Meski Google baru saja memperkenalkan kategori laptop baru bernama Googlebooks, Chromebook ternyata tidak akan dihentikan dalam waktu dekat. VP ChromeOS Google menegaskan bahwa pipeline perangkat Chromebook dan Chromebook Plus "sangat padat" untuk tahun ini hingga tahun depan — sebuah pernyataan yang memberikan kepastian bagi jutaan pengguna ChromeOS di seluruh dunia.

VP ChromeOS Google: "Pipeline Sangat Padat Hingga 2026"

Berdasarkan laporan Android Authority, VP ChromeOS Google secara langsung menyatakan bahwa pengembangan Chromebook dan Chromebook Plus masih berjalan aktif. Kutipan pernyataannya:

"Saya telah melihat pipeline perangkat Chromebook dan Chromebook Plus yang akan datang, dan sangat padat untuk tahun ini serta tahun depan."

Pernyataan ini muncul tak lama setelah Google mengumumkan Googlebooks — kategori laptop premium berbasis Android yang terintegrasi dengan Gemini. Wajar jika banyak pihak mempertanyakan nasib Chromebook setelah pengumuman tersebut. Namun pernyataan VP ChromeOS ini mengisyaratkan bahwa Google dan mitra hardware-nya tidak berniat meninggalkan ekosistem ChromeOS dalam waktu dekat.

Chromebook vs Googlebooks: Dua Kategori yang Berbeda

Perlu dicatat bahwa Googlebooks dan Chromebook bukan produk yang saling menggantikan, melainkan dua kategori yang dirancang untuk segmen berbeda.

Chromebook tetap berjalan di atas ChromeOS dan menyasar segmen harga terjangkau, yakni kisaran $200 hingga $500 (sekitar Rp 3.250.000 hingga Rp 8.125.000). Sementara itu, Googlebooks dibangun di atas Android, terintegrasi lebih dalam dengan Gemini, dan ditujukan untuk segmen laptop premium konsumen — berada di atas rentang harga Chromebook.

Googlebooks sendiri dikembangkan bersama mitra OEM besar seperti Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo, dengan rencana peluncuran pada musim gugur 2026. Artinya, produsen-produsen tersebut akan menjalankan dua lini produk secara paralel: Chromebook untuk segmen menengah ke bawah, dan Googlebooks untuk segmen premium.

Mengenai detail pembagian segmen lebih lanjut, Google belum memberikan penjelasan resmi yang komprehensif.

Model-Model Baru yang Sudah Diumumkan di CES 2026

Pernyataan "pipeline padat" bukan sekadar klaim kosong. Di ajang CES 2026, sejumlah produsen besar telah memamerkan Chromebook generasi terbaru mereka.

HP mengumumkan dua model sekaligus: Chromebook Plus x360 14 (convertible) dan Chromebook Plus 14, keduanya mengusung layar 2K dengan rasio 16:10 yang lebih lega untuk produktivitas.

Lenovo memperkenalkan Chromebook Plus i (15 inci, generasi ke-10) yang ditenagai Intel Core 3 N355, dibanderol mulai $469,99 (sekitar Rp 7.636.000) dan dijadwalkan rilis pada Q2 2026.

Acer turut hadir dengan Chromebook 315 yang menggunakan MediaTek Kompanio 540 dan diklaim mampu bertahan hingga 13 jam dengan sekali pengisian daya.

Untuk segmen pendidikan, Lenovo juga menyiapkan Chromebook 100e Gen 5, 500e 2-in-1 Gen 5, serta Chromebook Plus 14 dan 15 — semuanya dijadwalkan masuk pasar pada paruh pertama 2026.

ModelProsesorCatatan
Lenovo Chromebook Plus i 15Intel Core 3 N355Mulai $469,99, rilis Q2 2026
HP Chromebook Plus x360 14Layar 2K 16:10, convertible
Acer Chromebook 315MediaTek Kompanio 540Baterai hingga 13 jam

Jangka Panjang Masih Belum Pasti

Meski sinyal jangka pendek terlihat positif, Android Authority mengingatkan bahwa pernyataan VP ChromeOS tidak serta-merta menjamin masa depan ChromeOS tanpa batas waktu. Roadmap produk laptop umumnya direncanakan dalam siklus beberapa tahun, sehingga kehadiran model baru di 2025–2026 belum bisa dijadikan jaminan untuk periode setelahnya.

Pertanyaan besar yang belum terjawab adalah: apakah Google pada akhirnya akan mengalihkan fokus sepenuhnya ke Googlebooks berbasis Android, dan meninggalkan ChromeOS secara bertahap? Hingga saat ini, Google belum memberikan jawaban eksplisit atas pertanyaan tersebut.

Kondisi pasar pun tidak mendukung. IDC memproyeksikan pengiriman PC global akan turun 11,3% pada 2026 — tekanan yang membuat setiap keputusan strategi produk menjadi semakin krusial bagi Google.

Apa Artinya bagi Konsumen?

Bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan pembelian Chromebook, kabar ini cukup melegakan: model-model baru akan terus hadir setidaknya hingga 2026, dan perangkat yang sudah ada tetap mendapatkan pembaruan selama masa dukungan berlaku.

Namun bagi pengguna yang menginginkan laptop dengan spesifikasi premium dan integrasi AI lebih dalam, Googlebooks yang dijadwalkan hadir pada akhir 2026 layak untuk diikuti perkembangannya. Untuk pasar Indonesia sendiri, informasi ketersediaan resmi Chromebook maupun Googlebooks dari lini terbaru ini belum diumumkan secara spesifik — namun mengingat sebagian model Chromebook sudah tersedia melalui berbagai kanal di Indonesia, peluang masuknya model 2026 tetap terbuka.

Sumber