Kabar baik berpotensi datang bagi pemilik Samsung Galaxy S25 di Indonesia. Sebuah bocoran terbaru menyebutkan bahwa Samsung telah memulai pengujian internal One UI 9 berbasis Android 17 untuk lini Galaxy S25, dengan jadwal yang konon dua minggu lebih cepat dibanding siklus tahun lalu. Versi beta-nya bahkan disebut bisa dirilis bulan ini.

Tarun Vats Ungkap Uji Internal One UI 9 untuk Galaxy S25

Informasi awal datang dari Tarun Vats, leaker yang selama ini cukup akurat dalam membocorkan agenda perangkat lunak Samsung. Lewat unggahannya di platform X, Vats mengklaim bahwa Samsung sudah memulai pengujian internal One UI 9 khusus untuk lini Galaxy S25. Klaim ini kemudian diangkat oleh Android Authority sebagai sinyal bahwa siklus pengembangan berjalan lebih cepat dari biasanya.

Menurut Vats, build uji internal pertama telah terdeteksi, meskipun informasi versi perangkat lunaknya masih terenkripsi sehingga detail tambahan dari nomor build belum dapat diekstrak. Perlu dicatat, hingga artikel ini ditulis Samsung belum memberikan konfirmasi resmi atas klaim tersebut. Sebagaimana lazimnya bocoran pra-rilis, informasi ini sebaiknya disikapi dengan skeptisisme yang wajar.

Dua Minggu Lebih Cepat dari Siklus One UI 8

Yang menjadikan bocoran ini menarik adalah perbandingan tempo pengembangannya. Vats menyebut bahwa pada tahun lalu, build uji internal pertama One UI 8 untuk Galaxy S24 baru terdeteksi pada 19 Juni. Sementara untuk Galaxy S25, build awal One UI 9 sudah teridentifikasi sekitar dua minggu lebih cepat. Artinya, tim perangkat lunak Samsung tampak menggeber pengembangan One UI 9 lebih awal dari pola sebelumnya.

Sebagai gambaran perbandingan langsung antara dua siklus tersebut:

AspekOne UI 8 (2025)One UI 9 (2026)
Model sasaranGalaxy S24 seriesGalaxy S25 series
Deteksi uji internal pertama19 JuniAwal Juni (≈2 minggu lebih cepat)
Estimasi rilis betaBulan ini atau bulan depan

Bagi pemilik Galaxy S25, implikasi paling nyata adalah peluang untuk mencicipi One UI generasi berikutnya melalui program beta lebih cepat dari ekspektasi. Hanya saja, detail fitur baru maupun perombakan antarmuka yang akan dibawa belum diungkap secara konkret.

Galaxy S26 Lebih Dulu, S25 Menyusul di Tahap Kedua

Penting untuk meletakkan bocoran ini pada peta jalan yang lebih besar. Berdasarkan laporan Sammy Fans, program beta One UI 9 sebenarnya telah dimulai lebih dulu untuk Galaxy S26 series pada 13 Mei 2026, dengan distribusi awal mencakup Jerman, Inggris, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Galaxy S25 belum termasuk dalam gelombang pertama tersebut, karena Samsung memilih memprioritaskan flagship terbarunya.

Adapun garis besar jadwal lanjutannya kira-kira sebagai berikut:

  • Versi stabil ditargetkan rilis pada Juli 2026, bertepatan dengan pengumuman Galaxy Z Fold8 dan Z Flip8.
  • Distribusi ke Galaxy S25 dan S24 menyusul secara bertahap antara Agustus hingga September 2026.
  • Galaxy S23 series akan menerima One UI 9 sebagai pembaruan OS mayor keempat sekaligus terakhir.

Dengan kerangka ini, dimulainya uji internal di Galaxy S25 bisa dilihat sebagai babak kedua setelah fase prioritas S26 berjalan.

Quick Panel hingga Samsung Notes Dapat Sentuhan Baru, Liquid Glass Ditunda

Selain soal jadwal, Sammy Fans juga membocorkan beberapa perubahan antarmuka yang dibawa One UI 9. Samsung Notes dilaporkan akan kebanjiran perkakas baru untuk kebutuhan kreatif, sementara aplikasi Kontak mendapat perbaikan tampilan agar lebih rapi. Quick Panel, panel yang muncul saat pengguna menggeser layar dari atas ke bawah, juga disebut menerima penyesuaian tata letak.

Ikon Samsung Finder, hub pencarian bawaan, dikabarkan ikut dirombak dengan kesan yang lebih segar. Menariknya, efek visual mencolok bernama "Liquid Glass UI" yang sempat ramai dibicarakan justru tidak tampak dalam build yang konon menjelang peluncuran tersebut. Fitur ini kemungkinan ditunda ke iterasi berikutnya.

Apa Artinya bagi Pengguna Galaxy S25 di Indonesia

Bagi pengguna Galaxy S25 di Indonesia yang membeli unit garansi resmi melalui Samsung Indonesia, Erafone, atau Digimap, peluang mendapatkan akses beta secara langsung tetap bergantung pada kebijakan distribusi regional Samsung. Pengalaman beta One UI sebelumnya menunjukkan bahwa Indonesia tidak selalu termasuk dalam gelombang awal seperti Jerman, Inggris, atau Korea Selatan.

Yang bisa dilakukan sekarang adalah memantau aplikasi Samsung Members serta pengumuman resmi Samsung Indonesia agar tidak ketinggalan jika pendaftaran beta dibuka. Tidak kalah penting, lakukan pencadangan data sebelum memasang versi beta, mengingat build pra-rilis biasanya masih jauh dari stabil. Pengguna Galaxy S24 sebaiknya juga bersabar lebih lama, sebab menurut Vats, uji serupa untuk lini tersebut belum akan dimulai dalam waktu dekat.

Sumber