ASUS ROG Xbox Ally mendapat diskon eksklusif 26% di Amazon UK, turun dari harga normal £499,99 (sekitar Rp 10.250.000 atau US$630) menjadi £369,22 (sekitar Rp 7.570.000 atau US$465). Diskon ini menjadikannya lebih terjangkau dibanding Steam Deck OLED 512GB yang dibanderol £479 (sekitar Rp 9.820.000) — dan saat ini stoknya pun habis. Bagi konsumen di Indonesia, informasi rilis resmi untuk pasar lokal belum diumumkan, namun tren harga global ini tetap relevan sebagai acuan.
Selisih Harga £130 yang Membuat Xbox Ally Unggul dari Steam Deck
Diskon sebesar £130,77 (sekitar Rp 2.681.000) ini dikonfirmasi oleh Windows Central sebagai penawaran terbatas (limited time deal) tanpa kepastian kapan berakhir. Perbandingan langsung dengan Steam Deck OLED 512GB menunjukkan keunggulan ganda: harga lebih rendah sekaligus ketersediaan stok yang lebih baik.
| Produk | Harga | Stok |
|---|---|---|
| ASUS ROG Xbox Ally | £369,22 (sekitar Rp 7.570.000) | Tersedia di Amazon UK |
| Steam Deck OLED 512GB | £479 (sekitar Rp 9.820.000) | Habis |
Perlu dicatat bahwa diskon ini bersifat eksklusif untuk pasar Inggris dan tidak berlaku di platform lain secara otomatis.
Spesifikasi Lengkap: AMD Ryzen Z2 dan Layar 120Hz
ASUS ROG Xbox Ally hadir dengan spesifikasi yang cukup kompetitif untuk kelas gaming handheld:
- Prosesor: AMD Ryzen Z2
- RAM: 16GB (tersolder di motherboard, tidak dapat ditambah)
- Layar: 7 inci 1080p, variable refresh rate 120Hz
- Penyimpanan: 512GB internal, dapat diperluas hingga 2TB via microSD
- Port: Dual USB-C (pengisian daya dan aksesori dapat digunakan bersamaan)
- Sistem pendingin: Desain senyap (quiet cooling)
- OS: Windows 11 + Xbox Full Screen Experience
Menurut Windows Central, perangkat ini mampu menjalankan judul indie dan AA dengan nyaman di 60fps, sementara judul AAA berat masih dapat dimainkan di kisaran 30fps. Keunggulan utamanya dibanding Steam Deck adalah kebebasan platform: Xbox Ally mendukung Xbox Store, Game Pass, Steam, GOG, hingga Epic Games Store secara bersamaan.
"ROG Xbox Ally adalah handheld yang bersahaja namun menawarkan performa setara Steam Deck, menjadikannya salah satu pesaing paling langsung bagi perangkat Valve tersebut." — Rebecca Spear, Windows Central
Kelemahan yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
Windows Central menyebut kapasitas 512GB sebagai "minuscule storage capacity" — terbilang sempit untuk standar game modern yang kerap membutuhkan puluhan gigabyte per judul. Solusinya adalah menambahkan kartu microSD berkapasitas besar, yang berarti ada biaya tambahan di luar harga perangkat.
Selain itu, bagi pengguna yang ingin memainkan judul AAA dengan pengaturan grafis tinggi secara konsisten, model Xbox Ally X — versi lebih bertenaga — akan lebih sesuai. Xbox Ally standar lebih cocok untuk segmen casual hingga mid-range gaming.
Soal daya tahan baterai, estimasinya bervariasi cukup signifikan:
- Game AAA berat: sekitar 2–3 jam
- Game indie/AA: sekitar 7 jam
- Browsing dan produktivitas: sekitar 13 jam
Pembaruan Software Mei 2026 Perkuat Pengalaman Bermain
Pada Mei 2026, Microsoft merilis pembaruan besar untuk Xbox Ally X yang turut memperkuat daya tarik ekosistem ini:
- Auto Super Resolution: render internal di 720p, output ke layar eksternal di 1440p
- Mode dok yang disempurnakan: layar perangkat otomatis nonaktif saat terhubung ke monitor eksternal untuk menghemat daya
- Dukungan otomatis ALLM dan VRR pada monitor eksternal yang kompatibel
- Kontrol kursor via stik kiri untuk navigasi Windows 11 yang lebih mudah
Sebagai gambaran, Xbox Full Screen Experience juga direncanakan hadir di Lenovo Legion Go 2 pada musim semi 2026, yang berarti ekosistem ini tidak lagi eksklusif untuk Xbox Ally saja. Pembaruan berkelanjutan ini menjadi nilai tambah bagi siapa pun yang memutuskan membeli perangkat sekarang.
Posisi Xbox Ally di Pasar Global: Permintaan Kuat, Persaingan Ketat
Data dari laporan keuangan ASUS Q3 menunjukkan bahwa ROG Xbox Ally dan Ally X mencatat permintaan kuat sejak peluncuran Oktober, dengan model Ally X seharga $999 (sekitar Rp 16.250.000) terjual melebihi ekspektasi. ASUS memproyeksikan pendapatan dari lini handheld ini mencapai Rp 1,56 triliun hingga Rp 2,6 triliun (setara US$96–160 juta) pada periode liburan akhir tahun.
Riset Omdia memperkirakan pasar PC gaming handheld global akan mencapai 2,3 juta unit pada 2025, tumbuh 32% dibanding tahun sebelumnya. Yang menarik, per 2024, perangkat berbasis Windows telah menguasai 52% pangsa pasar, melampaui Steam Deck untuk pertama kalinya.
Meski demikian, analis Circana yang dikutip Notebookcheck pada Februari 2026 mencatat bahwa penjualan Xbox Ally masih menghadapi tantangan, dengan Steam Deck yang tetap mempertahankan basis penggemarnya yang loyal.
Bagi konsumen di Indonesia yang tertarik dengan kategori gaming handheld, tren penurunan harga di pasar Inggris ini bisa menjadi sinyal bahwa harga unit di kawasan lain — termasuk Asia Tenggara — berpotensi mengikuti pola serupa dalam beberapa bulan ke depan. Informasi ketersediaan resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan.
Sumber
- Windows Central — The Xbox Ally gets special treatment in the UK as it gets a Britain-exclusive 26% discount — with this deal, it now has more value than the Steam Deck
- TweakTown — Xbox Ally in great demand, ASUS expects to make up to $160 million from handhelds
- VGChartz — ASUS Says ROG Xbox Ally X Has Seen High Demand and is in Short Supply
