Apple Music kemungkinan sedang mempersiapkan paket gratis dengan pembatasan jumlah skip lagu — sebuah langkah yang selama ini konsisten ditolak oleh eksekutif Apple. Indikasi ini muncul dari analisis kode internal aplikasi yang dilaporkan oleh Aaron Perris dari MacRumors, sebagaimana dikutip Android Authority. Bagi pengguna di Indonesia yang selama ini memilih Spotify justru karena tersedia paket gratis, perkembangan ini layak dicermati.
Jejak Kode yang Mengungkap Paket Gratis
Temuan ini berasal dari analisis kode Apple Music for Android versi beta. Aaron Perris dari MacRumors menemukan sejumlah string teks yang mengindikasikan bahwa aplikasi dirancang untuk mendukung pengguna tanpa langganan Premium — dengan batasan tertentu.
Berdasarkan kode yang ditemukan, skema yang kemungkinan dirancang adalah sebagai berikut:
- Pengguna gratis dapat melewati (skip) lagu dalam jumlah terbatas
- Setelah batas skip habis, diperlukan langganan Premium untuk melanjutkan
- Temuan ini ditemukan di versi Android, bukan eksklusif iOS
Perlu dicatat, Android Authority sendiri menegaskan bahwa keberadaan kode ini tidak secara otomatis membuktikan paket gratis akan diluncurkan. Ini adalah analisis terhadap kode internal yang belum dipublikasikan, sehingga masih berada di level spekulasi yang terverifikasi secara teknis — bukan pengumuman resmi.
Sebagai gambaran praktis: pengguna yang terbiasa memutar playlist dan membiarkannya berjalan tidak akan terlalu terdampak. Namun bagi yang gemar melewati lagu secara agresif sesuai suasana hati, batasan skip ini akan terasa signifikan.
Eksekutif Apple Pernah Tegas Menolak Paket Gratis
Jika rencana ini benar-benar terwujud, Apple harus merevisi posisi publiknya secara drastis. Oliver Schusser, Vice President Apple Music dan International Content, pernah menyatakan dalam podcast Bloomberg bahwa Apple Music tidak memerlukan paket gratis.
Alasan yang dikemukakan Schusser saat itu: paket gratis berbasis iklan dinilai merugikan artis, dan kehadiran fitur gratis akan mengikis nilai layanan itu sendiri. Pernyataan serupa dilaporkan bukan pertama kali disampaikannya. Dengan demikian, temuan kode ini bertentangan langsung dengan posisi resmi Apple yang telah berulang kali dikomunikasikan ke publik.
Kesenjangan Besar dengan Spotify Jadi Pendorong Utama
Konteks yang membuat spekulasi ini masuk akal adalah kesenjangan jumlah pelanggan yang sangat mencolok. Berdasarkan laporan Midia Research yang dikutip Bloomberg dan Android Authority, perbandingannya adalah sebagai berikut:
| Layanan | Estimasi Pelanggan | Keterangan |
|---|---|---|
| Apple Music | ~6 juta | Estimasi Midia Research; Apple tidak merilis angka resmi |
| Spotify | ~30 juta (berbayar) | Pelanggan berbayar pada periode yang sama |
| Layanan Google (termasuk YouTube Premium) | ~350 juta (berbayar) | Angka gabungan lintas layanan |
Laporan Midia Research secara eksplisit menyebut pertumbuhan pelanggan Apple Music hingga 2024 sebagai "underwhelming" (mengecewakan), dan menyebut ketiadaan paket gratis sebagai salah satu penyebab utamanya. Dengan skala yang hanya seperlima Spotify, tekanan untuk membuka akses gratis semakin sulit diabaikan.
Di Indonesia, kondisi ini sangat relevan. Spotify mendominasi pasar streaming musik lokal sebagian besar berkat paket gratis yang mudah diakses, sementara Apple Music hanya tersedia dalam versi berbayar sehingga basis penggunanya jauh lebih terbatas.
Apple One dan Strategi Bundling yang Sudah Berjalan
Selama ini Apple merespons persaingan bukan dengan paket gratis, melainkan dengan strategi bundling melalui Apple One — paket yang menggabungkan Apple Music, Apple TV+, Apple Arcade, iCloud+, Apple Fitness+, dan Apple News+ dalam satu langganan.
Harga Apple One versi AS adalah:
- Paket Individual: $19,95 per bulan (sekitar Rp 324.000)
- Paket Family (hingga 5 orang): $25,95 per bulan (sekitar Rp 422.000)
Strategi ini efektif untuk mempertahankan pengguna yang sudah berada dalam ekosistem Apple. Namun untuk menarik pengguna baru — terutama mereka yang belum pernah berlangganan layanan Apple apapun — bundling saja tampaknya tidak cukup. Android Authority menilai paket gratis justru bisa menjadi pintu masuk bagi pengguna di luar ekosistem Apple.
Spotify Sudah Selangkah Lebih Maju di Paket Gratis
Sementara Apple masih dalam tahap spekulasi, Spotify telah secara aktif memperluas kemampuan paket gratisnya. Pada September 2025, Spotify menghapus pembatasan shuffle-only untuk pengguna gratis, memungkinkan pencarian dan pemutaran lagu secara langsung. Kemudian pada Januari 2026, fitur pemutaran on-demand untuk semua lagu dilaporkan tersedia di paket gratis.
| Paket | Kualitas Audio | Pembaruan Terbaru |
|---|---|---|
| Gratis | Hingga 160kbps | Januari 2026: on-demand playback diaktifkan |
| Premium | FLAC 24-bit/44.1kHz | September 2025: lossless mulai tersedia |
Pola yang diterapkan Spotify jelas: perluas fitur di paket gratis untuk menambah pengguna, namun kunci kualitas audio terbaik di paket berbayar. Jika Apple Music benar-benar meluncurkan paket gratis dengan batas skip, pertanyaan berikutnya adalah seberapa kompetitif desain batasannya dibanding apa yang sudah Spotify tawarkan saat ini.
Pasar streaming musik global sendiri diperkirakan mencapai nilai $25,12 miliar pada 2026 dengan CAGR 8,39% menurut data Chartlex — sebuah pasar yang terlalu besar untuk diabaikan oleh pemain manapun, termasuk Apple.
Apa yang Perlu Diperhatikan ke Depan
Mengingat ini masih informasi dari analisis kode dan belum ada pengumuman resmi, ada tiga hal yang perlu dipantau:
- Detail teknis batas skip — Berapa jumlah skip yang diizinkan per jam atau per sesi, dan apakah berlaku untuk semua mode pemutaran
- Cakupan platform — Temuan ada di Android beta; apakah iOS dan platform lain akan mendapat perlakuan sama
- Model monetisasi — Apakah paket gratis ini akan berbasis iklan seperti Spotify, atau sekadar versi terbatas tanpa iklan
Bagi konsumen di Indonesia, perkembangan ini bisa menjadi kabar baik jika Apple Music akhirnya hadir dengan opsi tanpa biaya. Namun hingga ada pengumuman resmi, Spotify tetap menjadi pilihan paling praktis untuk pengguna yang menginginkan akses streaming musik gratis dengan fitur yang sudah matang.
