Titan Army, produsen monitor asal Tiongkok yang mulai dikenal di segmen gaming, dikabarkan tengah menyiapkan monitor ultrawide berukuran 57 inci dengan resolusi 7680×2160 dan refresh rate 240Hz untuk tahun 2026. Jika terealisasi, produk ini akan menjadi pesaing langsung Samsung Odyssey Neo G9 yang saat ini mendominasi segmen "8K2K" — kategori monitor yang menggabungkan dua layar 4K dalam satu panel.
Spesifikasi yang Bocor: 57 Inci, 32:9, 1000R, 240Hz
Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh VideoCardz berdasarkan slide roadmap internal Titan Army yang dibagikan oleh Channel Gate. Berdasarkan slide tersebut, berikut spesifikasi yang tercantum:
- Ukuran panel: 57 inci
- Aspek rasio: 32:9
- Resolusi: 7680×2160 (setara dua layar 3840×2160 berdampingan)
- Kelengkungan: 1000R
- Refresh rate: 240Hz
Resolusi 7680×2160 — yang kerap disebut "Dual UHD" atau "8K2K" — dirancang untuk menggantikan konfigurasi dual monitor 4K dengan satu layar tunggal. Bagi para gamer atau kreator konten yang menginginkan ruang kerja luas tanpa bezel di tengah, kategori ini memang menawarkan proposisi yang sulit ditolak.
Perlu dicatat bahwa slide yang bocor tidak mencantumkan sejumlah informasi krusial, antara lain jenis panel (QD-OLED, VA, atau IPS), teknologi backlight (Mini LED atau standar), dukungan HDR, konfigurasi port (DisplayPort, HDMI, USB-C), serta jadwal rilis dan harga. Artinya, spesifikasi yang tersedia saat ini baru sebatas empat parameter dasar, dan detail akhir produk masih sangat mungkin berubah.
Apakah Ini Panel yang Sama dengan Samsung Odyssey Neo G9?
VideoCardz menyoroti kesamaan yang mencolok antara spesifikasi bocoran Titan Army dengan Samsung Odyssey Neo G9 yang sudah beredar di pasaran. Keduanya sama-sama mengusung konfigurasi 57 inci, 32:9, 7680×2160, kelengkungan 1000R, dan refresh rate maksimal 240Hz.
Berdasarkan kesamaan ini, muncul spekulasi bahwa Titan Army kemungkinan akan menggunakan panel yang identik dengan milik Samsung. Namun, ini tetaplah sebuah dugaan berdasarkan kesesuaian spesifikasi — belum ada konfirmasi resmi mengenai pemasok panel dari pihak Titan Army.
Jika spekulasi tersebut benar, perbedaan antara kedua produk kemungkinan akan terletak pada aspek-aspek yang belum terungkap: kualitas pemrosesan gambar, fitur HDR, desain fisik, serta tentu saja harga. Samsung Odyssey Neo G9 saat ini dijual di kisaran $1.799 (sekitar Rp 29.200.000), sehingga jika Titan Army mampu menawarkan panel serupa dengan harga lebih kompetitif, daya tariknya bisa signifikan.
Roadmap 2026 Titan Army: Lebih dari Sekadar Satu Model
Slide yang sama juga mengungkap jajaran produk lain yang direncanakan Titan Army untuk 2026, mencakup berbagai aspek rasio dan ukuran:
| Aspek Rasio | Ukuran | Resolusi | Refresh Rate |
|---|---|---|---|
| 21:9 | 34 inci | 3440×1440 | Maks. 360Hz |
| 21:9 | 34 inci | 5120×2160 | 180Hz |
| 21:9 | 39,7 inci | 5120×2160 | 180Hz |
| 21:9 | 43,8 inci | 5760×2160 | 240Hz |
| 21:9 | 52 inci | 5120×2160 | 240Hz |
| 16:9 | 32 inci | 4K | 160Hz / 240Hz |
| 16:9 | 32 inci | 5K / 6K | 180Hz |
| 16:9 | 36,5 inci | 4K | 165Hz |
| 32:9 | 49 inci | 3840×1080 / 5120×1440 | (tidak tercantum) |
| 32:9 | 57 inci | 7680×2160 | 240Hz |
Keberagaman lini ini menunjukkan ambisi Titan Army untuk menjangkau berbagai segmen — dari gamer kompetitif yang membutuhkan refresh rate tinggi (360Hz pada 34 inci) hingga pengguna profesional yang mengutamakan resolusi ekstrem seperti 5K dan 6K pada panel 32 inci.
Apa Artinya bagi Konsumen di Indonesia?
Monitor ultrawide kelas 57 inci seperti Samsung Odyssey Neo G9 memang sudah tersedia secara global, termasuk melalui sejumlah platform e-commerce di Indonesia, meski dengan harga yang tergolong premium. Kehadiran Titan Army sebagai alternatif berpotensi memberikan tekanan harga pada segmen ini — sesuatu yang selalu disambut baik oleh konsumen.
Titan Army sendiri sudah mulai masuk ke pasar Asia Tenggara, meski distribusi resminya di Indonesia masih terbatas. Informasi rilis resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan. Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan investasi pada monitor ultrawide kelas atas, ada baiknya menunggu pengumuman resmi dari Titan Army sebelum mengambil keputusan — terutama karena detail harga, jenis panel, dan fitur HDR yang belum terungkap bisa sangat menentukan nilai produk ini dibandingkan kompetitornya.
Sebagai gambaran, jika Titan Army mampu menghadirkan spesifikasi serupa dengan harga 20–30% di bawah Samsung Odyssey Neo G9, produk ini bisa menjadi pilihan menarik di segmen yang selama ini didominasi satu pemain saja.
