui
Sebagai catatan, Samsung saat ini juga tengah mendistribusikan One UI 8.5 (berbasis Android 16 QPR2) dan menjalankan program beta One UI 9.0 (Android 17) secara bersamaan. Pembaruan PENUP ini berjalan independen dari siklus OS tersebut, artinya pengguna yang tidak mengikuti program beta pun tetap dapat menikmati fitur-fitur baru ini lebih awal.
Bagi pengguna Galaxy di Indonesia — baik yang menggunakan perangkat resmi dari Erafone, iBox, maupun Samsung Experience Store — pembaruan ini dapat langsung diakses tanpa syarat tambahan, selama aplikasi PENUP sudah terpasang di perangkat.
