Google sedang menguji kebijakan baru yang berpotensi mengubah cara jutaan pengguna Gmail menikmati layanan gratis mereka. Dalam uji coba yang dilaporkan mulai berjalan sejak 15 Mei 2026, kapasitas penyimpanan akun Gmail baru dibatasi hanya 5GB — kecuali pengguna bersedia mendaftarkan nomor telepon ke akun Google mereka, yang akan membuka kembali batas 15GB seperti semula.

Apa yang Sebenarnya Diuji Google?

Berdasarkan laporan Android Authority dan Thurrott, Google mengonfirmasi bahwa uji coba ini merupakan bagian dari "kebijakan penyimpanan baru untuk meningkatkan keamanan akun dan pemulihan data pengguna." Artinya, Google memposisikan pendaftaran nomor telepon bukan sekadar syarat teknis, melainkan sebagai langkah keamanan.

Yang menarik, perubahan ini sudah tersirat sejak Maret 2026 — jauh sebelum uji coba resmi dimulai. Halaman dukungan Google One diam-diam mengubah tulisan "15GB" menjadi "up to 15GB" sekitar 18 Maret 2026, sebuah perubahan kecil yang kini terasa sangat signifikan.

Uji coba ini dilaporkan paling aktif berjalan di pasar Afrika, dan belum diterapkan secara global. Namun, mengingat skala eksperimen Google yang biasanya bertahap, tidak ada jaminan kawasan lain — termasuk Asia Tenggara — tidak akan menjadi target berikutnya.

Perlu dicatat, tautan panduan resmi yang ditampilkan dalam aplikasi (g.co/help/storagepolicy) saat ini masih mengembalikan halaman error, sehingga pengguna yang terdampak belum bisa mengakses penjelasan lengkap dari Google.

Survei Pembaca: Komunitas Terbelah Dua

Android Authority menggelar survei dengan pertanyaan sederhana: "Apakah Anda bersedia memberikan nomor telepon ke Google demi mendapatkan kembali 15GB?" Hasilnya mencerminkan perpecahan yang cukup dalam di komunitas pengguna.

Di satu sisi, ada kelompok yang keberatan — mereka menilai privasi lebih berharga daripada kapasitas penyimpanan tambahan. Di sisi lain, banyak pengguna yang sudah lama mendaftarkan nomor HP ke akun Google mereka dan tidak melihat ini sebagai masalah baru. Ada pula segmen yang merasa 5GB sudah cukup untuk kebutuhan email sehari-hari mereka.

Komentar-komentar pembaca juga menunjukkan nuansa yang beragam: sebagian pengguna mengaku penggunaan Gmail mereka memang tidak pernah menyentuh angka 5GB, sementara yang lain mengkritik keras model "tukar privasi dengan kapasitas" yang dianggap tidak adil.

Perbandingan dengan Kompetitor: Google Tidak Lagi Unggul Sendirian

Selama bertahun-tahun, 15GB gratis dari Google menjadi keunggulan kompetitif yang sulit ditandingi. Namun jika batas default turun ke 5GB, posisi Google justru menjadi sejajar dengan kompetitor:

  • Microsoft menawarkan 5GB OneDrive + 15GB kotak masuk email untuk akun gratis
  • Apple memberikan 5GB iCloud gratis

Dengan kata lain, keistimewaan Google di segmen gratis berpotensi menghilang — dan ini bisa mendorong pengguna untuk mempertimbangkan layanan berbayar.

Berbicara soal berbayar, Google One kini hadir dalam beberapa tingkatan:

PaketKapasitasHarga per Bulan
Basic100GB$1,99 (sekitar Rp 32.000)
Standard200GB$2,99 (sekitar Rp 48.500)
AI Pro5TB$20 (sekitar Rp 325.000)

Menariknya, di Google I/O 2026, paket AI Ultra yang sebelumnya dihargai $250 (sekitar Rp 4.060.000) kini dipangkas menjadi $200 (sekitar Rp 3.250.000), dan ditambahkan tier Ultra baru seharga $100 (sekitar Rp 1.625.000) di antara AI Pro dan Ultra lama. Pola ini menunjukkan bahwa pengurangan kapasitas gratis berjalan beriringan dengan ekspansi agresif layanan berbayar Google.

Langkah Praktis bagi Pengguna yang Tidak Ingin Daftarkan Nomor HP

Bagi pengguna yang tidak nyaman memberikan nomor telepon ke Google, ada beberapa langkah konkret yang bisa dilakukan sekarang — sebelum kebijakan ini meluas:

  1. Audit email lama — Cari dan hapus email berusia lebih dari satu tahun yang mengandung lampiran berukuran besar, atau pindahkan ke penyimpanan lokal.
  2. Identifikasi lampiran besar — Gunakan fitur pencarian Gmail dengan filter ukuran (has:attachment larger:5MB) untuk menemukan file yang paling banyak memakan ruang.
  3. Bersihkan langganan email otomatis — Newsletter, notifikasi aplikasi, dan email promosi yang menumpuk tanpa disadari bisa menghabiskan kapasitas secara perlahan. Gunakan fitur unsubscribe atau filter otomatis untuk memblokirnya.

Dengan membiasakan diri menjaga penggunaan di bawah 5GB, Anda tidak akan tergesa-gesa mengambil keputusan soal privasi jika kebijakan ini akhirnya diterapkan lebih luas.

Relevansi bagi Pengguna di Indonesia

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi bahwa uji coba ini akan segera menyasar pengguna di Indonesia. Namun mengingat Gmail adalah layanan email yang sangat dominan di Indonesia — digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, hingga pendaftaran berbagai aplikasi — perubahan ini patut dipantau dengan serius.

Bagi pengguna yang sudah mendaftarkan nomor HP ke akun Google (misalnya untuk verifikasi dua langkah), dampak praktisnya kemungkinan besar minimal. Namun bagi yang belum, ini adalah momen yang tepat untuk mengevaluasi kebiasaan pengelolaan email dan mempertimbangkan apakah kapasitas 5GB sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari Anda.

Sumber