Microsoft tengah menggenjot pembaruan besar pada ekosistem Xbox dan Windows 11, namun di sisi lain, lini Surface justru dinilai berjalan di tempat. Analis dari Windows Central, Sean Endicott, secara tegas menyarankan agar konsumen menahan diri untuk membeli Surface Laptop saat ini — dan mengarahkan perhatian ke laptop Snapdragon X2 Elite dari merek lain.
Xbox dan Windows 11 Mendapat Perhatian Serius dari Microsoft
Dalam beberapa bulan terakhir, Microsoft menunjukkan serangkaian langkah konkret untuk memperbaiki reputasi Xbox. Penurunan harga Game Pass, pembatalan kampanye "This is an Xbox" yang banyak dikritik, pembatalan rencana rebranding ke "Microsoft Gaming", hingga lampu hijau untuk Project Helix menjadi sinyal bahwa perusahaan mulai mendengarkan pengguna setianya. Sebagai tambahan, penulisan merek dalam huruf kapital penuh "XBOX" dilaporkan telah mendapat semacam pengakuan resmi setelah pemungutan suara di media sosial.
Di sisi Windows 11, inisiatif yang dikenal sebagai Windows K2 menjadi tulang punggung pembaruan menyeluruh. Beberapa perbaikan yang sedang atau akan segera diimplementasikan antara lain:
- Kerja sama lebih erat dengan produsen perangkat keras untuk melindungi inti Windows dari driver bermasalah
- Pengurangan overhead pada WinUI demi respons antarmuka yang lebih cepat
- Fitur rollback driver bermasalah melalui Windows Update
- Low Latency Profile yang disebut sudah memasuki tahap pengujian akhir dan diperkirakan mulai diluncurkan dalam beberapa minggu ke depan
- Penyediaan agen AI dan templat untuk mempercepat pengembangan aplikasi native
- Dukungan efek haptik native Windows 11 pada Logitech MX Master 4
Endicott mengakui bahwa perubahan-perubahan ini sebagian besar lahir dari tekanan kritik bertahun-tahun. Kendati demikian, ia menilai arah yang ditempuh Microsoft saat ini patut diapresiasi.
Surface Dinilai Tertinggal: "Menjual Perangkat Lama Tanpa Pembaruan Berarti"
Di tengah momentum positif Xbox dan Windows 11, Surface justru menjadi titik lemah yang mencolok. Menurut Endicott — yang mengaku sebagai penggemar Surface — lini tersebut saat ini hanya "menjual perangkat keras berusia beberapa tahun di toko tanpa tanda-tanda pembaruan mendasar."
Ia bahkan mengungkapkan rasa iri terhadap perkembangan Xbox dan Windows 11, sembari menegaskan bahwa Surface seharusnya berperan sebagai etalase terbaik ekosistem Windows — perangkat yang memperlihatkan bagaimana software Microsoft tampil optimal di hardware yang dirancang dengan baik.
Pertanyaan yang ia lontarkan cukup tajam:
"Jika Windows 11 benar-benar telah diperbarui, perangkat mana yang akan Anda rekomendasikan untuk menampilkannya? Saya rasa bukan Surface."
Lenovo Yoga Slim 7x (Gen 11): Alternatif yang Disebut Lebih Layak Dibeli Sekarang
Sebagai pengganti yang konkret, Endicott menyebut Lenovo Yoga Slim 7x (Gen 11) bertenaga Snapdragon X2 Elite sebagai pilihan yang lebih masuk akal dibanding Surface Laptop saat ini. Rekan sesama editor Windows Central, Cale Hunt, bahkan mengaku enggan mengembalikan unit review setelah menyelesaikan pengujiannya.
| Aspek | Penilaian Yoga Slim 7x (Gen 11) |
|---|---|
| Desain | Tipis dan ringan, rangka kokoh tanpa bunyi berderit |
| Performa | Memadai untuk hampir semua beban kerja, baik terhubung listrik maupun baterai |
| Daya tahan baterai | Diklaim mampu bertahan seharian penuh |
| Chipset | Snapdragon X2 Elite |
| Kesimpulan reviewer | "Tidak ingin mengembalikannya" |
Endicott menegaskan: "Jika Anda ingin membeli laptop Windows sekarang, lewati Surface Laptop dan pilih Yoga Slim 7x — baik dari sisi perangkat, nilai uang, maupun sebagai contoh seperti apa seharusnya hardware Windows di 2026."
Perlu dicatat, perbandingan harga spesifik antara kedua produk tidak disebutkan dalam sumber asli.
Bocoran Surface Pro 12 dan Laptop 8: Pembaruan yang Mengecewakan?
Bagi yang tetap ingin menunggu Surface generasi berikutnya, sejumlah bocoran mulai membentuk gambaran yang kurang menggembirakan. Menurut berbagai laporan, pembaruan Surface 2026 akan hadir dalam dua gelombang:
- Gelombang pertama (musim semi 2026): Menggunakan Intel Core Ultra 3/5/7 (Panther Lake)
- Gelombang kedua (musim panas 2026): Menggunakan Qualcomm Snapdragon X2 Plus dan X2 Elite
Namun ada beberapa catatan penting dari bocoran tersebut:
- Snapdragon X2 Elite Extreme tidak akan hadir di Surface, begitu pula Intel Core Ultra 9 — artinya chip tertinggi absen dari lineup
- Surface Laptop kemungkinan beralih dari LCD ke layar OLED
- Trackpad dikabarkan mendapat sistem haptik baru dengan umpan balik yang lebih kuat
Yang lebih mengkhawatirkan adalah tren harga. Surface Pro 11 dan Surface Laptop 7 mengalami kenaikan harga hingga $500 dibanding harga awal peluncurannya — Surface Pro 12 inci naik dari $799 menjadi $1.049 (sekitar Rp 17.000.000), sementara Surface Laptop 13 inci naik dari $899 menjadi $1.199 (sekitar Rp 19.500.000). Ada kekhawatiran bahwa generasi berikutnya akan semakin mahal.
Snapdragon X2 Elite: Kompetitor Sudah Bergerak Lebih Cepat
Sementara Surface masih dalam ketidakpastian, sejumlah produsen lain sudah meluncurkan laptop Copilot+ PC berbasis Snapdragon X2 Elite. Pada CES 2026, tiga merek — Asus, HP, dan Lenovo — mengumumkan produk dengan chip tersebut. Angka ini memang jauh lebih kecil dibanding peluncuran perdana Snapdragon X Elite yang dihadiri 18 model sekaligus, namun ekosistemnya terus berkembang.
Dari sisi performa, Snapdragon X2 Elite menghadirkan Hexagon NPU dengan kemampuan 80 TOPS — naik signifikan dari 45 TOPS pada generasi pertama, dan jauh melampaui ambang batas 40 TOPS yang ditetapkan Microsoft untuk sertifikasi Copilot+ PC. HP bahkan mengamankan SKU eksklusif untuk OmniBook Ultra dengan NPU 85 TOPS.
Sebagai referensi harga dua model yang sudah tersedia:
| Model | Chipset | RAM/SSD | Harga |
|---|---|---|---|
| ASUS Zenbook A16 | Snapdragon X2 Elite Extreme | 48 GB / — | mulai $1.699,99 (sekitar Rp 27.600.000) |
| HP OmniBook Ultra 14 | Snapdragon X2 Elite | 32 GB / 1 TB | $2.049,99 (sekitar Rp 33.300.000) |
Bagi konsumen di Indonesia, kedua model ini belum tentu tersedia secara resmi di pasar lokal dalam waktu dekat. Namun kehadiran Lenovo Yoga Slim 7x (Gen 11) di pasar global membuka peluang untuk diperoleh melalui jalur resmi Lenovo Indonesia atau distributor resmi. Informasi rilis resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan untuk sebagian besar model di atas.
Kesimpulannya: jika Anda sedang mempertimbangkan pembelian laptop Windows berperforma tinggi, menunggu Surface generasi baru tampaknya bukan pilihan terbaik saat ini — setidaknya berdasarkan sinyal yang ada. Laptop berbasis Snapdragon X2 Elite dari merek lain sudah menawarkan pengalaman Windows modern yang kompetitif, bahkan sebelum Surface sempat memperbarui dirinya.
Sumber
- Windows Central — Microsoft is rebuilding XBOX and Windows 11 while Surface collects dust
- Thurrott.com — Report: Microsoft's 2026 Surface Refresh to Start This Spring With New Intel Models
- TechRadar — 'What a boring release': next-gen Surface Laptop and Surface Pro rumors are disappointing Microsoft fans
