Samsung kembali menjadi sorotan setelah bocoran terbaru memperlihatkan dummy unit Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra berdampingan dalam satu foto. Menariknya, laporan terbaru menyebut adanya pertukaran nama model dibanding bocoran sebelumnya, sekaligus mengungkap spesifikasi versi Wide yang kini disebut sebagai "Galaxy Z Fold8" reguler.
Pertukaran Nama: Versi Wide Kini Disebut Fold8, Model Lama Jadi Ultra
Sebelum membahas spesifikasi, ada satu hal penting yang perlu dicatat: penamaan model dilaporkan berubah. Berdasarkan laporan GSMArena yang mengutip bocoran dari leaker ternama Ice Universe melalui X, urutannya kini menjadi sebagai berikut:
- Model rasio lebar yang sebelumnya dikenal sebagai "Galaxy Z Fold8 Wide" → kini disebut sebagai Galaxy Z Fold8 reguler.
- Model dengan rasio tinggi yang sebelumnya disebut "Galaxy Z Fold8" → kini berubah menjadi Galaxy Z Fold8 Ultra.
Render berbasis CAD yang beredar pada Maret 2026 masih menggunakan label "Fold8 Wide", sehingga pembaca yang mengikuti rumor sejak awal perlu menyesuaikan referensi. Hingga Samsung resmi mengumumkan lini produknya, sebaiknya selalu verifikasi nama model yang dirujuk pada setiap pemberitaan.
Foto Berdampingan Tunjukkan Perbedaan Kamera dan Rasio Layar
Foto yang dibagikan Ice Universe di X memperlihatkan kedua dummy unit (mock-up yang bisa berbeda dari unit produksi massal) bersanding secara langsung. GSMArena menilai gambar ini tidak menampilkan informasi baru, tetapi memberikan perbandingan desain yang cukup jelas.
Perbedaan utama yang dapat diamati dari foto tersebut adalah:
- Fold8 Ultra (model yang lebih tinggi): mengusung konfigurasi tiga kamera (triple camera) di bagian belakang.
- Fold8 (model yang lebih pendek): hanya membawa dua kamera belakang, namun layar lipat utamanya menggunakan rasio 4:3 yang lebih lebar (format Wide).
Karena masih berstatus dummy unit, desain akhir, posisi kamera, hingga material bodi tetap berpotensi berubah sebelum produksi massal.
Warna Bodi Masih Belum Pasti
Pada unggahan X lainnya, Ice Universe membagikan gambar dengan bagian belakang yang tampak kebiruan. Namun pada foto perbandingan terbaru, warnanya justru terlihat lebih putih. GSMArena menyebut belum jelas apakah ini menandakan dua pilihan warna berbeda atau sekadar perbedaan kondisi pencahayaan. Dengan kata lain, opsi warna resmi Galaxy Z Fold8 belum dapat dipastikan.
Spesifikasi Bocoran Galaxy Z Fold8 (Versi Wide)
Ice Universe juga membocorkan sejumlah spesifikasi inti untuk versi Wide ini. Perlu dicatat, semua angka berikut masih berstatus rumor dan belum dikonfirmasi Samsung.
| Item | Bocoran |
|---|---|
| Kapasitas baterai | 4.800 mAh |
| Pengisian daya | 45W |
| Bobot perangkat | 201 g |
| Kamera utama | Sensor 50 MP baru (mendukung mode 24 MP native) |
| Layar dalam | Rasio 4:3 format Wide |
Bobot 201 g terbilang ringan untuk standar smartphone lipat, sementara kapasitas 4.800 mAh dengan pengisian 45W menempatkannya sejajar dengan flagship konvensional. Adapun istilah "mode 24 MP native" pada sensor 50 MP belum dijelaskan lebih jauh — apakah merujuk pada teknik pixel binning tertentu atau mode resolusi alternatif, detail teknisnya masih menunggu konfirmasi resmi.
Klaim Lipatan "Setara Oppo Find N6"
Pada bocoran sebelumnya, Ice Universe juga mengklaim bahwa garis lipatan (crease) di layar Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra akan setipis Oppo Find N6 — salah satu foldable dengan crease paling halus saat ini. Jika klaim ini akurat, ini bisa menjadi lompatan signifikan untuk lini Galaxy Z Fold yang selama ini kerap dikritik karena garis lipatan masih cukup terlihat dibandingkan rival asal Tiongkok.
Meski demikian, klaim tersebut tetap perlu diverifikasi pada unit ritel. Pengguna di Indonesia yang sudah lama menanti foldable Samsung dengan crease lebih halus sebaiknya menahan ekspektasi hingga ada review unit produksi.
Bocoran Fold8 Ultra: Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Harga Mulai US$1.999
Beralih ke saudaranya, Galaxy Z Fold8 Ultra juga mulai mengungkap wajahnya. Berdasarkan laporan Gadget Hacks dan SamMobile, model ini diperkirakan menggunakan Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy, baterai 5.000 mAh, serta pengisian daya 45W. Layar luarnya berukuran 6,5 inci, sedangkan layar lipat dalamnya mencapai 8 inci.
| Item | Bocoran Fold8 Ultra |
|---|---|
| SoC | Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy |
| Baterai | 5.000 mAh |
| RAM | 12 GB / 16 GB |
| Penyimpanan | 256 GB / 512 GB / 1 TB |
Peluncuran resmi diprediksi berlangsung pada 22 Juli 2026 melalui Galaxy Unpacked di London. PhoneArena menyebut estimasi harga global sebagai berikut:
- 256 GB: US$1.999 (sekitar Rp 32.500.000)
- 512 GB: US$2.199 (sekitar Rp 35.700.000)
- 1 TB: US$2.499 (sekitar Rp 40.600.000)
Sebagai gambaran, harga termurahnya saja sudah mendekati harga sepeda motor matic baru kelas menengah di Indonesia. Jika Samsung Electronics Indonesia mengikuti pola Galaxy Z Fold6 dan Fold7, harga resmi di Erafone, iBox, atau Digimap kemungkinan akan berada beberapa juta rupiah di atas konversi langsung tersebut karena pajak dan bea masuk.
Teknologi "Dual UTG" Jadi Kunci Pengurangan Crease
Bagaimana Samsung bisa menipiskan crease secara signifikan? Jawabannya ada pada panel OLED foldable generasi baru yang dipamerkan di CES 2026. Menurut TrendForce, panel ini menggunakan struktur Dual UTG — yakni dua lapis Ultra Thin Glass yang ditumpuk — yang diklaim mampu memangkas kedalaman crease sekitar 20% dibanding Galaxy Z Fold7.
Komponen teknis pendukungnya meliputi:
- Struktur laminasi yang dioptimalkan
- Distribusi cahaya yang lebih baik
- Pelat penyangga logam dengan lubang hasil laser drilling tepat di bawah panel
Lubang-lubang mikro pada pelat logam tersebut berfungsi mendistribusikan tekanan tekuk dengan pola yang sedikit berbeda setiap kali perangkat dilipat, sehingga mencegah crease permanen terbentuk pada titik yang sama. Notebookcheck menambahkan bahwa Apple, yang dikabarkan sedang mengembangkan iPhone foldable pertamanya, justru memilih pendekatan substrat kaca yang berbeda dari Samsung.
Catatan untuk Konsumen Indonesia
Semua informasi di atas masih berstatus bocoran berbasis dummy unit dan klaim leaker. Bagi konsumen Indonesia yang mempertimbangkan upgrade ke Galaxy Z Fold seri terbaru, ada baiknya menunggu hingga Galaxy Unpacked Juli 2026, lalu mengecek pengumuman resmi dari Samsung Electronics Indonesia terkait varian yang masuk ke pasar lokal — tidak semua varian global selalu mendapatkan distribusi resmi di Indonesia. Untuk Anda yang mengincar foldable dengan harga lebih bersahabat, kompetitor seperti Oppo Find N series dan Honor Magic V series patut dijadikan pembanding.
