Google telah mengumumkan bahwa perbaikan untuk gangguan fitur cast pada perangkat Chromecast telah selesai didistribusikan. Bagi sebagian besar pengguna, perangkat kini sudah kembali berfungsi normal tanpa perlu melakukan tindakan apa pun.

Apa yang Terjadi pada Chromecast?

Pada awal pekan ini, sejumlah pengguna Chromecast melaporkan bahwa mereka tidak dapat melakukan cast dari aplikasi ke perangkat mereka. Mengingat Chromecast merupakan salah satu perangkat streaming terjangkau yang paling banyak digunakan secara global, laporan ini langsung menarik perhatian luas.

Berdasarkan laporan Android Authority, Google mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang menyelidiki masalah tersebut. Pernyataan resmi Google menyebutkan: "Kami sedang menyelidiki masalah yang memengaruhi fitur cast ke perangkat Chromecast pada sejumlah layanan", dan kemudian diikuti dengan pengumuman bahwa "masalah tersebut telah diselesaikan."

Perlu dicatat, Google tidak mengungkapkan secara rinci mekanisme atau penyebab teknis di balik gangguan ini. Spekulasi yang sempat beredar — mulai dari kemungkinan Google memangkas dukungan Chromecast hingga perubahan kebijakan dari pihak layanan streaming — tidak mendapat konfirmasi resmi dari Google.

Apakah Semua Perangkat Chromecast Terdampak?

Google tidak merinci model mana saja yang mengalami gangguan maupun seberapa luas cakupan masalahnya. Dari pernyataan resmi, frasa "sejumlah layanan" mengindikasikan bahwa gangguan ini tidak terjadi secara merata di seluruh model Chromecast maupun semua aplikasi streaming. Kemungkinan besar, dampaknya bervariasi tergantung pada generasi perangkat dan aplikasi yang digunakan.

Bagi pengguna yang masih mengalami masalah cast setelah perbaikan ini, Google mengimbau agar melaporkan kondisi tersebut melalui kanal resmi. Langkah awal yang dapat dicoba sebelum melapor antara lain: me-restart perangkat Chromecast, me-restart aplikasi yang digunakan untuk cast, serta me-restart router atau modem.

Kontroversi Terpisah: Dukungan Keamanan yang Sempat Dikira Berakhir

Bersamaan dengan insiden gangguan cast ini, sempat muncul kehebohan lain yang tidak kalah membingungkan. Pada 22 Mei 2026, sejumlah pengguna di Reddit melaporkan bahwa halaman dukungan Google menunjukkan beberapa model Chromecast telah dikeluarkan dari daftar penerima pembaruan keamanan penting.

AspekDetail
PemicuPerubahan halaman dukungan Google yang disorot pengguna Reddit
Penjelasan GooglePerubahan tersebut merupakan kesalahan penulisan, bukan kebijakan resmi
Status saat iniHalaman telah dikoreksi; laporan pemulihan dari pengguna perangkat lama pun mulai masuk

Google kemudian mengklarifikasi bahwa pembaruan halaman tersebut merupakan kesalahan teknis semata, bukan pengumuman resmi penghentian dukungan. Dengan kata lain, dukungan perangkat lunak untuk Chromecast — termasuk model-model lama — belum dihentikan.

Google TV Streamer dan Pilihan Alternatif

Terlepas dari insiden ini, ekosistem perangkat streaming memang sedang bergeser. Lini produk Chromecast secara resmi dihentikan produksinya pada 2024, dan posisinya digantikan oleh Google TV Streamer yang diumumkan pada 6 Agustus 2024. Perangkat ini dibekali RAM 4 GB, penyimpanan 32 GB, serta port Ethernet, dengan harga $99 (sekitar Rp 1.608.750).

Bagi yang mencari alternatif berbentuk dongle, beberapa pilihan mulai tersedia:

  • Thomson Cast 150: Hadir sebagai penerus spiritual Chromecast with Google TV versi 4K, dilengkapi remote terbaru dengan tombol Live TV.
  • Walmart Onn 4K Google TV Stick: Dijadwalkan rilis pada 2026 dan diposisikan sebagai pengganti Chromecast with Google TV.

Sebagai gambaran, Google sendiri pernah mengungkapkan bahwa Chromecast telah terjual lebih dari 100 juta unit selama 11 tahun masa produksinya — angka yang mencerminkan betapa besarnya basis pengguna perangkat ini di seluruh dunia.

Yang Perlu Dilakukan Pengguna Chromecast Sekarang

Singkatnya: tidak ada tindakan mendesak yang perlu dilakukan. Perbaikan telah didistribusikan, dan sebagian besar perangkat sudah kembali normal. Tidak ada alasan untuk terburu-buru mengganti perangkat atau beralih ke platform lain saat ini.

Bagi konsumen di Indonesia yang menggunakan Chromecast — baik yang dibeli secara resmi maupun melalui jalur impor — situasi ini tidak memerlukan respons khusus. Cukup pantau perkembangan berita selanjutnya, terutama terkait kebijakan pembaruan perangkat lunak dari Google ke depannya.

Sumber