Fosi Audio memperkenalkan MD3 MagDac, sebuah DAC/headphone amplifier portabel yang menempel di bagian belakang iPhone menggunakan magnet MagSafe. Keunikannya: perangkat ini dilengkapi layar LCD 1,28 inci dan dua output headphone sekaligus — 3,5mm dan 4,4mm balanced. Harga yang diperkirakan sekitar $149,99 (sekitar Rp 2.440.000) dengan jadwal rilis pada 25 Mei 2026.
Dua Output Headphone Sekaligus di Punggung iPhone
Ide utama MD3 MagDac sederhana namun menarik: mengembalikan output audio kabel ke iPhone, bahkan dalam versi yang lebih lengkap dari yang pernah ada sebelumnya. Perangkat ini menyediakan:
- Output 3,5mm single-ended — untuk earphone dan headphone kabel biasa
- Output 4,4mm balanced — untuk headphone kelas menengah ke atas yang mendukung koneksi balanced
- Port USB-C — mendukung pengisian daya saat digunakan
Situs 9to5Mac menyebut ini sebagai "peningkatan signifikan dibanding iPhone generasi lama yang hanya punya jack 3,5mm biasa" — karena MD3 tidak sekadar mengembalikan jack lama, melainkan menambahkan output balanced 4,4mm yang selama ini hanya ada di pemutar audio portabel (DAP) kelas serius.
Koneksi ke iPhone dilakukan melalui 16 magnet neodimium N52 yang memastikan perangkat menempel rata di punggung iPhone. Bobot perangkat hanya 50 gram dengan dimensi 70×45×12mm, menggunakan bodi full metal dengan lapisan kulit jahit tangan di bagian belakang — detail yang terbilang istimewa untuk produk di kisaran harga ini.
Layar LCD 1,28 Inci: Bukan Sekadar Hiasan
Salah satu fitur yang paling mencolok adalah layar LCD 1,28 inci di bagian belakang MD3. Layar ini mendukung tampilan foto, namun fungsi utamanya adalah kontrol volume dengan 100 langkah penyesuaian.
Perlu dicatat, kontrol volume 100 langkah ini bukan hal sepele bagi pengguna audio kabel. Headphone dengan sensitivitas berbeda-beda membutuhkan titik volume yang presisi — terlalu satu langkah naik bisa terasa terlalu keras, turun satu langkah terasa kurang. Dengan 100 langkah, pengguna dapat menemukan titik volume yang tepat untuk tiap headphone maupun tiap lagu.
Dari sisi estetika, layar kecil di punggung iPhone juga memberikan kesan gadget yang unik dan berbeda dari aksesori audio biasa.
Spesifikasi Internal dan Keterbatasan di iOS
Di dalamnya, MD3 menggunakan chip DAC ESS ES9039Q2M dengan empat op-amp, menghasilkan signal-to-noise ratio 116dB dan THD+N 0,00075%. Output daya yang diklaim adalah 75mW/ch pada 32Ω untuk output 3,5mm, dan 180mW/ch untuk output 4,4mm balanced.
MD3 secara teknis mendukung PCM 384kHz/32-bit dan DSD256 native. Namun ada catatan penting bagi pengguna iPhone: iOS membatasi output ke USB DAC eksternal pada 44,1kHz atau 48kHz melalui system mixer-nya yang bersifat fixed-rate. Artinya, kemampuan hi-res penuh dari hardware MD3 tidak dapat dimanfaatkan sepenuhnya saat digunakan dengan iPhone. Pemutaran audio bit-perfect via USB DAC di ekosistem Apple saat ini hanya dimungkinkan di Mac.
Sebagai gambaran, ini bukan kelemahan MD3 secara spesifik, melainkan batasan sistem iOS yang berlaku untuk semua USB DAC eksternal.
Fitur "Dengarkan Sambil Mengisi Daya"
MD3 memiliki dua port USB-C: port atas untuk charger, port bawah untuk koneksi ke iPhone. Konfigurasi ini memungkinkan passthrough charging — iPhone tetap terisi daya sementara audio tetap mengalir. Ini menyelesaikan dilema klasik pengguna DAC dongle: harus memilih antara mendengarkan musik atau mengisi daya. Selain itu, terdapat pelat perisai aluminium antara papan sirkuit dan magnet untuk meminimalkan interferensi magnetik terhadap kualitas suara.
Perbandingan Harga dan Posisi di Pasar
Pada harga $149,99 (sekitar Rp 2.440.000), MD3 MagDac berada di segmen yang cukup terjangkau dibanding kompetitor DAC portabel premium:
| Produk | Harga |
|---|---|
| Fosi Audio MD3 MagDac | ~$150 (sekitar Rp 2.440.000) |
| FiiO Q15 | ~$399 (sekitar Rp 6.480.000) |
| iFi Audio xDSD Gryphon | ~$599 (sekitar Rp 9.730.000) |
FiiO Q15 dan iFi xDSD Gryphon memang menyasar segmen berbeda dengan output daya jauh lebih besar (Q15 mencapai 1.600mW/ch dalam desktop mode), sehingga keduanya tidak sepenuhnya bersaing langsung dengan MD3.
Untuk kategori MagSafe DAC secara spesifik, kompetitor terdekat adalah Khadas Tea Pro yang juga mendukung snap-on ke iPhone 12 hingga 17, dengan koneksi USB untuk pemutaran hi-res.
Perlu dicatat pula bahwa kategori DAC dengan magnetic attachment ini mulai berkembang melampaui ekosistem iPhone. Google Pixel 10 dilaporkan mendukung MagSafe, dan Samsung Galaxy S26 disebut-sebut akan mengadopsi koneksi magnetik serupa — yang berarti aksesori seperti MD3 berpotensi relevan untuk lebih banyak pengguna Android di masa mendatang.
Apakah MD3 MagDac Relevan untuk Pengguna di Indonesia?
Bagi penggemar audio kabel di Indonesia yang menggunakan iPhone, MD3 MagDac menawarkan proposisi yang menarik: satu perangkat yang menggabungkan DAC berkualitas, dua output headphone, layar kontrol volume, dan kemampuan passthrough charging — semuanya menempel rapi di punggung iPhone tanpa kabel menjuntai.
Informasi rilis resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan. Namun mengingat Fosi Audio merupakan merek yang produknya sudah tersedia melalui berbagai platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee (melalui penjual pihak ketiga), kemungkinan besar MD3 dapat diperoleh melalui jalur impor tidak lama setelah rilis global pada 25 Mei 2026. Bagi yang berminat, pendaftaran notifikasi ketersediaan stok sudah dibuka di situs resmi Fosi Audio.
Jika MagSafe dan layar LCD bukan prioritas, Fosi Audio juga menawarkan DAC/headphone amplifier lain dengan harga lebih terjangkau yang sudah tersedia saat ini.
