Samsung dikabarkan akan membawa label "Ultra" ke lini Galaxy Z Fold 8 — namun bocoran terbaru justru mengindikasikan bahwa model berlabel Ultra tersebut menggunakan panel OLED generasi lama dan tidak mendukung S Pen. Ironisnya, model standar (tanpa embel-embel Ultra) disebut-sebut hadir dengan panel yang lebih baru. Informasi ini bersumber dari laporan SamMobile yang dikutip Wccftech, serta unggahan akun X @SPYGO19726 pada 24 Mei 2026 — keduanya merupakan sumber tidak resmi dan belum dikonfirmasi Samsung.

Dua Model, Dua Identitas yang Membingungkan

Berdasarkan laporan yang beredar, Samsung berencana menghadirkan dua varian Galaxy Z Fold 8 dengan penamaan yang cukup mengejutkan:

  • Galaxy Z Fold 8 Ultra: Penerus langsung Galaxy Z Fold 7 dengan desain konvensional
  • Galaxy Z Fold 8: Model yang sebelumnya disebut "Galaxy Z Fold 8 Wide" — lebih lebar dan lebih pendek, diposisikan sebagai pesaing Apple iPhone Ultra

Permasalahannya ada pada ekspektasi konsumen. Nama "Ultra" secara umum diasosiasikan dengan spesifikasi tertinggi dalam sebuah lini produk. Namun bocoran ini justru menggambarkan kondisi sebaliknya: model Ultra disebut menggunakan panel OLED M13 (generasi lama), sedangkan model standar menggunakan panel M14 yang lebih baru.

Wccftech sendiri menilai skema penamaan ini sebagai sesuatu yang "hampir seperti khayalan tengah malam" dan berpotensi mengikis kekuatan merek Ultra di mata konsumen.

Spesifikasi yang Tidak Sesuai Label "Ultra"

Berikut rangkuman poin-poin kritis dari bocoran spesifikasi Galaxy Z Fold 8 Ultra yang perlu dicermati:

FiturKeterangan Bocoran
Panel OLEDGenerasi M13 (lebih lama dari model standar)
S PenTidak didukung
Privacy screenTidak hadir (berbeda dari Galaxy S26 Ultra)
Lipatan layar (crease)Tidak ada upaya signifikan untuk meminimalkan

Ketiadaan S Pen dijelaskan oleh kendala teknis: menyematkan lapisan digitizer ke dalam layar lipat masih menjadi tantangan tersendiri bagi Samsung. Sementara itu, fitur privacy screen berbasis piksel — yang hadir di Galaxy S26 Ultra — juga disebut tidak akan dibawa ke Fold 8 Ultra karena sulitnya mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam lapisan Ultra-Thin Glass (UTG) pada layar lipat.

Sebagai perbandingan, Apple dikabarkan mengalokasikan sumber daya besar untuk menekan kedalaman lipatan layar hingga di bawah 0,15 mm. Wccftech menilai Samsung tidak menempuh langkah serupa untuk Fold 8 Ultra.

Panel M14 Justru di Model Standar — Konfirmasi dari Dua Sumber

Informasi mengenai perbedaan generasi panel ini diperkuat oleh dua sumber yang saling mendukung. Pertama, laporan SamMobile; kedua, unggahan akun X @SPYGO19726 pada 24 Mei 2026 yang menyebutkan:

"Z fold 8 (wide uses m14 internal panel) and Z fold 8 (ultra uses M13)"

Artinya, konsumen yang memilih Galaxy Z Fold 8 Ultra semata-mata karena labelnya berisiko mendapatkan panel OLED yang secara generasi lebih tua dibanding model standar. Perlu dicatat bahwa ini masih merupakan informasi dari sumber tidak resmi, dan spesifikasi final dapat berubah sebelum pengumuman resmi.

Perbandingan Spesifikasi Hardware Kedua Model

Meski ada kontroversi soal penamaan, dari sisi hardware keduanya tetap membawa peningkatan dibanding generasi sebelumnya. Berikut perbandingan berdasarkan bocoran yang beredar:

SpesifikasiGalaxy Z Fold 8 UltraGalaxy Z Fold 8 (Standar)
ProsesorSnapdragon 8 Elite Gen 5Snapdragon 8 Elite Gen 5
Bobot~210 g~200 g
Ketebalan (terbuka)4,1 mm
Baterai5.000 mAh4.800 mAh
Kamera ultrawide50 MP50 MP × 2 (wide + ultrawide)
Rasio layar dalamMengikuti Fold 74:3
Pengisian daya45 W (kabel)

Kecepatan pengisian 45 W merupakan lompatan dari Fold 7 yang terbatas di 25 W, meski masih di bawah Galaxy S26 Ultra yang sudah mencapai 60 W.

Konteks Lebih Luas: TriFold Ditarik, Unpacked ke London

Perubahan strategi penamaan ini tidak bisa dilepaskan dari dinamika lini lipat Samsung secara keseluruhan. Galaxy Z TriFold — yang diluncurkan di Amerika Serikat pada 30 Januari 2026 dengan harga $2.899 (sekitar Rp 47.100.000) — hanya bertahan sekitar tiga bulan sebelum Samsung mengumumkan penghentian penjualannya di Korea Selatan dan Amerika Serikat pada Maret 2026. Generasi keduanya baru diperkirakan hadir pada 2027.

Selain itu, tidak ada indikasi kehadiran model Fan Edition (FE) untuk lini lipat di tahun 2026. Samsung tampaknya akan memfokuskan portofolio lipatnya pada tiga model premium saja. Acara Unpacked untuk peluncuran Galaxy Z Fold 8 dikabarkan akan digelar di London pada 22 Juli 2026.

Bagi konsumen di Indonesia yang tengah mempertimbangkan smartphone lipat premium, informasi bocoran ini menjadi pengingat penting: jangan terpaku pada nama, melainkan periksa spesifikasi aktual — terutama generasi panel OLED dan fitur yang benar-benar tersedia — sebelum mengambil keputusan pembelian. Harga resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan, namun mengacu pada harga Galaxy Z Fold 7 yang masuk melalui jalur resmi, kisaran harga lini Fold 8 kemungkinan akan berada di atas Rp 20.000.000.

Sumber