Roborock menghadirkan pendekatan yang berbeda dari kebanyakan robot vacuum di kelasnya: alih-alih menggunakan pad berputar atau pad getar, Qrevo Curv 2 Flow mengandalkan mop berbentuk silinder seperti roller cat untuk mengepel lantai. Dibanderol $999,99 (sekitar Rp 16.200.000), perangkat ini memposisikan diri sebagai pilihan kelas menengah yang menawarkan kualitas pengepelan setara mesin flagship—khususnya untuk rumah berlantai keras.

Apa Keunggulan Mop Roller Silinder Dibanding Pad Biasa?

Inovasi utama Qrevo Curv 2 Flow terletak pada sistem SpiraFlow, yakni mop berbentuk roller silinder selebar 270mm yang berputar pada 220 RPM dengan tekanan 15N ke permukaan lantai. Sebagai perbandingan, model pendahulunya, Qrevo Curv, hanya memberikan tekanan 6N—artinya tekanan pengepelan meningkat lebih dari dua kali lipat.

Cara kerjanya cukup cerdas: bagian atas roller dilengkapi scraper blade yang terus-menerus mengikis kotoran dari permukaan roller, sehingga sisi bersih selalu yang menyentuh lantai. Berbeda dengan pad berputar konvensional yang cenderung menyebarkan kotoran karena menggunakan permukaan yang sama berulang kali, sistem roller ini meminimalkan risiko kotoran kembali menempel ke lantai.

Delapan titik distribusi air pada roller memastikan air bersih tersebar merata, sementara scraper internal mencegah tetesan berlebih yang bisa meninggalkan bekas. Ketika melewati karpet, perisai pelindung mop otomatis terbuka untuk mencegah karpet basah.

Perlu dicatat, dock pengisian memiliki kapasitas tangki air bersih sekitar 4 liter dan tangki air kotor sekitar 3 liter, sehingga mampu menyelesaikan beberapa sesi pengepelan tanpa perlu diisi ulang. Dock juga mencuci mop dengan air panas hingga 75°C secara otomatis.

Navigasi LiDAR dan Kemampuan Penghindaran Rintangan

Untuk navigasi, Qrevo Curv 2 Flow menggunakan PreciSense LiDAR yang terletak di bagian atas bodi. Sistem ini mampu mengenali rintangan baru secara real-time dan dilengkapi kamera dengan AI pengenalan objek—pengguna dapat memverifikasi apakah deteksi tersebut akurat melalui aplikasi.

Daya hisapnya mencapai 20.000Pa. Angka ini memang jauh di bawah Saros 20 yang mencapai 36.000Pa, namun menurut pengujian yang dilakukan, performa tersebut sudah memadai untuk lantai keras dan karpet berbulu pendek. Untuk karpet berbulu panjang, hasilnya bisa berbeda.

Beberapa poin performa yang patut diperhatikan:

  • Rambut dan kotoran ringan terhisap tanpa menyumbat, berkat sikat utama dua bagian dengan putaran berlawanan arah
  • Jumlah sikat samping ditingkatkan dari satu menjadi dua, dan sikat ini otomatis terangkat saat mendeteksi cairan
  • Kapasitas tempat sampah 325ml, meningkat sekitar 20% dibanding CurvX (258ml)
  • Kontrol tersedia via aplikasi maupun perintah suara
  • Bodi dapat dibongkar untuk dibersihkan tanpa memerlukan alat

Satu kelemahan yang dicatat dalam pengujian: robot ini cenderung terlalu berhati-hati dalam menghindari rintangan, sehingga kurang efektif membersihkan area di tepi furnitur atau sudut lemari.

Kendala Fisik: Tinggi Bodi dan Proses Pengeringan 3 Jam

Ada dua keterbatasan praktis yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli.

Pertama, soal clearance bodi. Karena menggunakan pod LiDAR di bagian atas, Qrevo Curv 2 Flow hanya bisa masuk ke ruang dengan ketinggian minimal 119mm dari lantai ke permukaan bawah furnitur. Jika sofa atau lemari penyimpanan di rumah Anda memiliki celah lebih rendah dari itu, robot ini tidak akan bisa masuk sama sekali.

Kedua, proses pengeringan mop. Setelah sesi pengepelan selesai, dock membutuhkan waktu hingga 3 jam untuk mengeringkan mop—bahkan dalam mode hemat energi. Suaranya tidak tergolong keras, tetapi cukup terdengar di rumah yang tenang. Solusi yang disarankan adalah menjadwalkan pengepelan menjelang tidur, sehingga proses pengeringan selesai sebelum pagi hari.

Selain itu, robot ini juga kurang andal dalam melewati ambang pintu atau perbedaan ketinggian lantai tertentu, yang perlu dipertimbangkan jika rumah Anda memiliki banyak transisi lantai.

Perbandingan dengan Saros 20: Selisih $600 untuk Apa?

Berikut perbandingan langsung antara Qrevo Curv 2 Flow dan Saros 20:

SpesifikasiQrevo Curv 2 FlowSaros 20
Harga$999,99 (sekitar Rp 16.200.000)$1.599,99 (sekitar Rp 26.000.000)
Daya Hisap20.000Pa36.000Pa
Sistem MopRoller silinderPad berputar
Clearance MasukMin. 119mm~79,8mm (lebih rendah)
Kemampuan Naik TanggaTerbatasLebih baik (4,5cm)

Selisih harga sekitar $600 (sekitar Rp 9.750.000) pada dasarnya membeli dua hal: daya hisap 1,8 kali lebih kuat dan bodi lebih rendah yang bisa masuk ke celah furnitur sempit. Saros 20 juga menggunakan pad berputar, bukan roller—sehingga kualitas pengepelan di lantai keras justru bisa lebih baik pada Qrevo Curv 2 Flow.

Untuk konteks, Saros 20 dilengkapi StarSight 2.0 yang mampu mengenali hingga 201 jenis objek, serta AdaptiLift Chassis 3.0 yang memungkinkan melewati anak tangga setinggi 4,5cm. Jika kebutuhan utama Anda adalah pengepelan lantai keras berkualitas tinggi tanpa harus masuk ke celah furnitur yang sangat rendah, Qrevo Curv 2 Flow menawarkan nilai yang lebih efisien.

Apakah Layak Dibeli untuk Konsumen Indonesia?

Qrevo Curv 2 Flow diperkenalkan di CES 2026 sebagai robot vacuum pertama Roborock dengan sistem mop roller. Informasi rilis resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan, namun Roborock telah beroperasi di lebih dari 170 negara dan melayani lebih dari 22 juta rumah tangga per 2026.

Bagi konsumen di Indonesia yang mencari robot vacuum dengan kemampuan pengepelan superior untuk lantai keramik atau vinyl—yang umum di hunian Indonesia—Qrevo Curv 2 Flow layak masuk daftar pertimbangan serius. Harga $999,99 (sekitar Rp 16.200.000) memang bukan angka kecil, namun jauh lebih terjangkau dibanding Saros 20 yang mencapai sekitar Rp 26.000.000.

Satu hal yang perlu diperhatikan: jika furnitur di rumah Anda memiliki banyak celah di bawah 119mm, pertimbangkan kembali pilihan ini. Namun jika lantai keras adalah prioritas dan anggaran tidak mencapai kelas flagship, robot ini menawarkan teknologi mop yang belum ada di kelas harganya.

Untuk ketersediaan unit, pantau kanal resmi Roborock Indonesia atau platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee untuk informasi distribusi terbaru.

Sumber