Helium Mobile, operator seluler berbasis MVNO asal Amerika Serikat, dilaporkan akan mengakhiri paket unggulannya yang selama ini digratiskan — Zero Plan — bagi seluruh pelanggan yang masih aktif, terhitung mulai 11 Juni 2026. Pengguna yang tidak mengambil tindakan apa pun akan secara otomatis dipindahkan ke Air Plan dengan biaya $15 per bulan (sekitar Rp 243.750). Waktu yang tersisa untuk merespons kini kurang dari tiga minggu.

Zero Plan Resmi Berakhir: Apa yang Terjadi Jika Diam Saja?

Berdasarkan laporan Android Authority yang mengutip The Mobile Report, Helium Mobile telah mengirimkan notifikasi melalui email kepada para pemegang Zero Plan, menyatakan bahwa paket tersebut akan dihentikan pada 11 Juni 2026. Dalam penjelasannya, perusahaan menyebut bahwa paket gratis "tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang" (not sustainable long term).

Bagi pengguna yang tidak melakukan apa pun sebelum tanggal tersebut, transisi otomatis ke Air Plan akan berlaku, dengan tagihan bulanan sebesar $15 (sekitar Rp 243.750). Pengguna yang tidak ingin melanjutkan layanan berbayar disarankan segera melakukan pembatalan atau pergantian paket sebelum batas waktu.

Sebagai gambaran, Zero Plan menawarkan layanan dengan ketentuan berikut tanpa biaya bulanan:

  • Data seluler: 3 GB
  • SMS: 300 pesan
  • Panggilan suara: 100 menit

Paket semacam ini tergolong langka di pasar operator Amerika Serikat, dan keberlangsungannya memang sejak awal dipertanyakan oleh banyak analis industri.

Janji "Tidak Akan Terdampak" yang Kini Terbukti Sebaliknya

Perlu dicatat bahwa pada April 2026, Helium Mobile telah menghentikan pendaftaran baru untuk Zero Plan. Saat itu, perusahaan menyatakan kepada Android Authority bahwa pelanggan Zero Plan yang sudah ada "tidak akan terdampak" (not impacted). Namun, notifikasi email terbaru secara tegas membantah pernyataan tersebut.

Android Authority menyimpulkan bahwa berdasarkan isi email terkini, pelanggan lama pun jelas terdampak — bertentangan dengan komunikasi resmi sebelumnya. Inkonsistensi ini memicu gelombang ketidakpuasan di kalangan pengguna.

Laporan The Mobile Report juga menyebutkan bahwa di komunitas Reddit resmi r/HeliumMobile, beredar tangkapan layar yang menunjukkan seorang pengguna yang menyebut kemungkinan gugatan hukum kelompok (class-action lawsuit) dilaporkan diblokir dari komunitas tersebut. Helium Mobile disebut tengah berupaya meredam situasi ini.

Riwayat Perubahan Kebijakan yang Terus Memperketat Syarat

Ini bukan pertama kalinya Helium Mobile mengubah ketentuan secara sepihak. Sebelumnya, pada awal 2026, perusahaan mewajibkan pendaftaran kartu kredit bagi pengguna Zero Plan dengan alasan pemungutan pajak dan biaya administrasi. Selain itu, paket $5 per bulan (sekitar Rp 81.250) dan paket $20 per bulan (sekitar Rp 325.000) — yang semula dijanjikan dapat dipertahankan selama berlangganan — juga telah dihentikan, meski detail waktu pastinya tidak diumumkan secara resmi.

Rangkaian perubahan ini mencerminkan tekanan finansial yang dihadapi model bisnis berbasis layanan gratis, terutama ketika biaya infrastruktur jaringan terus berjalan.

Paket Pengganti: Air Plan dan Infinity Plan

Setelah Zero Plan berakhir, Helium Mobile menyederhanakan penawarannya menjadi dua paket berbayar:

PaketBiaya BulananData Kecepatan TinggiTelepon/SMS
Air$15 (≈ Rp 243.750)10 GB (5 GB untuk hotspot)Tidak terbatas
Infinity$30 (≈ Rp 487.500)36 GB (setelahnya kecepatan rendah, tidak terbatas)Tidak terbatas

Kedua paket ini sudah mencakup fitur "Scam Defense" tanpa biaya tambahan, yakni kemampuan mendeteksi dan memblokir panggilan mencurigakan langsung dari aplikasi. Untuk roaming ke Kanada, Meksiko, dan internasional, tersedia add-on seharga $15 per GB yang sudah termasuk 60 menit panggilan dan 100 SMS. Jaringan yang digunakan merupakan kombinasi antara infrastruktur T-Mobile dan jaringan hotspot 5G milik Helium sendiri.

Latar Belakang: Model DePIN dan Ekonomi Token $MOBILE

Helium Mobile beroperasi sebagai MVNO yang mengandalkan model Decentralized Physical Infrastructure Network (DePIN). Perusahaan ini menandatangani kontrak lima tahun dengan T-Mobile pada September 2022, sementara jaringan Helium Network berpindah ke blockchain Solana pada April 2023. Saat ini, jaringan tersebut didukung oleh sekitar 376.000 hotspot aktif di seluruh dunia.

Dari sisi ekonomi token, per Mei 2026, jaringan MOBILE menyumbang sekitar 40% dari total pasokan HNT yang beredar — naik dari sekitar 25% pada 2024. Perusahaan induknya, Nova Labs, telah mengumpulkan pendanaan senilai $200 juta dari investor ventura pada 2022. Penghapusan paket gratis dan pengalihan biaya kepada pengguna dinilai sebagai langkah menuju struktur biaya yang lebih berkelanjutan, mengingat insentif token saja tidak cukup untuk menutup biaya operasional jaringan telekomunikasi.

Relevansi bagi Konsumen di Indonesia

Helium Mobile tidak beroperasi di Indonesia, sehingga dampak langsung terhadap konsumen lokal memang tidak ada. Namun, kisah ini menjadi pelajaran penting: model layanan telekomunikasi berbasis "gratis selamanya" — baik dari operator konvensional maupun yang berbasis teknologi blockchain — memiliki batas keberlanjutan yang nyata. Bagi pengguna di Indonesia yang tertarik dengan layanan MVNO atau operator baru dengan penawaran agresif, penting untuk mempertimbangkan rekam jejak dan model bisnis jangka panjang sebelum bergantung pada paket berbiaya rendah atau nol rupiah.

Bagi pengguna Helium Mobile yang masih aktif menggunakan Zero Plan, tindakan harus diambil sebelum 11 Juni 2026 untuk menghindari tagihan otomatis sebesar $15 per bulan.

Sumber