CalDigit baru saja merilis dua dock Thunderbolt 5 terbaru, yakni TS5 dan Element 5 Hub, yang ditargetkan bagi pengguna Mac generasi terbaru berbasis chip Apple M5. MacRumors telah merilis ulasan mendalam terhadap kedua perangkat ini, dan hasilnya cukup menjanjikan, terutama untuk para profesional kreatif yang membutuhkan ekspansi port masif.

Bagi konsumen di Indonesia, perangkat seperti ini memang masih tergolong niche dan umumnya dibeli melalui jalur impor atau marketplace lintas batas, mengingat distribusi resmi CalDigit di Tanah Air masih terbatas.

TS5: 15 Port, Desain Fanless, dan Suhu yang Adem

TS5 dibanderol seharga US$400 (sekitar Rp 6.500.000) dan menjadi model utama dengan total 15 port. Yang menarik, meskipun mengadopsi desain fanless alias tanpa kipas, MacRumors melaporkan bahwa perangkat ini hanya terasa "suam-suam kuku" selama pengujian intensif — jauh lebih dingin dibanding kakaknya, TS5 Plus.

Dimensi bodinya cukup ringkas: tinggi sekitar 14 cm, lebar 11,4 cm, dan tebal 5 cm. CalDigit menggunakan material aluminium berwarna space gray dengan tekstur rusuk (rib) untuk membantu disipasi panas. Dalam paket penjualan, Anda akan mendapatkan adaptor daya 240W dan kabel Thunderbolt 5 berlapis kepang sepanjang satu meter.

Berikut konfigurasi portnya:

Bagian Depan

  • Jack audio
  • USB-C (10Gb/s, 7,5W)
  • USB-C (10Gb/s, 20W)
  • Slot microSD (UHS-II)
  • Slot SD (UHS-II)

Bagian Belakang

  • Audio in/out
  • USB-C (10Gb/s, 7,5W)
  • USB-A (10Gb/s, 7,5W)
  • USB-A (480Mb/s, 7,5W)
  • Ethernet 2,5GbE
  • 3x downstream Thunderbolt 5 (masing-masing 15W)
  • 1x upstream Thunderbolt 5 (140W)

Dibandingkan TS5 Plus, varian TS5 tidak memiliki dual USB controller, hanya menggunakan Ethernet 2,5GbE (bukan 10GbE), serta tidak menyediakan port DisplayPort. Namun, TS5 unggul dalam jumlah port downstream Thunderbolt 5 — tiga port versus dua port pada TS5 Plus.

Dukungan Display dan Bug SSD via USB-C yang Perlu Diwaspadai

Thunderbolt 5 menawarkan bandwidth hingga 80Gb/s, dan bisa naik hingga 120Gb/s pada mode Bandwidth Boost untuk display. Ini setara dua kali lipat dari Thunderbolt 4. Kemampuan menjalankan monitor sangat bergantung pada chip Mac yang Anda gunakan:

  • M5 Max: hingga 4 layar 6K 60Hz, atau 2 layar 8K 60Hz, atau 2 layar 4K 240Hz
  • M5 Pro: hingga 3 layar 6K 60Hz
  • M4 Max / M5 Max: dua layar 8K 60Hz
  • Chip Pro/Max generasi sebelumnya: maksimal dua layar 6K 60Hz
  • M4 / M5: dua layar 6K 60Hz
  • M1 / M2: hanya satu layar
  • M3: dua layar dalam mode clamshell, satu layar saat laptop dibuka

Perlu dicatat, dukungan dua unit LG UltraFine 5K secara bersamaan hanya tersedia di MacBook Pro dengan chip M5 Max.

Namun, MacRumors menemukan satu masalah serius: SSD yang dicolokkan ke port USB-C TS5 kadang tidak terdeteksi oleh macOS. Anehnya, SSD berbasis Thunderbolt 5 berfungsi normal. Restart bisa memulihkan koneksi, namun setelah itu Anda mungkin perlu mencabut-pasang dock saat masalah kambuh. Bagi pengguna yang berniat memakai TS5 sebagai hub penyimpanan, MacRumors menyarankan untuk membeli dari toko yang memiliki kebijakan retur — saran yang juga relevan bagi pembeli di Indonesia yang mengandalkan reseller atau platform seperti Tokopedia dan Shopee dengan jaminan pengembalian.

Element 5 Hub: Lebih Kecil dari iPhone

Untuk pengguna yang tidak butuh banyak port, CalDigit menyiapkan Element 5 Hub seharga US$250 (sekitar Rp 4.100.000). MacRumors menggambarkan ukurannya setara SSD Thunderbolt 5 standar — bahkan lebih kecil dari iPhone. Spesifikasi detail mengenai konfigurasi port internal dan kapasitas display dapat Anda baca di sumber asli.

Persaingan Pasar: Kensington dan OWC Ikut Bermain

CalDigit bukan satu-satunya pemain di segmen ini. Pada CES 2026, Kensington memperkenalkan dua model: SD5010T5 dengan dual HDMI yang mendukung hingga tiga monitor 4K (rilis Q2 2026), dan SD7100T5 EQ Pro 19-in-1 yang menyediakan empat port Thunderbolt 5 plus pengisian daya 140W via USB PD 3.1.

Sementara OWC memamerkan Thunderbolt 5 Dual 10GbE Network Dock yang fokus ke konektivitas jaringan kelas profesional. Bagi pengguna yang membutuhkan HDMI langsung atau dual 10GbE, opsi-opsi ini bisa lebih relevan dibanding TS5.

Era Baru Storage Thunderbolt 5

Di sisi penyimpanan, OWC merilis Express 4M2 Ultra di ajang NAB 2026 — diklaim sebagai enclosure NVMe M.2 empat slot pertama di dunia berbasis Thunderbolt 5. Dengan konfigurasi RAID 0, kecepatan baca sekuensial bisa mencapai 6.622MB/s. Harganya US$399,99 (sekitar Rp 6.500.000) untuk versi dasar dan US$549,99 (sekitar Rp 8.900.000) untuk paket dengan SoftRAID. Peluncuran dijadwalkan Q3 2026.

TerraMaster juga ikut meramaikan lewat D1 SSD Pro yang mengklaim kecepatan baca hingga 7.061MB/s dan tulis 6.816MB/s. OWC bahkan kini sudah memasarkan kabel Thunderbolt 5 sepanjang dua meter, memudahkan penataan kerja yang lebih fleksibel.

Kesimpulan: Apakah Layak untuk Pasar Indonesia?

MacRumors merekomendasikan TS5 dibanding TS5 Plus, terutama berkat tambahan port Thunderbolt 5 downstream ketiga. Namun jika Anda butuh DisplayPort 2.1, Ethernet 10GbE, atau lima port USB-A, TS5 Plus tetap menjadi pilihan lebih tepat.

Bagi pengguna Mac M5 di Indonesia — yang umumnya adalah kreator video, desainer 3D, atau developer profesional — TS5 menawarkan kombinasi menarik antara harga, jumlah port, dan ketenangan operasi tanpa kipas. Namun mengingat keterbatasan distribusi resmi dan adanya bug SSD via USB-C, sebaiknya beli dari kanal yang menjamin garansi internasional atau retur, dan hindari penggunaan TS5 sebagai hub SSD utama hingga CalDigit merilis pembaruan firmware.

Sumber