Nine Dots Studio resmi membuka fase open beta untuk RPG survival terbarunya, Outward 2, melalui Steam mulai 7 Juni 2026. Pengumuman ini dirilis bersamaan dengan PC Gaming Show di gelaran Summer Game Fest 2026, sekaligus menjadi pemanasan menjelang peluncuran Early Access pada 7 Juli 2026.

Open Beta Terbuka untuk Semua Pemain hingga Awal Juli

Sebelumnya, akses pra-rilis Outward 2 hanya diberikan kepada peserta closed beta yang lolos undian. Kini, siapa pun yang tertarik dapat mengunduh dan mencoba game tersebut langsung dari Steam tanpa perlu mendaftar lebih dulu. Menurut laporan Wccftech, periode open beta berlangsung "dari sekarang hingga game resmi dirilis bulan depan", dengan salah satu tujuan utamanya adalah melakukan uji beban server (server load test) sebelum Early Access dibuka pada 7 Juli 2026.

Bagi gamer Indonesia, ini adalah kesempatan untuk mencicipi game secara gratis sebelum memutuskan membeli — pertimbangan yang relevan mengingat harga game AAA di Steam Indonesia kerap berada di kisaran Rp 400.000 hingga Rp 700.000.

Sorotan Utama: Split-Screen Co-op di Satu PC

Trailer open beta yang dirilis Nine Dots Studio menampilkan beragam fitur multiplayer, namun yang paling mencuri perhatian adalah dukungan split-screen co-op, yakni mode kooperatif di mana dua pemain dapat bermain bersama di satu PC dengan layar yang dibagi dua.

Fitur ini terbilang langka di RPG modern dan menjadi nilai jual tersendiri, terutama bagi pemain yang ingin menikmati game bersama teman atau anggota keluarga tanpa perlu menyiapkan dua perangkat terpisah. Selain itu, mode co-op juga tersedia secara online, meskipun jumlah pemain dibatasi maksimal dua orang.

Kampanye Media Sosial: Dua Kunci Early Access Diundi

Bertepatan dengan dimulainya open beta, Nine Dots Studio juga menggelar kampanye giveaway dengan hadiah dua kunci Early Access Outward 2. Periode pendaftaran berlangsung dari 7 Juni hingga 25 Juni 2026, dengan langkah partisipasi sebagai berikut:

  1. Mengikuti akun resmi Nine Dots Studio di Twitter, TikTok, atau Instagram; berlangganan kanal YouTube; atau bergabung di server Discord.
  2. Mengambil tangkapan layar atau merekam video momen "berhasil gemilang" atau "gagal secara komikal" saat bermain beta.
  3. Mengunggah konten dengan tagar #ExploreAurai, menandai teman yang ingin diajak bermain, sekaligus menandai akun resmi Nine Dots Studio.

"Kejam dan Tidak Ramah": Visi yang Akhirnya Bisa Diuji Langsung

Dalam wawancara dengan Wccftech pada 2024, CEO Nine Dots Studio Guillaume Boucher-Vidal pernah menegaskan komitmennya untuk membuat Outward 2 tetap mempertahankan karakter seri pendahulunya:

"Sekejam dan se-obskur game pertama. Saya bersikeras soal itu. Saya tidak masalah jika sebagian orang tidak menyukainya, karena ada orang lain yang justru tertarik dengan hal yang membuat orang lain menjauh."

Filosofi anti-power-fantasy inilah yang kini dapat diuji langsung oleh pemain melalui open beta, jauh sebelum mereka memutuskan membeli versi Early Access.

Dunia Aurai, Sistem Mule, dan Mekanika Baru

Outward 2 mengambil latar di benua Aurai sekitar 50 tahun setelah peristiwa di game pertama, terbagi menjadi empat wilayah berbeda. Waktu berjalan sesuai kalender tetap, dengan pergantian musim dan fenomena cuaca seperti badai salju serta hujan petir yang memengaruhi pertempuran maupun perjalanan secara langsung.

Salah satu inovasi utama adalah hadirnya mule (hewan beban), sebuah unit yang berfungsi membawa inventaris pemain antar-wilayah. Karena mule rentan dalam pertempuran, pemain harus mengelola pergerakannya dengan hati-hati.

Beberapa mekanika baru lainnya:

  • Setiap jenis senjata memiliki moveset unik tersendiri.
  • Sistem Exercise baru memungkinkan stat pasif pemain berkembang sesuai bobot perlengkapan, material, dan senjata yang digunakan.
  • Co-op dibatasi dua pemain, tersedia baik secara lokal (split-screen) maupun online.

"Potato Mode" untuk PC Spesifikasi Rendah

Salah satu keputusan desain yang patut diapresiasi — terutama oleh pemain di Indonesia yang banyak menggunakan PC kelas menengah — adalah hadirnya preset grafis bernama Potato Mode. Menurut Pro Game Guides, preset ini secara khusus dirancang agar Outward 2 tetap bisa dimainkan di mesin dengan spesifikasi modest.

Tabel ringkas informasi rilis:

ItemDetail
Toko digitalSteam, Epic Games Store, GOG
Platform peluncuran awalPC saja
Versi konsolSetelah versi 1.0 dirilis
Closed betaMulai 26 Mei 2026
Early Access7 Juli 2026

Kombinasi distribusi multi-toko dan preset Potato Mode memperluas jangkauan game ini ke audiens yang lebih besar — termasuk komunitas gamer Indonesia yang kerap kali harus menyiasati keterbatasan hardware. Bagi yang ingin mencoba sebelum membeli, open beta di Steam adalah jalan paling rendah risikonya saat ini.

Sumber