Film horor Oddity karya sutradara Damian McCarthy kembali mendapat sorotan luas setelah film terbarunya, Hokum, melampaui ekspektasi box office di Amerika Serikat. The Verge menyebut Oddity sebagai mahakarya horor berbiaya rendah yang wajib ditonton — dengan skor 96% di Rotten Tomatoes dan teror yang tidak memudar meski film telah usai.
Kesuksesan Hokum Membawa Penonton Kembali ke Oddity
Hokum, film terbaru McCarthy yang dibintangi Adam Scott, tayang perdana di South by Southwest Film & TV Festival pada 14 Maret 2026, sebelum dirilis secara luas oleh distributor Neon pada 1 Mei 2026. Pada hari pertama pemutaran di Amerika Serikat dan Kanada, film ini berhasil meraup sekitar $2,6 juta (sekitar Rp 42.250.000.000) dari 1.860 bioskop — angka yang melampaui proyeksi awal.
Keberhasilan ini mendorong kolumnis The Verge, Terrence O'Brien, untuk merekomendasikan film pendahulunya, Oddity, kepada penonton yang baru mengenal McCarthy. Keduanya berbagi sejumlah elemen khas: latar pedesaan Irlandia yang terpencil, benda-benda terkutuk, nuansa okultisme, serta tema sentral yang serupa — bahwa kejahatan sejati kerap bersembunyi di balik wajah laki-laki yang tampak wajar.
Anggaran Minimal, Hasil Maksimal: Perbandingan Dua Film
Salah satu aspek paling mencolok dari kedua film ini adalah efisiensi produksinya. Hokum diproduksi dengan anggaran $5 juta (sekitar Rp 81.250.000.000), sementara Oddity dilaporkan dibuat dengan biaya serendah $750.000 (sekitar Rp 12.187.500.000) — meski The Verge mencatat angka ini sulit dikonfirmasi secara resmi.
| Film | Anggaran |
|---|---|
| Hokum | $5 juta (sekitar Rp 81,25 miliar) |
| Oddity | Dilaporkan serendah $750.000 (sekitar Rp 12,19 miliar) — belum terkonfirmasi resmi |
Perlu dicatat, Hokum merupakan produksi bersama Irlandia dan Uni Emirat Arab, dengan pengambilan gambar utama berlangsung di County Cork, Irlandia, antara Februari dan Maret 2025. Ini juga menjadi kolaborasi pertama McCarthy dengan Neon sekaligus debut kerjanya bersama aktor Hollywood. Oddity sendiri bahkan memanfaatkan kembali set kandang di County Cork yang sebelumnya digunakan dalam film McCarthy sebelumnya, Caveat — bukti nyata bagaimana sutradara ini memaksimalkan sumber daya yang sangat terbatas.
Golem Kayu yang Tidak Pernah Berhenti Mengintimidasi
Inti dari Oddity adalah sebuah golem kayu berukuran manusia yang dirancang oleh seniman efek khusus Paul McDonnell. Dalam kebanyakan film horor, semakin lama monster ditampilkan di layar, semakin berkurang efek menakutkannya. Namun O'Brien menegaskan bahwa golem dalam Oddity adalah pengecualian langka.
Wajahnya diukir dengan kerutan yang sangat detail, mulut yang membeku dalam teriakan abadi, dan rongga mata yang kosong. Selama sebagian besar dari 98 menit durasi film, golem ini hampir tidak bergerak — hanya menatap lurus ke depan. Justru ketidakbergerakannya itulah yang membuat penonton tidak bisa mengalihkan pandangan.
Teknik jump scare pun digunakan dengan cermat. McCarthy berulang kali membangun ketegangan hingga titik di mana penonton yakin sesuatu akan terjadi — lalu tidak terjadi apa-apa. Ketika kejutan itu akhirnya datang, ia muncul di momen yang paling tidak terduga. O'Brien bahkan mengakui bahwa tubuhnya tetap bereaksi meski ia sudah mengetahui kapan momen tersebut akan tiba saat menonton ulang.
Alur Balas Dendam yang Berlapis
Secara naratif, Oddity adalah kisah balas dendam. Darcy Odello, seorang cenayang buta, menyelidiki pembunuhan Dani — saudari kembarnya. Penyelidikan itu mengarah pada Ted, suami Dani yang kini tinggal bersama kekasih barunya, Yana. Temuan Darcy mengisyaratkan bahwa hubungan Ted dan Yana mungkin telah dimulai sebelum kematian Dani, dan bahwa pria yang semula dicurigai sebagai pelaku pembunuhan mungkin sebenarnya tidak bersalah.
Golem kayu yang ditempatkan di meja makan rumah Ted menjadi pusat teror fisik, sementara kemunculan berulang hantu Dani, adegan kanibalisme, dan ketiadaan sinyal telepon seluler melengkapi atmosfer klaustrofobik yang tidak memberi ruang untuk bernapas.
Rekam Jejak Kritis yang Kuat
Sebelum Hokum membawanya ke panggung yang lebih besar, Oddity telah membangun reputasi yang solid di festival film internasional.
| Indikator | Nilai |
|---|---|
| Skor Rotten Tomatoes | 96% (132 ulasan) |
| Skor Metacritic | 78/100 |
| Pendapatan bioskop AS | Sekitar $1,4 juta (sekitar Rp 22,75 miliar) |
Film ini meraih Audience Award di seksi Midnighter SXSW 2024, mengulangi pencapaian serupa di Overlook Film Festival, dan masuk nominasi Saturn Awards untuk kategori Best International Film. Meski pendapatan bioskopnya terbilang modest, Oddity kemudian menemukan audiens yang jauh lebih besar melalui platform streaming — sebuah lintasan yang kini kontras dengan Hokum yang langsung meledak di bioskop.
Di Mana Bisa Menonton Oddity?
Oddity saat ini tersedia untuk ditonton melalui empat platform streaming: Hoopla, Kanopy, Hulu, dan Shudder. Bagi penonton di Indonesia, perlu dicatat bahwa ketersediaan platform-platform tersebut di pasar lokal masih terbatas. Hulu dan Shudder belum beroperasi secara resmi di Indonesia, sehingga akses mungkin memerlukan layanan VPN atau menunggu distribusi alternatif. Informasi rilis resmi untuk pasar Indonesia belum diumumkan.
Bagi yang sudah menonton Hokum dan ingin memahami lebih dalam gaya bercerita McCarthy, Oddity adalah titik masuk yang sangat direkomendasikan — sebaiknya ditonton tanpa banyak informasi awal untuk menjaga efek kejutannya tetap utuh.
Sumber
- The Verge — Oddity is masterfully tense horror from the director of Hokum
- Wikipedia — Hokum (film)
- Wikipedia — Oddity (film)
