Bocoran terbaru mengenai OnePlus 16 mulai bermunculan, dan salah satu poin yang paling banyak diperbincangkan adalah pilihan sensor kameranya. Berdasarkan informasi dari OnePlus Club yang dikutip Android Headlines, kamera utama OnePlus 16 kemungkinan akan menggunakan sensor Sony LYTIA 710 beresolusi 50 megapiksel dengan ukuran 1/1,56 inci — sebuah pilihan yang dinilai lebih konservatif dibandingkan perangkat saudara sekelompoknya. Perlu dicatat bahwa seluruh informasi ini masih berstatus bocoran tidak resmi dan belum dikonfirmasi oleh OnePlus.

Sensor Kamera yang Dikabarkan: LYTIA 710 dan ISOCELL HP5

Berdasarkan bocoran yang beredar, berikut konfigurasi kamera yang disebut-sebut akan hadir pada OnePlus 16:

  • Kamera utama: Sony LYTIA 710 (50 megapiksel, 1/1,56 inci)
  • Telefoto periskop: Samsung ISOCELL HP5 (1/1,56 inci)
  • Kamera ultrawide: Belum disebutkan dalam bocoran ini

Android Headlines menyoroti bahwa sensor berukuran 1/1,56 inci bukanlah pilihan yang lazim ditemukan pada flagship yang berorientasi kamera. Adapun ISOCELL HP5 untuk telefoto periskop dinilai bukan pilihan buruk, namun tetap tidak masuk kategori sensor kelas teratas. Kristijan Lucic dari Android Headlines menambahkan bahwa konfigurasi ini masih berpotensi menghasilkan foto yang sangat baik, karena kualitas akhir kamera tidak semata-mata ditentukan oleh spesifikasi sensor — pemrosesan perangkat lunak turut memegang peranan besar.

Perbandingan dengan OPPO Find X9 Ultra: Selisih yang Cukup Jauh

Konteks yang membuat bocoran ini menarik perhatian adalah perbandingannya dengan perangkat lain dalam ekosistem OPPO-OnePlus. OPPO Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra dikabarkan menggunakan sensor Sony LYTIA-901 — sensor 1/1,12 inci yang diumumkan pada November 2025 dengan fitur Quad-Quad Bayer Coding, AI Remosaic, dan Hybrid Frame-HDR. Android Headlines menyebut perbedaan antara LYTIA 710 dan LYTIA-901 sebagai "a far cry" atau kesenjangan yang cukup signifikan.

Hierarki kamera dalam grup OPPO-OnePlus, sebagaimana dirangkum Android Headlines, tampaknya tersusun sebagai berikut:

  1. Paling unggul: OPPO Find X Ultra series
  2. Posisi kedua: OPPO Find X Pro series
  3. Posisi ketiga: Flagship OnePlus

Jika hierarki ini benar adanya, maka OnePlus 16 memang secara struktural tidak dirancang untuk menjadi juara kamera dalam kelompok ini.

Spesifikasi Lain Justru Tampil Agresif

Menariknya, di luar kamera, bocoran spesifikasi OnePlus 16 justru menampilkan angka-angka yang cukup ambisius. Berikut rangkumannya:

KomponenBocoran Spesifikasi
ChipsetSnapdragon 8 Elite Gen 6 Pro (SM8975, clock ~5GHz)
LayarBOE flat screen, refresh rate hingga 240Hz, bezel ~1mm
Baterai9.000 mAh, pengisian kabel 120W, nirkabel 50W
MemoriLPDDR6 RAM, penyimpanan UFS 4.1
Sistem operasiOxygenOS 17 (berbasis Android 17)
PeluncuranDiperkirakan Oktober 2026 di Tiongkok

Fitur tambahan yang turut disebut meliputi motor getar sumbu-X, speaker stereo simetris, ketahanan air, serta tombol AI khusus. Kombinasi baterai 9.000 mAh dengan pengisian 120W dan layar 240Hz menunjukkan bahwa OnePlus 16 tampaknya memilih untuk bersaing lewat daya tahan dan performa, bukan lewat kemampuan kamera.

Konteks Bisnis: Restrukturisasi dan Kenaikan Harga

Pilihan sensor yang lebih hemat biaya ini tidak bisa dilepaskan dari situasi bisnis OnePlus yang sedang berubah. Leaker Yogesh Brar menyebutkan bahwa OnePlus kemungkinan akan menghentikan penjualan di sejumlah pasar, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Jerman, seiring dengan laporan pengurangan karyawan di wilayah-wilayah tersebut. Sumber 9to5Google bahkan menyebut OnePlus mengonfirmasi penghentian operasional di beberapa wilayah pada April 2026.

Di Tiongkok sendiri, sejumlah model OnePlus dan OPPO dilaporkan mengalami kenaikan harga sekitar 20%. Dalam kondisi seperti ini, keputusan untuk menekan biaya di sisi kamera sambil tetap mengalokasikan anggaran pada chipset dan baterai memiliki logika bisnis tersendiri.

Bagi konsumen di Indonesia, OnePlus memang bukan merek dengan jaringan distribusi resmi yang luas seperti Samsung, OPPO, atau Xiaomi. Informasi rilis resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan. Namun mengingat OnePlus dan OPPO berada dalam satu grup, perkembangan ini bisa menjadi sinyal tentang arah strategi produk OPPO di segmen flagship untuk pasar Asia Tenggara ke depannya — sesuatu yang layak dicermati oleh penggemar smartphone premium di Indonesia.

Seberapa Dapat Dipercaya Bocoran Ini?

OnePlus Club dikenal sebagai sumber bocoran tidak resmi seputar produk OnePlus. Android Headlines sendiri menegaskan bahwa akurasi informasi yang diterima tidak dapat dipastikan sepenuhnya. Artinya, spesifikasi yang beredar saat ini masih sangat mungkin berubah sebelum peluncuran resmi.

Sebagai gambaran, bocoran spesifikasi di tahap ini — yang kemungkinan masih jauh dari tanggal rilis Oktober 2026 — wajar jika belum mencerminkan konfigurasi final. Menunggu pengumuman resmi sebelum menarik kesimpulan tentang kemampuan kamera OnePlus 16 adalah langkah yang paling bijak.

Sumber