Google tengah mempersiapkan fitur bernama Create My Widget, sebuah alat yang memungkinkan pengguna Android membuat widget layar utama secara mandiri hanya dengan mendeskripsikan kebutuhan mereka dalam bahasa alami kepada Gemini. Fitur ini pertama kali diungkap oleh Android Authority dan menjadi bagian dari ekosistem AI terbaru Google yang disebut Gemini Intelligence.

Apa Itu Create My Widget dan Cara Kerjanya

Konsep di balik Create My Widget cukup sederhana: alih-alih mencari widget yang sudah tersedia di toko aplikasi, pengguna cukup mengetikkan deskripsi seperti "saya ingin widget yang menampilkan jadwal sholat dan cuaca hari ini" — lalu Gemini akan membuatkan widget tersebut secara otomatis.

Beberapa poin penting cara kerjanya:

  • Pengguna memasukkan permintaan dalam bentuk teks bebas, dan Gemini menghasilkan versi awal widget
  • Jika hasilnya belum sesuai, pengguna dapat memberikan instruksi tambahan atau melakukan pengeditan manual
  • Bagi yang belum tahu harus mulai dari mana, tersedia panduan berbasis kategori sebagai titik awal

Akses ke fitur ini dilakukan melalui tombol "Create" yang akan ditambahkan di widget picker Android — sehingga alurnya tetap familiar bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan cara menambahkan widget selama ini.

Batasan yang Perlu Diketahui: Data Aplikasi Pihak Ketiga Tidak Bisa Diakses

Perlu dicatat bahwa Create My Widget bukan alat yang serba bisa. Menurut Android Authority, widget yang dihasilkan dibangun berdasarkan informasi dari Gemini dan Google Search — artinya, fitur ini tidak dapat mengakses data dari aplikasi pihak ketiga secara langsung.

Sebagai gambaran, widget untuk menampilkan informasi umum seperti konversi mata uang, jadwal, cuaca, atau hasil pencarian web kemungkinan besar dapat dibuat dengan baik. Namun widget yang membutuhkan data dari aplikasi seperti Tokopedia, Gojek, atau media sosial tidak akan bisa dihasilkan melalui fitur ini.

Satu pengecualian yang disebutkan adalah integrasi dengan layanan Google sendiri: Create My Widget diklaim dapat terhubung dengan Gmail dan Google Calendar untuk membangun semacam dasbor personal yang memuat informasi jadwal dan email pengguna.

Peluncuran Dimulai dari Galaxy S26 dan Pixel 10 pada Musim Panas 2026

Create My Widget bukan fitur yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari kerangka AI menyeluruh yang Google sebut sebagai Gemini Intelligence. Dalam ekosistem yang sama, Google juga mengumumkan fitur Rambler — sebuah kemampuan di Gboard yang memungkinkan Gemini merapikan hasil input suara pengguna secara otomatis.

Berikut ringkasan teknis peluncuran Create My Widget:

AspekDetail
Bentuk distribusiBagian dari fitur Gemini
Perangkat awalGoogle Pixel, Samsung Galaxy
Jadwal rilisMusim panas 2026 (bertahap)
Platform tambahanWear OS Tiles, Googlebook laptop
Titik masukTombol "Create" di widget picker

Peluncuran bertahap akan dimulai dari Galaxy S26 series dan Pixel 10 series sebagai perangkat prioritas pertama. Bagi pengguna Samsung dan Pixel di Indonesia, ini menjadi sinyal bahwa fitur tersebut berpotensi hadir melalui pembaruan perangkat lunak — meski jadwal resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan.

Googlebook: Laptop Android yang Juga Kebagian Fitur Ini

Pada hari yang sama, Google secara resmi mengumumkan kategori perangkat baru bernama Googlebook — laptop berbasis Android yang dirancang untuk menjembatani ekosistem ponsel dan komputer. Create My Widget menjadi salah satu fitur unggulan di platform ini.

AspekDetail
Jadwal rilisMusim gugur 2026
Mitra produsenAcer, ASUS, Dell, HP, Lenovo
Sistem operasiBerbasis Android
Fitur UI khasMagic Pointer (menampilkan saran kontekstual saat kursor digerakkan)
Desain bersamaSemua unit dilengkapi bilah cahaya "Glowbar"

Googlebook dirancang agar pengguna dapat mengakses aplikasi dan file dari ponsel Android mereka secara langsung di laptop. Dengan Create My Widget hadir di sini, konsep widget tidak lagi terbatas pada layar ponsel saja.

Bagi konsumen di Indonesia yang menggunakan perangkat Samsung Galaxy atau berencana membeli Pixel 10, fitur Create My Widget patut masuk dalam daftar hal yang perlu dipantau menjelang akhir 2026. Perkembangan Gemini Intelligence secara keseluruhan juga layak diikuti, mengingat Google tampaknya sedang meletakkan fondasi untuk menjadikan Android jauh lebih personal dan berbasis AI dibanding generasi sebelumnya.

Sumber