Foto komponen berwarna hitam pekat yang diklaim milik headset Apple Vision Pro generasi berikutnya kembali beredar di platform X. Meski menarik perhatian, klaim ini perlu dicermati dengan hati-hati mengingat situasi pengembangan headset Apple yang tengah tidak menentu.
Komponen All-Black yang Muncul Kembali
Gambar tersebut diunggah oleh akun X bernama @LusiRoy8 (pipfix) pada 26 Mei 2026. Berdasarkan laporan MacRumors, foto-foto itu memperlihatkan komponen yang secara bentuk "hampir identik" dengan power strap dan audio pod pada Apple Vision Pro yang kini beredar di pasaran. Satu-satunya perbedaan yang terlihat adalah finishing gelap yang tidak tersedia pada produk resmi saat ini.
Pengunggah mengklaim bahwa komponen tersebut diperuntukkan bagi Apple Vision Pro generasi kedua dengan warna hitam (all-black). Perlu dicatat, hingga saat ini tidak ada konfirmasi resmi dari Apple, sehingga informasi ini masih berstatus bocoran yang belum terverifikasi.
Kaitan dengan Rumor "Vision Air" Berbalut Titanium
Menariknya, ini bukan pertama kalinya komponen berwarna hitam terkait headset Apple bocor ke publik. Tahun sebelumnya, bocoran serupa telah muncul, dan sumber informasi saat itu menyebut bahwa Apple tengah menguji coba headset mixed reality yang lebih tipis dan ringan — secara internal disebut Vision Air.
Beberapa karakteristik yang dikaitkan dengan perangkat tersebut antara lain:
- Warna eksterior Midnight (hitam gelap)
- Sebagian komponen struktural dan casing baterai menggunakan titanium
- Penggunaan material titanium diklaim berkontribusi pada pengurangan bobot keseluruhan
Apakah komponen all-black yang bocor kali ini merupakan milik Vision Pro generasi kedua atau justru bagian dari lini Vision Air, hingga kini belum dapat dipastikan.
Strategi Headset Apple: Pengguna Mungkin Harus Menunggu Lebih dari 2 Tahun
Konteks pengembangan di sisi Apple justru membuat bocoran ini semakin sulit dinilai. Mark Gurman dari Bloomberg melaporkan pada Oktober 2025 bahwa Apple sempat menghentikan sementara seluruh proyek headset-nya, dengan sumber daya dialihkan untuk mempercepat pengembangan kacamata pintar berbasis AI.
Namun, Gurman belakangan membantah laporan yang menyebut Apple sepenuhnya meninggalkan lini Vision Pro. Ia menegaskan bahwa pengguna yang menantikan penerus Vision Pro kemungkinan harus menunggu setidaknya lebih dari dua tahun lagi. Sejumlah anggota tim Vision Products Group dilaporkan telah dipindahkan ke tim kacamata pintar, sekaligus memperkuat pengembangan chatbot Siri.
Di luar headset, Apple juga dilaporkan mengalokasikan sumber daya untuk perangkat wearable AI lainnya, termasuk AirPods berkamera dan sebuah AI pendant yang masih dalam tahap perencanaan. Adapun Apple Vision Pro saat ini telah diperbarui dengan chip M5 pada Oktober 2025, meski pembaruan besar berikutnya masih belum jelas kapan akan hadir.
Apa Artinya bagi Konsumen?
Bocoran ini menghadirkan gambaran yang ambigu: di satu sisi ada indikasi bahwa prototipe dengan warna gelap memang sedang dikembangkan, namun di sisi lain jadwal rilisnya masih sangat jauh dari kepastian.
Bagi konsumen di Indonesia, Apple Vision Pro sendiri belum tersedia secara resmi di pasar lokal, dan harganya yang berada di kisaran US$3.499 (sekitar Rp 56.800.000) untuk model saat ini menjadikannya produk dengan segmen yang sangat terbatas. Dampak langsung bocoran ini terhadap pasar Indonesia pun dapat dikatakan minimal untuk saat ini.
Sebagai gambaran bagi yang mengikuti perkembangan ini: langkah paling bijak adalah menunggu konfirmasi resmi dari Apple sebelum mengambil keputusan apa pun. Jika Anda sudah mempertimbangkan Vision Pro generasi saat ini (M5), ketahuilah bahwa model tersebut baru saja diperbarui pada Oktober 2025 — artinya siklus produknya masih relatif segar.
