Bocoran gameplay Call of Duty: Modern Warfare 4 yang beredar di X (sebelumnya Twitter) mulai mengungkap sejumlah perubahan signifikan yang digarap Infinity Ward. Dari sistem pergerakan yang lebih responsif hingga desain ulang menu Create-a-Class, berikut rangkuman apa yang sudah bisa dikonfirmasi — dan apa yang masih perlu ditunggu konfirmasi resminya.

Sistem Gerakan Lebih Cepat dan Responsif, Bukan Sekadar Omnidirectional

Video gameplay yang beredar di X memperlihatkan rangkaian aksi — lompat, mantle (memanjat rintangan), tactical sprint, hingga sliding — yang dapat dieksekusi hampir tanpa jeda. Adam Hales dari Windows Central, yang meninjau rekaman tersebut, menilai tempo keseluruhan terasa lebih cepat dan lebih mulus dibandingkan Modern Warfare 2.

Yang menarik perhatian adalah perilaku saat melakukan mantle. Menurut Hales, gerakan memanjat rintangan tampaknya tidak lagi memotong momentum secara mencolok — sebuah perbaikan dari keluhan lama pemain yang sering menjadi sasaran tembak tepat setelah melewati jendela atau tembok.

Perlu dicatat, Hales juga menegaskan bahwa sistem ini tidak seekstrem Omni-Movement yang diperkenalkan di Black Ops 7. Infinity Ward tampaknya lebih memilih pendekatan peningkatan responsivitas input ketimbang merombak total mekanika gerak. Slide cancel pun dikonfirmasi kembali hadir, meski terlihat lebih dibatasi dibanding iterasi sebelumnya.

Aksi Panjat Pipa: Opsi Flanking yang Belum Pernah Ada Sebelumnya

Salah satu elemen paling segar yang terlihat dalam rekaman adalah kemampuan memanjat pipa. Hales menyebut ini sebagai opsi pergerakan yang jarang — bahkan hampir tidak pernah — ada dalam seri Call of Duty sebelumnya. Kehadiran aksi ini berpotensi membuka rute flanking baru yang lebih variatif di berbagai peta.

Rekaman juga menunjukkan adanya kebebasan gerak tertentu saat dalam posisi tengkurap (prone), mengindikasikan bahwa ekspansi sistem gerakan tidak hanya menyentuh aksi vertikal, tetapi juga perpindahan posisi tubuh. Namun demikian, semua ini masih bersumber dari video tidak resmi yang beredar di media sosial — spesifikasi finalnya sangat mungkin berubah sebelum peluncuran.

Create-a-Class Didesain Ulang: Tiga Slot Senjata dan Tampilan Vertikal

Rekaman yang sama juga menampilkan sekilas antarmuka Create-a-Class yang baru. Beberapa perubahan yang dapat dikonfirmasi dari video tersebut antara lain:

  • Tata letak vertikal yang membuat daftar item lebih mudah dibaca sekilas
  • Penugasan operator per kelas — setiap loadout dapat dikaitkan dengan operator tertentu
  • Tiga slot senjata terpisah: Primary, Secondary, dan dedicated Melee — berbeda dari seri sebelumnya di mana senjata jarak dekat umumnya tidak memiliki slot khusus
  • Killstreak ditampilkan di samping loadout, memudahkan pemain mengecek konfigurasi sebelum pertandingan dimulai

Slot melee yang berdiri sendiri menjadi topik perbincangan di kalangan komunitas, karena ini mengisyaratkan perubahan mendasar dalam cara senjata jarak dekat dikelola dalam satu loadout. Meski demikian, antarmuka adalah area yang paling sering berubah selama pengembangan, sehingga tampilan final bisa saja berbeda.

Tanggal Rilis, Platform, dan Apa yang Sudah Dikonfirmasi Secara Resmi

Berbeda dari bocoran di atas, sejumlah informasi berikut telah dikonfirmasi secara resmi oleh Activision dan Xbox:

Tanggal rilis: 23 Oktober 2026

Platform yang didukung:

  • Xbox Series X|S
  • PlayStation 5
  • PC
  • Nintendo Switch 2
  • (PlayStation 4 dan Xbox One tidak didukung)

Kampanye single-player berlatar invasi Korea Utara ke Korea Selatan, dengan lokasi yang mencakup parit-parit di Semenanjung Korea, pertempuran jarak dekat di New York, kejar-kejaran di Paris, serangan malam SAS di Mumbai, hingga pertempuran kota untuk merebut kembali wilayah yang diduduki. Captain Price kembali hadir sebagai karakter utama.

Multiplayer: Ballistic Authority, 12 Peta, dan Reset Total Warzone

Di sisi multiplayer, Infinity Ward memperkenalkan fondasi gunplay baru bernama Ballistic Authority — sebuah teknologi baru yang menempatkan senjata sebagai inti dari seluruh sistem permainan. Berikut ringkasan fitur yang telah diumumkan:

FiturDetail
Fondasi gunplayBallistic Authority
Peta inti12 peta 6v6
Peta dinamis"Kill Block" (500+ konfigurasi layout)
Jumlah senjata24 Primary, 8 Secondary
Sistem progresApex Attachments (terbuka setelah senjata fully leveled)
ModeCampaign, Multiplayer, DMZ (kembali dari MW2 2022)

Kabar yang cukup berdampak bagi pemain lama: Warzone akan direset sepenuhnya saat Season 1 Modern Warfare 4 dimulai. Semua senjata, operator, camo, dan kosmetik dari judul Call of Duty sebelumnya tidak akan terbawa. Bagi pemain yang telah mengumpulkan item selama bertahun-tahun, ini menjadi titik awal yang benar-benar baru.

Bagi komunitas gamer di Indonesia — yang cukup aktif di ekosistem PlayStation 5 dan PC — peluncuran Oktober 2026 masih menyisakan waktu untuk menabung dan mempersiapkan diri. Informasi harga resmi untuk kawasan Asia Tenggara belum diumumkan, namun mengacu pada pola harga seri sebelumnya, kisaran harga kemungkinan berada di sekitar US$69–$70 (sekitar Rp 1.120.000–Rp 1.137.500) untuk versi standar di platform digital.

Sumber