Android 17 membawa fitur baru bernama "App Bubbles" yang berpotensi mengubah cara pengguna smartphone Android mengelola banyak aplikasi sekaligus. Fitur ini memungkinkan aplikasi favorit melayang sebagai jendela kecil di atas layar, tanpa perlu keluar dari aplikasi yang sedang dibuka. Bagi pengguna yang selama ini merasa multitasking di smartphone layar datar terasa kurang efisien, App Bubbles bisa menjadi jawaban yang ditunggu-tunggu.

Apa Itu App Bubbles dan Bagaimana Cara Kerjanya?

App Bubbles adalah fitur multitasking di Android 17 yang memungkinkan pengguna menyematkan aplikasi tertentu sebagai jendela mengambang (floating window) di atas layar. Cara mengaktifkannya cukup dengan menekan lama ikon aplikasi di layar utama atau laci aplikasi, lalu memilih opsi bubble. Aplikasi tersebut kemudian terbuka sebagai overlay yang bisa dipindahkan, tanpa meninggalkan tampilan yang sedang aktif.

Pengguna dapat menjalankan hingga lima bubble secara bersamaan. Untuk menutup bubble yang tidak diperlukan, cukup seret ke bagian bawah layar. Pada perangkat berlayar besar, tersedia bubble bar sebagai bagian dari taskbar, sehingga pengelolaan bubble menjadi lebih terstruktur.

Perlu dicatat, pada Android 17 Beta 3, satu-satunya cara membuka bubble adalah dengan kembali ke layar utama dan menekan lama ikon aplikasi. Artinya, pengguna harus meninggalkan aplikasi yang sedang dibuka terlebih dahulu — sebuah keterbatasan yang masih menjadi catatan perbaikan dibandingkan implementasi serupa dari Samsung, yang menawarkan beberapa jalur akses seperti notifikasi dan Edge Panel.

Pengalaman Nyata: Dari Galaxy Z Fold ke Pixel 10a

Shimul Sood, jurnalis dari Android Authority, berbagi pengalamannya beralih dari Samsung Galaxy Z Fold ke Pixel 10a. Setelah terbiasa dengan layar lebar yang memungkinkan dua aplikasi berjalan berdampingan, ia merasa kurang nyaman dengan cara multitasking konvensional di smartphone layar datar — yaitu membuka daftar aplikasi terbaru, menggulir, lalu membuka ulang satu per satu.

Setelah mencoba App Bubbles di Android 17 Beta, penilaiannya berubah drastis. Ia menyematkan lima aplikasi sebagai bubble: Instagram, WhatsApp, Chrome, Slack, dan YouTube Music — kombinasi antara aplikasi kerja dan hiburan yang ia sebut sebagai "potret rutinitas hariannya." Berpindah antara Instagram dan Slack, misalnya, kini cukup dengan mengetuk bubble tanpa kehilangan konteks pekerjaan.

Menariknya, meski aplikasi berjalan dalam jendela yang lebih kecil, Sood menilai fungsionalitasnya tidak berkurang. Instagram tetap bisa digunakan untuk menggulir Reels, membalas Stories, hingga berbagi catatan — semuanya berjalan normal dalam tampilan bubble.

Batas Aplikasi yang Justru Jadi Nilai Plus

Salah satu aspek yang awalnya terdengar seperti keterbatasan justru dinilai positif: jumlah bubble yang bisa disematkan memiliki batas atas. Sood menganggap pembatasan ini mencegah layar menjadi kacau oleh terlalu banyak jendela mengambang.

Bagi pengguna yang ingin fokus pada produktivitas, konfigurasi bubble bisa disesuaikan sepenuhnya — misalnya hanya menyematkan Gmail, Google Docs, dan Slack untuk keperluan kerja. Fleksibilitas inilah yang membuat App Bubbles relevan untuk berbagai gaya penggunaan, bukan hanya mereka yang berpindah dari perangkat lipat.

Kesimpulan Sood cukup tajam: masalah multitasking yang ia rasakan di Pixel 10a bukan soal perangkat kerasnya, melainkan perangkat lunaknya. Pixel 10a sendiri ia nilai sebagai perangkat yang "ringkas, ringan, dan mudah digunakan sejak hari pertama." Yang kurang selama ini hanyalah dukungan software untuk otak yang terbiasa bekerja secara paralel.

Jadwal Rilis dan Kompatibilitas Perangkat

Android 17 secara resmi diumumkan pada 12 Mei 2026 dalam acara The Android Show, dengan nama kode "Cinnamon Bun". Versi stabil dijadwalkan rilis pada Juni 2026. Beta 4 yang dirilis pada 16 April 2026 merupakan beta terakhir yang direncanakan, dengan API yang sudah terkunci.

Berikut ringkasan kompatibilitas:

AspekDetail
Pixel yang didukungPixel 6 hingga seri Pixel 10
Merek lainSamsung, OnePlus, Motorola, Xiaomi — akan menyusul dalam beberapa bulan setelah rilis stabil
Syarat fitur AI (Gemini Intelligence)RAM minimal 12 GB + dukungan Gemini Nano v3
Pixel 10aTidak mendukung fitur AI (RAM 8 GB), tetapi App Bubbles tetap tersedia

Perlu digarisbawahi: App Bubbles adalah fitur platform Android 17 yang tersedia untuk semua perangkat yang didukung, termasuk Pixel 10a. Namun fitur kecerdasan buatan berbasis Gemini Intelligence memerlukan spesifikasi lebih tinggi dan tidak hadir di Pixel 10a.

Bagi pengguna Android di Indonesia — terutama yang menggunakan perangkat Samsung, Xiaomi, atau Motorola — fitur ini kemungkinan baru bisa dinikmati beberapa bulan setelah versi stabil Android 17 dirilis, mengikuti jadwal pembaruan masing-masing produsen. Informasi resmi mengenai ketersediaan pembaruan untuk pasar Indonesia belum diumumkan, sehingga pantau terus kanal resmi produsen perangkat Anda.

Sumber