Google resmi mengonfirmasi bahwa ajang Google I/O 2026 akan menjadi panggung perdana bagi smart glasses berbasis Android XR. Lebih menarik lagi, Samsung Galaxy Glasses — yang selama ini hanya beredar dalam bentuk bocoran — disebut-sebut turut hadir di acara tersebut.
Android XR: Platform Google untuk Era Kacamata Pintar
Android XR adalah sistem operasi khusus yang dirancang Google untuk perangkat mixed reality, dengan integrasi mendalam terhadap Gemini sebagai asisten AI-nya. Berbeda dari pendekatan Apple maupun Meta yang mengembangkan hardware secara mandiri, Google memilih strategi ekosistem: menyerahkan produksi perangkat kepada sejumlah mitra, sementara Google menyediakan platform dan kecerdasan buatannya.
Strategi ini memungkinkan Android XR hadir dalam berbagai bentuk dan segmen harga — dari kacamata kasual hingga perangkat AR premium — tanpa Google harus menanggung seluruh beban pengembangan hardware sendiri.
Perlu dicatat, informasi mengenai preview di I/O 2026 ini bersumber dari laporan Android Authority, yang menyebut Google telah mengonfirmasi rencana tersebut secara langsung.
Bocoran Spesifikasi Samsung Galaxy Glasses "Jinju"
Menjelang I/O 2026, bocoran spesifikasi Samsung Galaxy Glasses dengan nama kode "Jinju" telah beredar cukup lengkap. Berikut rangkumannya:
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Prosesor | Qualcomm Snapdragon AR1 |
| Kamera | 12MP Sony IMX681 |
| Baterai | 155 mAh |
| Bobot | sekitar 50 gram |
| Estimasi Harga | $379–$499 (sekitar Rp 6.160.000–Rp 8.110.000) |
Galaxy Glasses dirancang tanpa layar — pengoperasiannya mengandalkan perintah suara melalui Gemini, sementara kamera depan berfungsi membaca konteks lingkungan sekitar pengguna. Samsung bahkan sempat tidak sengaja mengungkap detail perangkat ini melalui pembaruan aplikasi Nearby Device Scanning, yang menyebut dukungan Quick Pair untuk koneksi cepat dan pemantauan daya baterai.
Sebagai gambaran, harga $379–$499 menempatkan Galaxy Glasses di kisaran yang lebih terjangkau dibanding Apple Vision Pro, namun tetap berada di segmen premium untuk ukuran aksesori wearable.
Untuk generasi berikutnya, Samsung dilaporkan tengah mengerjakan model lebih canggih dengan nama kode "Haean" yang dijadwalkan hadir pada 2027, dilengkapi layar micro-LED internal untuk pengalaman AR yang lebih imersif.
Mitra Android XR: XREAL, Warby Parker, hingga Gucci
Samsung bukan satu-satunya nama yang akan meramaikan ekosistem Android XR. Google telah menggandeng sejumlah mitra dengan posisi pasar yang berbeda-beda.
XREAL dengan Project Aura menghadirkan pendekatan yang lebih teknis: kacamata AR berukuran ramping yang terhubung secara kabel ke sebuah "pak" prosesor seukuran smartphone. Perangkat ini menggunakan chip Qualcomm XR Gen 2 Plus — sama dengan yang dipakai Galaxy XR headset — dengan sudut pandang 70 derajat, tiga kamera untuk hand tracking, dan layar micro-OLED resolusi tinggi. Detail peluncurannya dijadwalkan diumumkan sepanjang 2026.
Di sisi lain, Google juga menyasar segmen gaya hidup dan fashion. Google telah mengalokasikan dana sebesar $75 juta (sekitar Rp 1,2 triliun) untuk mendukung pengembangan dan komersialisasi produk bersama Warby Parker. Sementara untuk segmen mewah, Gucci resmi bergabung sebagai mitra — diumumkan langsung oleh CEO Kering, Luca de Meo, pada 16 April 2026, dengan target peluncuran pada 2027.
Dengan kombinasi ini, Google kini memiliki tiga merek kacamata dengan segmen harga dan gaya berbeda, ditambah XREAL untuk kebutuhan AR yang lebih intensif — semuanya berjalan di atas fondasi Android XR dan Gemini yang sama.
Apa yang Perlu Diperhatikan Konsumen Indonesia?
Penting untuk digarisbawahi: penampilan di Google I/O 2026 ini masih berstatus preview, bukan peluncuran komersial. Detail seperti harga final, tanggal rilis, dan ketersediaan di pasar regional — termasuk Indonesia — belum diumumkan secara resmi.
Bagi konsumen di Indonesia, saat ini yang paling realistis adalah mengikuti perkembangan dari jauh. Meta Ray-Ban Smart Glasses sudah lebih dulu hadir di pasar global dan menjadi tolok ukur kategori ini, sementara Android XR masih dalam tahap membangun ekosistemnya. Informasi ketersediaan resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan oleh Google maupun Samsung.
Yang bisa dilakukan sekarang adalah mencermati pengumuman resmi dari Google I/O 2026 — yang kemungkinan besar akan memberikan gambaran lebih jelas soal arah platform ini, termasuk apakah ekosistemnya akan menjangkau pasar Asia Tenggara dalam waktu dekat.
Sumber
- Android Authority — Google confirms Android XR smart glasses showcase for I/O 2026
- 9to5Google — Samsung's display-less Galaxy Glasses look slim and sleek in first leak
- Tech Advisor — Samsung Galaxy Glasses Release Date, Price & Design Leak
