Sony dilaporkan akan menghentikan perilisan game-game single player unggulan PlayStation — termasuk seri God of War dan Horizon — di platform PC maupun Steam. Laporan ini pertama kali diterbitkan oleh Jason Schreier dari Bloomberg, dan jika terkonfirmasi, dampaknya akan langsung dirasakan oleh para gamer PC di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Apa yang Dilaporkan Schreier: CEO PlayStation Umumkan Kebijakan Baru
Menurut laporan Schreier, Hermen Hulst selaku CEO PlayStation menyampaikan kepada karyawan dalam rapat internal pada hari Senin bahwa Sony tidak akan lagi merilis game single player miliknya ke platform PC. Seluruh judul yang masuk kategori ini akan kembali menjadi eksklusif penuh untuk PS5 dan konsol penerusnya.
Perlu dicatat, ini bukan pertama kalinya Schreier menyentuh topik ini. Pada Maret 2025 lalu, ia sudah melaporkan adanya indikasi PlayStation mulai menarik diri dari ekspansi PC. Laporan terbaru ini merupakan kelanjutan dari investigasi tersebut.
Sebagai gambaran, game seperti Ghost of Yotei yang dijadwalkan rilis pada 2025 dikabarkan sempat memiliki rencana versi Steam — namun rencana tersebut disebut telah dibatalkan seiring kebijakan baru ini.
Penting untuk digarisbawahi: seluruh informasi ini masih berstatus laporan berbasis sumber internal, bukan pengumuman resmi dari Sony. Kebijakan final masih berpotensi berubah.
Mana yang Terdampak, Mana yang Tidak
Kebijakan baru ini tidak berlaku untuk semua judul PlayStation. Berdasarkan laporan, pembagiannya adalah sebagai berikut:
Tetap hadir di PC dan platform lain (multiplayer):
- Helldivers 2
- Marathon
Kembali eksklusif konsol (single player):
- Seri God of War
- Seri Horizon
- Serta franchise single player besar lainnya milik PlayStation
Laporan juga menyebutkan bahwa mengingat kesuksesan Helldivers 2 di Xbox dan PC, Sony kemungkinan kecil akan menjadikan game multiplayer baru sebagai eksklusif. Namun, hal ini belum sepenuhnya dikonfirmasi dan masih bisa berubah.
Mengapa Sony Mengambil Langkah Ini?
Beberapa faktor disebut-sebut melatarbelakangi keputusan ini, meski semuanya masih bersifat spekulatif dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Sony:
- Penjualan di Steam dinilai kurang memuaskan dibandingkan ekspektasi awal
- Kekhawatiran terhadap merek PlayStation — merilis game eksklusif ke PC dianggap melemahkan daya tarik konsol dan mengurangi alasan konsumen untuk membeli PS5
- Faktor persaingan dengan Microsoft — Sony disebut ingin menghindari situasi di mana game PlayStation bisa dimainkan di perangkat Xbox, terutama mengingat adanya proyek "Project Helix" dari Microsoft yang dikabarkan merupakan perangkat hibrida konsol-PC
Sekali lagi, semua poin di atas adalah analisis dan spekulasi yang beredar — bukan pernyataan resmi Sony.
Dampak bagi Xbox: Posisi yang Kian Terjepit
Langkah Sony ini secara tidak langsung menekan posisi Xbox. Selama beberapa tahun terakhir, Microsoft justru bergerak ke arah sebaliknya: merilis game-game besarnya secara bersamaan di PC, PS5, dan Xbox. Halo: Campaign Evolved bahkan dilaporkan akan hadir di PS5 sejak hari pertama peluncuran.
Windows Central mengingatkan bahwa jika situasi ini terkunci — "game PlayStation hanya bisa dimainkan di PS5, sementara game Xbox bisa dimainkan di mana saja" — maka alasan untuk membeli konsol Xbox semakin tipis. CEO Xbox yang baru, Asha Sharma, dikabarkan tengah menyusun strategi untuk memperkuat kehadiran hardware Xbox dan menjadikannya "tempat bermain bagi semua orang di seluruh dunia." Namun, keseimbangan antara eksklusivitas dan keterbukaan platform tampaknya masih dalam evaluasi internal.
Yang Perlu Diperhatikan Gamer Indonesia Sekarang
Bagi para gamer di Indonesia, ada beberapa hal praktis yang perlu dipertimbangkan berdasarkan laporan ini:
Jika Anda pengguna PC: Kemungkinan besar, game single player PlayStation baru seperti sekuel God of War atau Horizon tidak akan hadir di Steam. Jika ingin memainkan judul-judul tersebut saat rilis, memiliki PS5 tampaknya akan menjadi satu-satunya pilihan.
Jika Anda sudah memiliki versi PC dari game lama: Laporan ini hanya menyangkut rilis baru, bukan penarikan game yang sudah ada. God of War (2018), God of War Ragnarök, dan Horizon Zero Dawn yang sudah tersedia di Steam kemungkinan besar tidak akan dihapus.
Untuk game multiplayer seperti Helldivers 2: Berdasarkan laporan, judul-judul ini dikecualikan dari kebijakan baru dan tetap akan tersedia di PC.
PS5 saat ini tersedia di Indonesia melalui distributor resmi seperti Erafone dan berbagai toko elektronik besar, dengan harga mulai dari sekitar Rp 8.000.000 hingga Rp 9.500.000 tergantung paket dan varian. Jika kebijakan Sony ini benar-benar diterapkan, pertimbangan untuk berinvestasi pada konsol tersebut menjadi semakin relevan bagi penggemar franchise PlayStation.
Namun, mengingat ini masih merupakan laporan berbasis sumber internal, sikap terbaik saat ini adalah menunggu pengumuman resmi dari Sony sebelum mengambil keputusan pembelian besar.
