MOD bernama DS2LightingEngine kini resmi tersedia untuk diunduh di Nexus Mods, membawa teknologi path tracing (ray tracing) ke dalam Dark Souls 2: Scholar of the First Sin (2015). Karya developer Ganaboy ini secara mendasar mengubah sistem pencahayaan game yang selama bertahun-tahun dianggap sebagai titik lemah visual terbesar dalam trilogi Dark Souls buatan FromSoftware.
Mengapa Dark Souls 2 Dianggap yang Paling Lemah Secara Visual
Di antara ketiga game dalam trilogi Dark Souls, seri kedua yang dirilis pada 2014 ini kerap mendapat kritik paling keras dari sisi tampilan. Meski arah artistiknya dinilai menarik, pencahayaan yang datar, warna yang terkesan pudar, serta penggunaan tekstur yang berulang membuat Dark Souls 2 tampak jauh di bawah standar visual pendahulu maupun penerusnya.
Brendan Lowry dari Windows Central menyebut bahwa Dark Souls pertama dan Dark Souls 3 secara visual jauh lebih mudah dinikmati. Namun dengan hadirnya DS2LightingEngine, ia berpendapat bahwa versi PC dari Dark Souls 2 berpotensi menjadi entri paling indah dalam seluruh trilogi — sebuah pernyataan yang cukup berani mengingat reputasi game ini selama ini.
Apa Saja yang Diubah oleh DS2LightingEngine
Setelah melalui fase pengembangan WIP (work in progress) selama beberapa bulan dan pengujian privat, MOD ini kini dapat diunduh secara bebas melalui Nexus Mods. Perubahan utama yang dibawa meliputi:
- Path tracing (ray tracing) tingkat lanjut — pencahayaan dihitung ulang secara realistis berdasarkan sumber cahaya
- Dynamic shadow yang jatuh secara akurat dari setiap sumber cahaya
- Peningkatan shader secara menyeluruh
- Volumetric fog yang memberi kedalaman visual pada area berkabut
Perlu dicatat, MOD ini masih berstatus beta. Lowry secara eksplisit mengingatkan bahwa pengguna tidak seharusnya mengharapkan pengalaman bebas bug atau glitch pada tahap ini.
Satu dampak gameplay yang cukup signifikan: sejumlah area dalam game menjadi gelap total, sementara musuh tetap dapat mendeteksi pemain dengan akurat. Artinya, membawa obor atau sumber cahaya lain menjadi kebutuhan nyata, bukan sekadar pilihan. Lowry menyebut perubahan ini justru menambah dimensi baru yang menarik pada gameplay.
Syarat Teknis dan Risiko Ban Online
Sebelum menginstal, ada beberapa hal penting yang wajib dipahami:
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Versi yang didukung | Dark Souls 2: Scholar of the First Sin (2015) — versi orisinal tidak kompatibel |
| Harga normal | $39,99 (sekitar Rp 650.000) |
| Harga saat diskon | $14,99 (sekitar Rp 244.000) — harga pada saat artikel sumber diterbitkan |
| Syarat fitur penuh | GPU dengan dukungan ray tracing |
| GPU tanpa ray tracing | Dapat menggunakan versi rasterisasi dengan fitur terbatas |
Soal risiko ban online, situasinya perlu dicermati dengan hati-hati. Halaman MOD di Nexus Mods menyatakan bahwa penggunaan secara online aman, namun Lowry melaporkan adanya satu postingan dari pemain yang mengklaim terkena ban dari server Dark Souls 2 beberapa jam setelah menginstal MOD ini. Belum dapat dipastikan apakah penyebabnya adalah DS2LightingEngine atau MOD lain yang digunakan secara bersamaan.
Bagi yang ingin bermain online, disarankan untuk mempertimbangkan risiko ini secara matang sebelum menginstal.
Proyek Seamless Co-op dan Harapan Bebas Ban di Masa Depan
Kabar baik datang dari proyek terpisah yang sedang dikembangkan oleh modder bernama Yui: Dark Souls 2 Seamless Co-op. Jika selesai, MOD ini akan menggunakan koneksi peer-to-peer (P2P) independen, sehingga risiko ban dari server resmi FromSoftware tidak lagi relevan.
Berdasarkan postingan Patreon Yui pada November 2025, proyek ini masih dalam tahap alfa — ia sedang menguji build bersama sejumlah teman dekat sambil memperbaiki bug. Yui juga telah mengerjakan MOD terpisah bernama Blue Acolyte untuk menambal berbagai celah keamanan jaringan di Dark Souls 2, termasuk risiko kerusakan save data akibat skrip cheat.
Perlu diketahui, Yui menyebut bahwa awal 2026 akan diprioritaskan untuk ujian akademis, sehingga pengembangan MOD berjalan di sela-sela waktu luang. Belum ada jadwal rilis yang pasti untuk Seamless Co-op.
Tren MOD Pencahayaan untuk Game FromSoftware
DS2LightingEngine bukan muncul dari ruang hampa. Komunitas modder telah lama aktif memperbaiki sistem pencahayaan game-game FromSoftware, terutama sejak Elden Ring populer:
| Nama MOD | Pendekatan |
|---|---|
| Elden Ring Reshaded | Menggabungkan DAMP RTGI, koreksi level, FGFX, dan AMD CAS untuk menggelapkan interior secara realistis dan meningkatkan kecerahan sumber cahaya |
| Shadowcasting Light Source (chainfailure) | Memaksa semua sumber cahaya menghasilkan dynamic shadow; juga dilaporkan kompatibel dengan Dark Souls 3 |
Motivasi di balik proyek-proyek ini sebagian besar adalah ketidakpuasan terhadap pencahayaan resmi, khususnya pada area dalam ruangan dan gua yang dianggap komunitas tidak pernah ditangani secara memadai oleh pembaruan resmi.
Bagi pengguna PC di Indonesia yang memiliki GPU dengan dukungan ray tracing — seperti seri NVIDIA RTX atau AMD RX 6000 ke atas — DS2LightingEngine layak dicoba, terutama jika Dark Souls 2: Scholar of the First Sin sudah ada di library Steam. Dengan harga diskon sekitar Rp 244.000, biaya masuknya pun relatif terjangkau. Namun mengingat status beta dan potensi risiko ban online, bermain dalam mode offline adalah pilihan paling aman untuk saat ini.
Sumber
- Windows Central — The amazing Dark Souls 2 path tracing mod is now available to download — I'm shocked at how it makes the ugliest Dark Souls look like a modern game
- Patreon (Yui) — Update: Dark Souls 2 Seamless Co-op
- Patreon (Yui) — Update: General
