Produsen kamera keamanan asal Amerika Serikat, Wyze, mengumumkan penarikan kembali (recall) sukarela atas lebih dari 320.000 unit kamera Solar Cam Pan karena risiko kebakaran dan ledakan baterai lithium-ion. Yang menarik, akar masalahnya bukan cacat perangkat keras, melainkan kesalahan pada buku panduan pemasangan yang menyertai produk. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh Android Authority dan dikonfirmasi melalui pengumuman resmi U.S. Consumer Product Safety Commission (CPSC).
Sekrup Salah Menembus Casing Baterai Lithium-Ion
Menurut pernyataan resmi Wyze, panduan instalasi yang disertakan dalam kemasan mengarahkan pengguna untuk memasang braket panel surya di bagian atas kamera menggunakan sekrup kayu kepala datar yang panjang (long flat-head wood screw). Padahal, sekrup yang benar seharusnya berupa machine screw kepala pan yang lebih pendek.
Penggunaan sekrup yang salah dapat menembus casing logam baterai lithium-ion di dalam kamera, memicu pemanasan berlebih (overheating) yang berujung pada kebakaran maupun luka bakar serius. CPSC mencatat hingga saat ini telah terjadi 13 laporan overheating, 6 insiden ledakan disertai kebakaran, dan 6 kasus luka bakar ringan terkait masalah ini.
Cek Model: WYZESCPWH Berwarna Putih
Recall ini hanya berlaku untuk kamera Solar Cam Pan berwarna putih dengan nomor model WYZESCPWH yang tertera di bagian belakang perangkat. CPSC mengumumkan penarikan ini pada 4 Juni 2026, dengan rincian sekitar 321.360 unit terjual di Amerika Serikat dan 2.560 unit di Kanada. Unit yang terdampak adalah yang dibeli sebelum 3 April 2026.
| Item | Detail |
|---|---|
| Tanggal Pengumuman | 4 Juni 2026 (CPSC) |
| Unit Terjual di AS | ±321.360 unit |
| Unit Terjual di Kanada | ±2.560 unit |
| Sekrup Salah | Long flat-head wood screw |
| Sekrup Benar | Short pan-head machine screw |
| Insiden Dilaporkan | 13 overheating, 6 kebakaran, 6 luka bakar |
Di pasar AS, produk ini dijual melalui Home Depot, Best Buy, Micro Center, Amazon, Temu, situs resmi Wyze, serta jalur B2B Renew, Inc. dan ReturnPro.
Peringatan: Kamera Akan Dinonaktifkan Permanen
Ada poin krusial yang harus dipahami sebelum mendaftar program recall ini. Begitu Anda mengikuti prosedur recall, kamera akan dinonaktifkan secara permanen dan tidak dapat digunakan lagi, bahkan jika Anda sebenarnya sudah memasang sekrup yang benar sejak awal. Jadi, ini bukan program perbaikan, melainkan penarikan total disertai kompensasi.
Wyze meminta pengguna yang memasang braket panel surya dengan sekrup kayu panjang untuk segera menghentikan pemakaian. Jika ragu jenis sekrup yang digunakan, pengguna disarankan mengunduh firmware khusus dan menunggu 48 jam agar baterai benar-benar habis sebelum membuka unit untuk inspeksi internal. Langkah ini wajib dipatuhi mengingat risiko menangani baterai lithium-ion yang masih bermuatan.
Pilihan Kompensasi bagi Pengguna Terdampak
Wyze menawarkan tiga opsi kompensasi yang cukup fleksibel:
- Penggantian gratis dengan kamera baru beserta aksesori panel surya
- Pengembalian dana penuh (full refund)
- Kartu hadiah (gift card) senilai harga pembelian asli
Kabar baiknya, pengguna tetap bisa mengikuti program recall meskipun tanpa bukti pembelian (struk). Alur prosesnya sederhana: mengisi formulir registrasi, menerima firmware khusus untuk menghabiskan daya baterai, lalu membuang unit sesuai regulasi daur ulang elektronik setempat.
Rekam Jejak Wyze: Bukan Sekadar Masalah Hardware
Selain masalah keamanan fisik kali ini, Wyze juga punya catatan panjang terkait isu privasi data. Pada April 2026, gugatan class action diajukan di pengadilan federal Washington atas dugaan berbagi data pengunjung situs web ke TikTok dan Meta meski pengguna sudah menolak cookie.
Beberapa insiden sebelumnya yang patut dicatat:
- 2019–2020: Database pelanggan termasuk kredensial login terekspos di internet selama 23 hari
- Februari 2024: Bug pada library caching pihak ketiga menyebabkan sekitar 13.000 pengguna tidak sengaja melihat siaran langsung kamera rumah orang lain
- April 2026: Gugatan class action terkait pelacakan web
Dampak bagi Konsumen di Indonesia
Penting dicatat bahwa program recall ini hanya berlaku untuk pasar Amerika Serikat dan Kanada. Wyze tidak memiliki jalur distribusi resmi di Indonesia, sehingga produk Solar Cam Pan yang beredar di tanah air umumnya berasal dari pembelian lintas batas (cross-border) melalui platform seperti Amazon, Shopee International, atau Tokopedia importir.
Sebagai gambaran harga, Solar Cam Pan dijual sekitar US$139 atau setara Rp 2.260.000 di pasar AS. Bagi konsumen Indonesia yang kebetulan memiliki unit ini dari pembelian luar negeri, sebaiknya periksa nomor model WYZESCPWH dan hentikan pemakaian jika braket panel surya dipasang dengan sekrup kayu panjang. Untuk klaim kompensasi, pengguna perlu menghubungi langsung Wyze melalui situs resminya, meski proses pengiriman unit kembali ke AS bisa menjadi kendala tersendiri.
Sebagai alternatif lokal, pasar kamera keamanan pintar Indonesia memiliki banyak pilihan dengan dukungan after-sales yang lebih solid, mulai dari Xiaomi Mi Home Security Camera, EZVIZ, hingga TP-Link Tapo yang tersedia resmi melalui Erafone, Tokopedia, dan Shopee Mall.
