Acer dikabarkan tengah mengembangkan handheld gaming baru berlabel Predator Atlas 8, yang disebut-sebut akan mengusung chip Intel Arc G3 berbasis Panther Lake. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh Videocardz dan dikutip oleh Tom's Hardware. Perlu dicatat bahwa seluruh informasi dalam artikel ini masih berstatus bocoran yang belum dikonfirmasi resmi, sehingga spesifikasi dan nama produk akhir berpotensi berubah.

Predator Atlas 8: Acer Serius Masuki Pasar Handheld Gaming

Berdasarkan bocoran yang beredar, Predator Atlas 8 akan hadir dengan layar berukuran 8 inci — menempatkannya secara langsung sebagai pesaing MSI Claw 8. Informasi yang tersedia saat ini baru mencakup ukuran layar dan arah platform chip yang digunakan; detail seperti resolusi, kapasitas baterai, bobot, maupun harga belum diungkapkan.

Yang menarik adalah pergeseran branding yang dilakukan Acer. Sebelumnya, produsen asal Taiwan ini memasuki pasar handheld melalui lini Nitro Blaze 7, 8, dan 11 — namun Blaze 8 dan Blaze 11 tidak pernah dipasarkan secara global, sementara Blaze 7 pun tidak mencuri banyak perhatian. Kini, dengan menggunakan label Predator yang selama ini identik dengan laptop gaming premium, Acer tampaknya ingin menarik basis pengguna yang lebih serius ke segmen handheld. Langkah ini bisa dibaca sebagai sinyal bahwa Acer tidak ingin sekadar hadir, melainkan benar-benar bersaing di level atas.

Spesifikasi Intel Arc G3: Dua Varian dengan Perbedaan di Sisi GPU

Chip yang menjadi inti dari Predator Atlas 8 adalah Intel Arc G3, nama baru untuk silikon Panther Lake yang dioptimalkan untuk perangkat handheld. Nama ini sebelumnya sempat disebut sebagai "Core G3" sebelum akhirnya berganti menjadi Arc G3. Peluncurannya dilaporkan mundur ke kuartal kedua 2026 (Q2 2026).

Berdasarkan bocoran yang ada, Arc G3 hadir dalam dua varian SKU dengan konfigurasi CPU yang sama — 14 inti (2P + 8E + 4LP-E) — namun berbeda pada sisi GPU terintegrasi:

SKUGPU TerintegrasiJumlah Inti Xe3Maks. TDP Turbo
Arc G3 (Standar)Arc B37010 inti (arsitektur Celestial)65W
Arc G3 ExtremeArc B39012 inti80W

Keduanya mendukung memori LPDDR5X-8533, dengan kecepatan GPU clock di angka 2,2 GHz untuk varian standar dan 2,3 GHz untuk Extreme. TDP dasar dimulai dari 25W, menjadikannya relevan untuk perangkat portabel yang bergantung pada efisiensi daya.

Dari sisi perangkat lunak, Arc G3 didukung teknologi XeSS (Xe Super Sampling) dan Multi-Frame Generation untuk menghasilkan gameplay yang lebih mulus di resolusi 1080p maupun 900p. Secara keseluruhan, platform Panther Lake menawarkan total 180 TOPS — gabungan dari 120 TOPS GPU Xe3 dan 50 TOPS NPU — yang memungkinkan upscaling berbasis AI sebagai cara untuk menyeimbangkan kualitas gambar dan konsumsi daya.

Arc G3 vs. AMD Ryzen Z2: Pertarungan Efisiensi Daya

Pesaing utama Arc G3 di segmen handheld adalah AMD Ryzen Z2. Intel sendiri sudah menunjukkan sikap agresif sejak CES, menyebut silikon AMD sebagai "ancient silicon" — meski nama Arc G3 belum digunakan secara resmi saat itu.

Tom's Hardware berpendapat bahwa di rentang konsumsi daya menengah hingga tinggi, kedua platform kemungkinan akan bersaing ketat. Namun di rentang daya rendah, Intel berpotensi unggul — mengacu pada rekam jejak Lunar Lake yang sudah membuktikan efisiensi tinggi di kelas tersebut. Bagi pengguna handheld, keunggulan di daya rendah berarti baterai lebih tahan lama, suhu lebih dingin, dan kipas yang lebih senyap saat bermain — hal-hal yang langsung terasa dalam pengalaman bermain sehari-hari.

MSI Claw 8 EX AI+ Sudah Lebih Dulu Bocor

Sementara Predator Atlas 8 masih dalam tahap rumor, pesaing langsungnya dari MSI justru sudah lebih jauh. Sebuah toko ritel di Italia, Ollo Store, sempat mencantumkan MSI Claw 8 EX AI+ dengan spesifikasi yang cukup lengkap: layar 8 inci 1080p 120Hz, chip Intel Arc G3 Extreme, RAM 32GB, SSD 1TB, panel IPS 500 nit, dan baterai 80Whr. Spesifikasi ini sebagian besar selaras dengan MSI Claw 8 AI+ yang sudah ada, dengan perbedaan utama pada prosesor yang diperbarui ke generasi Panther Lake.

Ini menunjukkan bahwa ekosistem handheld berbasis Arc G3 sudah cukup matang di sisi MSI, dan Acer perlu bergerak cepat agar tidak tertinggal di momentum Computex.

Computex 2026: Panggung Besar untuk Handheld Generasi Baru

Intel dijadwalkan hadir di Computex 2026 yang berlangsung mulai 2 Juni 2026 di Taipei. Sejumlah merek diperkirakan akan memperkenalkan handheld berbasis Arc G3 di ajang tersebut, termasuk MSI, OneXPlayer, GPD, dan Acer. Bahkan ada laporan yang menyebut kemungkinan munculnya handheld bermerek Xbox dari Microsoft.

Bagi Acer, Predator Atlas 8 bisa menjadi jawaban atas kegagalan lini Nitro Blaze untuk menembus pasar global. Jika berhasil, perangkat ini akan menjadi alternatif ketiga yang serius di samping Asus ROG Ally, Lenovo Legion Go, dan MSI Claw 8.

Namun ada catatan penting: Arc G3 sendiri dilaporkan mengalami penundaan ke Q2 2026. Artinya, meski pengumuman di Computex bisa saja terjadi, jadwal pengiriman aktual dan ketersediaan di pasar — termasuk di Indonesia — adalah hal yang berbeda. Bagi konsumen di Indonesia yang tertarik dengan segmen handheld gaming, saat ini belum ada informasi resmi mengenai rilis Predator Atlas 8 untuk pasar Asia Tenggara. Langkah paling bijak adalah menunggu konfirmasi resmi dari Acer setelah Computex 2026, sebelum mempertimbangkan pembelian.

Sumber