Gambar yang diduga menampilkan kontroler Xbox Elite 3 milik Microsoft bocor ke publik melalui dokumen yang secara tidak sengaja dipublikasikan oleh Anatel, lembaga regulasi telekomunikasi Brasil. Bocoran ini mengungkap sejumlah perubahan signifikan dibanding generasi sebelumnya, termasuk dua scroll wheel misterius dan baterai yang kini bisa dilepas-pasang. Perlu dicatat bahwa seluruh informasi dalam artikel ini bersumber dari dokumen regulasi yang bocor, bukan dari pengumuman resmi Microsoft.

Dua Scroll Wheel Baru yang Belum Jelas Fungsinya

Elemen paling mencolok dari bocoran Xbox Elite 3 adalah kehadiran dua tombol berbentuk scroll wheel di bagian bawah kontroler — fitur yang sama sekali tidak ada di Elite Series 2.

Tom Warren dari The Verge berspekulasi bahwa kedua wheel ini kemungkinan digunakan untuk menyesuaikan pengaturan kontroler secara langsung, atau sebagai metode input baru untuk game-game tertentu seperti Microsoft Flight Simulator. Bagi penggemar simulasi penerbangan, fitur ini berpotensi menggantikan fungsi throttle atau trim adjustment yang selama ini membutuhkan periferal tambahan.

Namun demikian, belum ada konfirmasi resmi mengenai fungsi pasti dari kedua scroll wheel tersebut. Semua interpretasi yang beredar saat ini masih bersifat spekulatif.

Tombol Cloud Mode: Koneksi Langsung ke Server Xbox

Bocoran ini juga mengungkap kehadiran tombol pairing baru yang memungkinkan pengguna beralih antara mode lokal dan mode cloud. Dalam mode cloud, kontroler diklaim dapat terhubung langsung ke server Xbox Cloud Gaming — sebuah desain yang diharapkan mampu mengurangi latensi saat bermain via streaming.

Fitur serupa juga ditemukan pada kontroler Xbox Cloud Gaming versi kompak yang bocor pada hari yang sama. Kontroler kompak tersebut diketahui memiliki kode model "Microsoft controller model 2147", dilengkapi Bluetooth dan Wi-Fi 6 (terbatas pada pita 20MHz), menggunakan chip nirkabel Realtek RTL8730E dengan dua inti ARM Cortex-A7 berkecepatan 1,2 GHz, serta baterai internal 500 mAh.

Bocoran simultan kedua perangkat ini mengindikasikan bahwa Microsoft tengah merombak lini aksesori mereka secara menyeluruh dengan fokus pada pengalaman cloud gaming yang lebih mulus — bukan sekadar memperbarui satu produk secara terpisah.

Baterai Lebih Kecil, tapi Kini Bisa Diganti

Salah satu perubahan paling kontroversial yang terungkap dari dokumen Anatel adalah kapasitas baterai Xbox Elite 3 yang justru lebih kecil dibanding pendahulunya.

SpesifikasiElite Series 2Elite 3 (bocoran)
Kapasitas baterai2.050 mAh1.528 mAh
Jenis bateraiTanam (tidak bisa dilepas)Lepas-pasang
Scroll wheelTidak ada2 unit (kemungkinan)
Tombol cloud modeTidak adaAda (kemungkinan)

Penurunan kapasitas dari 2.050 mAh menjadi 1.528 mAh — berkurang sekitar 25% — memang terlihat seperti kemunduran. Namun perlu dicatat bahwa Elite Series 2 selama ini mendapat kritik dari para pengguna justru karena baterainya tidak bisa diganti. Dengan desain lepas-pasang di Elite 3, pengguna dapat menyiapkan baterai cadangan dan menghindari waktu tunggu pengisian daya yang panjang. Ini merupakan respons langsung terhadap keluhan yang sudah bertahun-tahun disuarakan komunitas Xbox.

Konteks Harga: Elite Series 2 Saat Ini dan Proyeksi Elite 3

Sebagai gambaran, Xbox Elite Series 2 saat ini dibanderol seharga $179,99 (sekitar Rp 2.920.000), sementara versi Core-nya dijual $129,99 (sekitar Rp 2.110.000). Pada periode akhir tahun 2025, harga keduanya sempat turun masing-masing menjadi $135 (sekitar Rp 2.190.000) dan $110 (sekitar Rp 1.790.000).

Microsoft belum mengumumkan harga untuk Xbox Elite 3. Mengacu pada tren historis — Elite generasi pertama seharga $150, lalu Elite Series 2 naik menjadi $179,99 — tidak tertutup kemungkinan Elite 3 akan hadir di kisaran harga yang lebih tinggi lagi. Munculnya bocoran di tahap pengajuan dokumen regulasi juga mengisyaratkan bahwa produk ini sudah cukup matang dalam proses pengembangannya.

Kapan Xbox Elite 3 Akan Diumumkan?

Microsoft belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal peluncuran Xbox Elite 3. Tom Warren dari The Verge menyebut bahwa ia tidak akan terkejut jika kontroler ini diumumkan pada Xbox Showcase yang dijadwalkan berlangsung Juni 2026 — mengingat bocoran ini sudah sampai ke tahap pengajuan regulasi.

Sejumlah informasi penting yang masih belum diketahui antara lain: fungsi pasti dari kedua scroll wheel, seberapa besar peningkatan latensi yang dihasilkan oleh mode cloud, serta ketersediaan dan harga baterai pengganti.

Bagi konsumen di Indonesia, informasi rilis resmi untuk pasar lokal belum diumumkan. Jika produk ini akhirnya tersedia, kemungkinan besar akan masuk melalui jalur importir resmi atau platform e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee. Sementara menunggu konfirmasi lebih lanjut, Xbox Elite Series 2 yang kini mulai turun harga bisa menjadi alternatif yang layak dipertimbangkan.

Sumber