Bagi pengguna iPhone yang tiba-tiba mendapati ikon Spotify di layar utama berubah menjadi bola disko berkilau, tidak perlu panik. Spotify telah mengonfirmasi secara resmi bahwa perubahan tersebut hanya bersifat sementara dalam rangka perayaan ulang tahun ke-20 perusahaan, dan ikon hijau yang biasa akan kembali dalam waktu dekat.
Kenapa Ikon Spotify Tiba-tiba Berubah?
Spotify mengganti ikon aplikasinya dari logo hijau datar yang sudah dikenal menjadi tampilan bola disko tiga dimensi yang berkilauan. Perubahan ini merupakan bagian dari kampanye perayaan ulang tahun ke-20 Spotify, sebuah gestur kreatif untuk menandai dua dekade layanan streaming musik tersebut.
Perlu dicatat, banyak pengguna yang tidak menyadari bahwa perubahan ini bersifat sementara. Akibatnya, berbagai unggahan bernada bingung dan khawatir bermunculan di media sosial. Spotify pun harus merespons satu per satu pertanyaan dari pengguna untuk menjelaskan situasi tersebut.
Konfirmasi Resmi: Ikon Normal Kembali Minggu Depan
Melalui akun X resminya, Spotify menyampaikan pernyataan yang cukup lugas:
"Alright, we know glitter is not for everyone. Our temp glow up ends soon. Your regularly scheduled Spotify icon returns next week."
Artinya, Spotify mengakui bahwa tampilan berkilau ini memang tidak cocok untuk semua orang, menegaskan bahwa ini hanya perubahan sementara, dan menjanjikan ikon Spotify yang biasa akan kembali pada minggu depan. Pengguna tidak perlu melakukan tindakan apa pun — tidak perlu menghapus aplikasi, mengatur ulang ikon secara manual, maupun mencari alternatif lain.
Kampanye "Party of the Year(s)": Lebih dari Sekadar Ikon
Bola disko tersebut bukan satu-satunya elemen perayaan. Sejak 12 Mei lalu, Spotify meluncurkan fitur bernama "Spotify 20: Your Party of the Year(s)" yang tersedia bagi pengguna Premium maupun gratis di 144 pasar dan 16 bahasa — termasuk kawasan Asia Tenggara.
Fitur ini dapat diakses melalui aplikasi mobile dengan mengetik "Spotify 20" atau "Party of the Year(s)" di kolom pencarian, atau melalui tautan web khusus. Versi aplikasi minimum yang dibutuhkan adalah 9.1.46.
Melalui fitur ini, pengguna dapat melihat kembali perjalanan mendengarkan musik mereka, antara lain:
- Tanggal pertama kali mendaftar Spotify
- Total jumlah lagu yang pernah diputar
- Lagu pertama yang pernah didengarkan
- Artis yang paling banyak diputar sepanjang masa
- Playlist "All-Time Top Songs" berisi 120 lagu dengan total putar terbanyak
Sebagai gambaran skala global, Spotify juga untuk pertama kalinya mengungkap data historis platform: artis paling banyak diputar sepanjang masa adalah Taylor Swift, lagu terpopuler adalah "Blinding Lights" milik The Weeknd, dan podcast terpopuler adalah Joe Rogan Experience.
Soal Ikon Aplikasi dan Estetika Layar Utama
Perubahan ikon oleh Spotify ini menyentuh aspek yang cukup personal bagi banyak pengguna iPhone — tampilan layar utama. Bagi sebagian orang, susunan ikon di homescreen adalah cerminan selera dan identitas visual mereka, sehingga perubahan mendadak dari aplikasi besar seperti Spotify terasa mengganggu.
Sebagai perbandingan, Instagram pernah melakukan hal serupa pada 2020 dengan menawarkan beberapa pilihan ikon alternatif sebagai bagian dari kampanye perayaan — namun bersifat opsional, bukan penggantian paksa.
Menariknya, diskusi ini menjadi semakin relevan mengingat iOS 26 yang akan datang membawa perombakan visual besar bernama Liquid Glass — desain ulang pertama ikon sistem Apple sejak iOS 7. Dalam ekosistem baru tersebut, ikon aplikasi akan memiliki lapisan kaca dinamis yang merespons gerakan perangkat. Dalam konteks visual yang semakin seragam dan terintegrasi itu, ikon bola disko tiga dimensi memang terasa lebih "mencolok" dari biasanya.
Bagi pengguna Spotify di Indonesia, tidak ada langkah khusus yang perlu dilakukan. Cukup tunggu pembaruan otomatis, dan ikon hijau Spotify akan kembali seperti semula. Sementara itu, fitur "Party of the Year(s)" layak dicoba untuk menengok kembali perjalanan musik Anda selama bertahun-tahun menggunakan platform ini.
