Devolver Digital dan Croteam resmi mengumumkan The Talos Principle 3, babak penutup dari trilogi puzzle filosofis yang telah mendapat pujian luas. Namun pengumuman ini datang dengan kejutan yang mengecewakan: game ini hanya akan hadir di PlayStation 5 dan PC via Steam — tanpa versi Xbox sama sekali.

Trilogi Berakhir Tanpa Xbox: Kronologi yang Membingungkan

Keputusan ini terasa janggal jika melihat rekam jejak seri ini di berbagai platform:

JudulXbox
The Talos Principle 1Tidak rilis bersamaan (bukan day-one)
The Talos Principle 2Rilis bersamaan (day-and-date)
The Talos Principle 3Tidak ada versi Xbox

The Talos Principle 2 justru hadir di Xbox pada hari yang sama dengan platform lain. Kini, seri yang dijuluki "grand finale" dari trilogi epik ini malah meninggalkan Xbox sepenuhnya. Trailer berjudul "Grand Finale to an Epic Saga | The Talos Principle 3 | Coming soon to Steam and PS5" telah diunggah di YouTube, namun tidak ada satu pun penyebutan Xbox di dalamnya.

Reaksi dari komunitas Xbox pun tidak butuh waktu lama untuk muncul. Sejak pengumuman pada 13 Mei 2026, banyak pengguna Xbox menyuarakan kekecewaan mereka di media sosial, dengan keluhan utama bahwa trilogi ini kini "tidak bisa diselesaikan" di platform yang mereka miliki.

Devolver Digital dan Xbox: Hubungan yang Selama Ini Solid

Yang membuat keputusan ini semakin mengejutkan adalah rekam jejak Devolver Digital sebagai penerbit yang selama ini cukup konsisten mendukung ekosistem Xbox. Sejumlah judul populer mereka tersedia di Xbox, antara lain:

  • Cult of the Lamb — disambut baik di Xbox
  • Death's Door — tersedia di Xbox
  • Trek to Yomi — tersedia di Xbox
  • Loop Hero — tersedia di Xbox
  • Astroneer — tersedia di Xbox
  • Ball X Pit — dipromosikan melalui program ID@Xbox dan mendukung Xbox Play Anywhere

Dengan portofolio seperti itu, absennya Xbox pada judul penutup trilogi ini menjadi tanda tanya besar. Menurut laporan Windows Central, Croteam adalah studio yang relatif kecil dengan sekitar 50 karyawan. Untuk melakukan porting ke Xbox, biasanya dibutuhkan dukungan dari penerbit atau kesepakatan dengan Microsoft — misalnya melalui kontrak Xbox Game Pass. Jika dukungan semacam itu tidak terwujud, maka keputusan untuk melewati Xbox bisa jadi merupakan konsekuensi praktis, bukan keputusan ideologis.

Perlu dicatat, Devolver Digital hingga kini belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan di balik keputusan ini. Windows Central menyebut pihaknya telah menghubungi tim PR Devolver, namun tidak mengharapkan respons.

Dunia "Anomaly" dan Rilis 2027

Dari sisi konten, The Talos Principle 3 menjanjikan skala yang jauh lebih besar dibanding pendahulunya. Berdasarkan siaran pers resmi Devolver Digital, pemain akan terbangun di sebuah dunia bernama Anomaly — tempat yang digambarkan sebagai satu-satunya lokasi di alam semesta di mana hukum fisika tidak berlaku sebagaimana mestinya. Dunia ini merupakan perpaduan antara kuil-kuil yang runtuh dan pos observasi ilmiah yang ditinggalkan.

Perjalanan dalam game ini akan melintasi lebih dari 12 dunia berbeda, menghadirkan puzzle-puzzle baru yang belum pernah ada sebelumnya. Dari sisi teknis, Croteam telah beralih ke Unreal Engine, yang memungkinkan kualitas visual yang lebih tinggi dibanding seri sebelumnya.

Menurut laporan Game Informer, The Talos Principle 3 dijadwalkan rilis pada 2027 untuk PlayStation 5 dan PC. Sebagai catatan, pada 2025 lalu Croteam juga telah merilis The Talos Principle: Reawakened, versi remaster dari game pertama — sebuah langkah yang kini terlihat sebagai persiapan menuju penutupan trilogi ini.

Xbox Game Pass dan Perubahan Ekosistem yang Memengaruhi Keputusan Ini

Konteks yang lebih luas perlu dipahami untuk membaca situasi ini secara utuh. Ekosistem Xbox Game Pass sedang mengalami perubahan signifikan sepanjang 2026:

PeristiwaWaktuDetail
CEO baru Microsoft GamingFebruari 2026Asha Sharma menggantikan Phil Spencer
Penyesuaian harga Game Pass21 April 2026Ultimate turun dari $29,99 menjadi $22,99; PC dari $16,49 menjadi $13,99
Perubahan kebijakan Call of DutyApril 2026CoD baru tidak lagi masuk Game Pass di hari pertama; ditambahkan 12 bulan setelah rilis
Bundel Discord NitroMei 2026Xbox Game Pass Starter Edition dibundel dengan Discord Nitro

Latar belakang perubahan ini tidak lepas dari tekanan finansial. Dikabarkan bahwa keputusan memasukkan Call of Duty: Black Ops 6 ke Game Pass pada hari pertama di 2024 menyebabkan kerugian penjualan sekitar $300 juta (sekitar Rp 4,87 triliun) bagi Microsoft. Dalam iklim seperti ini, kesepakatan Game Pass untuk judul-judul niche menjadi semakin sulit terwujud — dan hal itu berpotensi berdampak langsung pada keputusan developer kecil seperti Croteam.

Analis Xbox Jez Corden dari Windows Central menilai kasus The Talos Principle 3 sebagai cerminan dari tantangan struktural yang kini dihadapi platform Xbox: tanpa kontrak Game Pass, developer skala menengah ke bawah semakin enggan untuk melakukan porting ke Xbox secara bersamaan.

Pilihan bagi Penggemar yang Ingin Menuntaskan Trilogi

Bagi penggemar seri ini yang ingin menyaksikan penutupan trilogi secara langsung saat rilis pada 2027, pilihan yang tersedia saat ini adalah PlayStation 5 atau PC via Steam. Tidak ada kepastian apakah versi Xbox akan menyusul di kemudian hari.

Perlu diingat, Windows Central menyebut kualitas puzzle dalam seri The Talos Principle setara dengan Portal — sebuah pujian yang tidak diberikan sembarangan. Bagi pengguna di Indonesia yang tertarik, game ini dapat dibeli melalui PlayStation Store atau Steam setelah rilis resminya. Informasi ketersediaan di pasar Indonesia belum diumumkan secara spesifik, namun mengingat distribusi digital, akses melalui kedua platform tersebut seharusnya tidak menjadi hambatan berarti.

Sumber