Google Home Speaker — smart speaker pertama Google dalam enam tahun terakhir — semakin dekat dengan tanggal rilis konkret. Sebuah halaman produk di Best Buy Canada sempat mencantumkan tanggal 25 Juni 2026 sebelum akhirnya dihapus, memicu spekulasi luas di kalangan komunitas teknologi global.

Bocoran Best Buy Canada: Tanggal 25 Juni Muncul Lalu Menghilang

Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh Rowan Davies dari TechRadar, yang mengonfirmasi bahwa halaman produk Google Home Speaker di Best Buy Canada sempat menampilkan tanggal rilis 25 Juni 2026. Tidak lama setelah informasi tersebut menyebar, Best Buy Canada menghapus tanggal itu dari halamannya — kemungkinan besar karena tayang lebih awal dari yang seharusnya.

Meski begitu, sejumlah media teknologi seperti 9to5Google dan Chrome Unboxed telah mengamankan tangkapan layar sebelum penghapusan, sehingga informasi tersebut tetap beredar luas.

Perlu dicatat, situasi antar-peritel saat ini masih tidak seragam:

  • Best Buy Canada: Sempat mencantumkan 25 Juni 2026, kini sudah dihapus
  • Best Buy AS: Tidak pernah mencantumkan tanggal rilis spesifik
  • Google Store: Masih tertulis "Coming Spring 2026"

Ketidakseragaman ini membuat tanggal 25 Juni masih berstatus dugaan kuat, bukan kepastian. Ada kemungkinan angka tersebut merupakan placeholder dalam sistem inventaris peritel, meski sejumlah analis menduga sistem distribusi Amerika Utara memang sudah menjadwalkan pengiriman sekitar tanggal tersebut.

Harga dan Pilihan Warna yang Sudah Terkonfirmasi

Google Store di beberapa negara telah lebih dulu memajang informasi harga. Berikut rinciannya:

WilayahHargaPilihan Warna
Amerika Serikat$99,99 (sekitar Rp 1.624.000)Berry / Jade / Hazel / Porcelain (4 warna)
Inggris£99,99 (sekitar Rp 2.049.000)Hazel / Porcelain (2 warna)
KanadaCA$139,99Hazel / Porcelain (2 warna)

Varian warna Berry dan Jade saat ini hanya tersedia untuk pasar Amerika Serikat. Untuk pasar Indonesia, informasi rilis dan harga resmi belum diumumkan oleh Google.

Fitur Unggulan: Audio 360 Derajat dan Gemini AI

Google Home Speaker dirancang sebagai lompatan signifikan dari pendahulunya, Nest Audio, yang dirilis pada 2020. Beberapa peningkatan utama yang telah dikonfirmasi antara lain:

Desain audio omnidireksional: Mengadopsi pendekatan serupa Apple HomePod Mini, speaker ini memancarkan suara ke segala arah. Artinya, penempatan di sudut ruangan pun tetap menghasilkan distribusi suara yang merata — tidak terpusat ke satu titik.

Konektivitas yang diperluas: Beberapa unit Google Home Speaker dapat dikelompokkan (grouped) untuk pengalaman audio multi-ruangan. Selain itu, perangkat ini dapat dipasangkan dengan Google TV Streamer untuk memperkuat audio saat menonton televisi, mendekati pengalaman surround sound sederhana.

Integrasi Gemini: Ini menjadi pembeda terbesar dari generasi sebelumnya. Gemini memungkinkan interaksi berbasis konteks yang lebih alami — pengguna dapat memberikan perintah yang tidak kaku, seperti menggabungkan beberapa instruksi dalam satu kalimat. Google juga membekali perangkat ini dengan expressive light ring, yaitu cincin cahaya yang memberikan umpan balik visual: menunjukkan kapan Gemini sedang mendengarkan, memproses, atau merespons. Fitur ini dirancang untuk mengurangi kesan "diam tanpa respons" yang kerap membingungkan pengguna smart speaker generasi lama.

"Spring 2026" yang Melewati Batas Musim Semi

Google awalnya memposisikan perangkat ini sebagai produk "Spring 2026". Secara kalender, musim semi di belahan bumi utara berakhir pada 21 Juni. Jika benar dirilis pada 25 Juni, maka Google Home Speaker secara teknis meleset dari janjinya sendiri — meski hanya empat hari.

Konteks persaingan juga relevan di sini: Amazon telah lebih dulu mengumumkan generasi terbaru Echo, dan Google tampaknya ingin segera merespons tanpa menunda lebih jauh. Ini adalah smart speaker pertama Google dalam enam tahun, sehingga tekanan untuk tidak terus mundur jadwal cukup besar.

Bagi konsumen di Indonesia yang tertarik dengan ekosistem Google Home, perkembangan ini patut diikuti. Meski belum ada kepastian rilis untuk pasar Asia Tenggara, harga referensi $99,99 (sekitar Rp 1.624.000) memberi gambaran awal soal segmen yang disasar Google — bersaing langsung dengan Amazon Echo dan Apple HomePod Mini di kelas menengah smart speaker global. Langkah terbaik saat ini adalah memantau halaman resmi Google Store dan menunggu pengumuman resmi dari Google.

Sumber