Samsung tampaknya sedang bersiap meluncurkan lini wearable dan smartphone kelas menengah berikutnya. Tiga perangkat — Galaxy Watch 9, Galaxy Watch Ultra 2, dan Galaxy A27 — dilaporkan telah lolos sertifikasi regulator. Namun, ada satu kabar yang mungkin mengecewakan: kecepatan pengisian daya disebut tidak banyak berubah dari generasi sebelumnya.
Tiga Perangkat Samsung Muncul di Database Regulator
Menurut laporan Android Authority, Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2 baru-baru ini tercatat dalam database sertifikasi regulator. Kemunculan ini biasanya menjadi indikator kuat bahwa peluncuran produk sudah semakin dekat.
Sayangnya, sorotan utama justru jatuh pada sektor pengisian daya. Android Authority menyebut bahwa spesifikasi pengisian Watch 9 dan Ultra 2 kemungkinan besar tidak mengalami peningkatan signifikan dibanding generasi sekarang. Bagi pengguna Galaxy Watch lama yang menantikan fast charging lebih kencang, ini jelas bukan kabar yang menggembirakan.
Perlu dicatat, data sertifikasi hanya mengungkap sebagian kecil informasi. Detail soal daya tahan baterai harian maupun fitur baru lainnya belum bisa dipastikan hingga peluncuran resmi.
Watch Ultra 2: Chipset Baru, Layar 4.000 Nits, dan 5G
Di luar isu pengisian daya, bocoran dari Smartwatch Insight dan Geeky Gadgets menunjukkan bahwa Galaxy Watch Ultra 2 akan menghadirkan lompatan teknis di beberapa lini.
- Chipset: Ultra 2 dikabarkan menggunakan Snapdragon Wear Elite berbasis fabrikasi 3nm dari Qualcomm.
- Layar: Panel dengan kecerahan puncak hingga 4.000 nits, ideal untuk kondisi outdoor terik seperti di Indonesia.
- Konektivitas: Ultra 2 berpotensi menjadi smartwatch pertama dengan dukungan jaringan 5G.
- Baterai: Watch 9 dibekali 382 mAh (40mm) dan 435 mAh (44mm), sementara Ultra 2 mengusung 784 mAh dengan klaim daya tahan 3,5–4 hari pemakaian.
Peluncuran resmi diperkirakan berlangsung pada acara Galaxy Unpacked di London, 25 Juli 2026, berbarengan dengan Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8. Meski kecepatan charging stagnan, Samsung tampaknya ingin bermain di kartu durasi baterai dan konektivitas premium.
Galaxy A27: Spesifikasi Mid-Range Lengkap Bocor
Untuk segmen kelas menengah, Galaxy A27 juga sudah lolos sertifikasi. Android Authority dan Notebookcheck membocorkan spesifikasi yang cukup detail. Perangkat ini akan ditenagai Qualcomm Snapdragon 6 Gen 3 dan menjalankan One UI 8.5 berbasis Android 16.
| Komponen | Spesifikasi (bocoran) |
|---|---|
| Layar | 6,7 inci FHD+ AMOLED |
| Baterai | 5.000 mAh, pengisian kabel 25W |
| Kamera belakang | 50MP + 5MP ultrawide + 2MP makro |
| Kamera depan | 12MP |
| Warna | Light Pink / Blue / Black |
Kabar kurang menyenangkan datang dari sektor penyimpanan: slot microSD dilaporkan dihilangkan. Bagi pengguna di Indonesia yang terbiasa memperluas penyimpanan dengan kartu microSD murah dari Tokopedia atau Shopee, ini bisa menjadi pertimbangan serius sebelum upgrade.
Implikasi bagi Konsumen Indonesia
Lini Galaxy A merupakan salah satu seri Samsung paling laris di Indonesia, bersaing langsung dengan Redmi Note, Oppo Reno, dan Vivo Y series di rentang harga Rp 4.000.000–Rp 6.000.000. Mengacu pada harga Galaxy A26 5G yang dijual sekitar Rp 4.499.000 di Erafone dan iBox, A27 kemungkinan akan dibanderol di kisaran serupa atau sedikit lebih tinggi saat resmi masuk Indonesia.
Untuk Galaxy Watch 9 dan Ultra 2, peluncuran global di Juli 2026 biasanya diikuti distribusi resmi melalui Samsung Experience Store dan Erafone dalam beberapa minggu setelahnya. Sebagai gambaran, Galaxy Watch Ultra generasi pertama dijual sekitar Rp 10.999.000, sehingga Ultra 2 kemungkinan berada di kisaran serupa (sekitar US$650 atau Rp 10.500.000).
Informasi rilis resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan Samsung, namun mengingat tren peluncuran sebelumnya, ketiga produk ini sangat mungkin tersedia di Tanah Air pada paruh kedua 2026.
Sumber
- Android Authority — Samsung's next Galaxy Watches just cleared a major hurdle — but there's a catch
- Smartwatch Insight — Galaxy Watch 9 Leaks: New Chip, Glucose & Release Date
- Android Authority — Galaxy A27 full specs, official renders leak: There's good news and bad news
