Mouse gaming nirkabel SteelSeries Aerox 3 Wireless sedang dijual dengan harga $53,99 (sekitar Rp 877.000), turun 45% dari harga normalnya. Android Authority menyebut ini sebagai "rare deal" yang mendekati harga terendah sepanjang masa produk tersebut. Yang menarik, penurunan harga ini terjadi tepat setelah SteelSeries meluncurkan penerusnya, Aerox 3 Wireless Gen 2, sehingga ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli.
Seberapa Murah Harga $53,99 Ini?
Harga $53,99 (sekitar Rp 877.000) merupakan penurunan 45% dari harga resminya. Android Authority mengategorikan penawaran ini sebagai "near-record low" — artinya mendekati, namun belum tentu sama dengan, harga termurah yang pernah tercatat. Istilah "rare deal" yang digunakan mengindikasikan bahwa diskon sebesar ini jarang terjadi untuk produk ini.
| Keterangan | Detail |
|---|---|
| Harga diskon | $53,99 (sekitar Rp 877.000) |
| Diskon | 45% dari harga normal |
| Status harga | Near-record low (mendekati harga terendah) |
| Ketersediaan | Rare deal (penawaran langka) |
Perlu dicatat bahwa informasi harga dan stok bersifat dinamis. Bagi pembaca di Indonesia yang berminat, produk ini umumnya tersedia melalui platform e-commerce internasional seperti Amazon, atau toko periferal gaming lokal yang mengimpor produk SteelSeries. Pastikan mengecek ketersediaan terkini sebelum melakukan pembelian.
Spesifikasi Aerox 3 Wireless: Ringan, Tahan Air, Sensor 18K DPI
Aerox 3 Wireless dirancang dengan filosofi ultra-lightweight — bobot hanya 66–68 gram berkat desain cangkang berlubang (honeycomb). Untuk mengatasi kelemahan umum desain berlubang yang rentan terhadap debu dan cairan, SteelSeries membekali mouse ini dengan teknologi AquaBarrier setara IP54, yang melindungi bagian dalam dari percikan air, debu, dan kotoran.
Spesifikasi utama yang perlu diketahui:
- Sensor: TrueMove Air optik 18.000 DPI, 400 IPS, akselerasi 40G
- Konektivitas: 2.4GHz nirkabel (polling rate hingga 1000Hz/1ms) dan Bluetooth
- Baterai: hingga 80 jam via 2.4GHz, hingga 200 jam via Bluetooth
- Pengisian daya: USB-C
- Switch: Golden Micro dengan ketahanan 80 juta klik
- Pencahayaan: Holey RGB (RGB melalui lubang-lubang cangkang)
Sebagai gambaran, angka 200 jam baterai yang sering ditonjolkan berlaku untuk mode Bluetooth. Jika menggunakan koneksi 2.4GHz yang lebih responsif untuk gaming kompetitif, durasi baterai turun menjadi sekitar 80 jam — masih tergolong baik untuk kelas ini.
Mengapa Harganya Turun? Gen 2 Sudah Hadir
Konteks di balik diskon ini tidak bisa dilepaskan dari peluncuran Aerox 3 Wireless Gen 2 pada 7 April 2026, bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-25 SteelSeries. Generasi baru ini membawa peningkatan signifikan yang membuat model lama terasa perlu "dihabiskan" dari rak.
| Fitur | Aerox 3 Wireless (Sekarang) | Aerox 3 Wireless Gen 2 |
|---|---|---|
| Sensor | TrueMove Air 18K DPI | TrueMove 26K DPI |
| Polling rate | Hingga 1000Hz | 4000Hz |
| Baterai 2.4GHz | 80 jam | 120 jam (+50%) |
| Baterai Bluetooth | 200 jam | 200 jam |
| Harga | $53,99 (Rp 877.000) | $109,99 (sekitar Rp 1.787.000) |
Gen 2 hadir dalam tiga pilihan warna — Shadow, Ghost, dan Magenta — dengan harga $109,99 (sekitar Rp 1.787.000). Peningkatan polling rate dari 1000Hz ke 4000Hz dan sensor dari 18K ke 26K DPI cukup substansial bagi gamer kompetitif. Pola diskon besar pada model lama setelah peluncuran penerusnya adalah hal yang lazim di industri periferal gaming.
Pilih Model Lama yang Diskon atau Gen 2?
Keputusan ini bergantung pada prioritas dan anggaran masing-masing. Berikut panduan singkatnya:
Pilih Aerox 3 Wireless ($53,99 / Rp 877.000) jika:
- Anggaran terbatas dan tidak membutuhkan polling rate 4000Hz
- Sudah puas dengan sensor 18K DPI untuk gaming kasual hingga semi-kompetitif
- Ingin mouse ringan bersertifikat tahan air dengan harga yang jauh lebih terjangkau
Pilih Aerox 3 Wireless Gen 2 ($109,99 / Rp 1.787.000) jika:
- Bermain game kompetitif dan menginginkan latensi serendah mungkin (4000Hz polling rate)
- Menginginkan sensor terbaru (26K DPI) dan masa pakai baterai lebih panjang saat mode 2.4GHz
- Tidak keberatan membayar dua kali lipat untuk teknologi terkini
Bagi konsumen di Indonesia, selisih harga sekitar Rp 900.000 antara keduanya cukup signifikan. Model lama dengan diskon 45% ini tetap merupakan mouse gaming nirkabel berkualitas tinggi dari merek terpercaya — bukan sekadar produk "sisa" yang tidak layak dibeli.
Informasi rilis resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan secara spesifik, namun produk SteelSeries umumnya dapat ditemukan melalui toko periferal gaming online maupun offline di kota-kota besar.
